close
karantina

Batang, Wartadesa. – Pelayanan petugas kesehatan maupun penjaga piket di Posko Karantina Covid-19 di gedung SMP Negeri 1 Blado dikeluhkan oleh warga. Pasalnya warga yang menjalani karantina di gedung tersebut dan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) merasa kurang diperhatikan, utamanya dalam penyediaan makan sehari-hari. Saat ini, kebutuhan makan ditalangi oleh Kepala Desa Blado, lantaran belum ada pencairan dana dari pemerintah.

Purwanto warga asal Desa Bawang, dan Siswo Slamet warga Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, mengeluhkan layanan petugas di posko tersebut. “Kurangnya perhatian dari petugas dan untuk pemberian makan warga yang dikarantina, saat ini ditalangi oleh Kepala Desa Blado Caryoso, karena belum adanya pencairan dana dari pemerintah.” Ungkapnya.

Ruang tidur karantina Posko Covid-19 Kecamatan Blado di SMPN1 Blado. Foto: Wahyani

Purwanto menambahkan, seharusnya petugas memberikan pelayanan dan penanganan warga yang mudik dengan melakukan pemeriksaan oleh dinas kesehatan setempat, sehingga bisa dilakukan pencegahan dini terkait warga yang berstatus ODP di Kecamatan Blado. “Ada deteksi dini bila ada warga yang positif Korona,” lanjutnya.

Menurut Purwanto, petugas kurang tegas dalam pencegahan Covid-19 di Kecamatan Blado, meski banyak pemudik di wilayah tersebut, namun hanya dua orang yang dikarantina di gedung SMPN1 Blado. “Meski ada warga yang memilih karantina mandiri, namun perlu ada pendataan dari petugas dan dilakukan rapid tes untuk mengetahui status ODP tersebut,  setidaknya gara pencegahan Covid-19 di Kecamatan Blado lebih maksima.” Tuturnya.

Purwanto berharap fasilitas di Posko Penanganan Covid-19 di gedung SMPN1 Blado lebih ditingkatkan, utamanya untuk kebutuhan hidup warga yang dikarantina. (Wahyani)

Terkait
Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Sejumlah orang tua tolak vaksinasi Rubella

Pekalongan Kota, Wartadesa. -  Setidaknya 15 orang tua siswa di beberapa SD di wilayah Kota Pekalongan menolak anaknya diimunisasi Measles Read more

Kasus HIV/AIDS di Kota Santri capai 40

Kajen, Wartadesa. - Kasus HIV/AIDS di Kota Santri sejak Januari hingga Juni 2017, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Komisi Penanggulangan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : covid-19karantina