close
Politik

Prajurit dilarang selfie bareng calon peserta pemilu

kodim

Pekalongan, Wartadesa. – Prajurit, anggota Kodim 0710 Pekalongan dilarang untuk melakukan selfie (swa foto) dengan calon peserta pemilihan serentak Gubernur 2018. Instruksi ini disampaikan langsung oleh Dandim 0710, Letkol Inf Muhammad Ridha kepada seluruh anggota, Rabu (31/01).

Letkol Infanteri Ridha menegaskan, atas perintah Panglima TNI anggota TNI tidak hanya dilarang bersua foto bersama calon kepala daerah.

“Tidak hanya berswa foto namun, anggota TNI juga dilarang mengunggah foto terkait Pilkada di media sosial karena bisa menimbulkan penilaian yang berlawanan dengan prinsip netralitas,” ujarnya.

Dandim 0710 Pekalongan membahkan jika menemukan jajarnya yang melanggar netralitas saat Pilkada akan dijatuhi sanksi disiplin.

“Bahkan bisa terkena sanksi etika, tergantung sejauh mana penilaian terhadap tingkat pelanggaran anggota yang bersangkutan,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Tawaran lain, sila lakukan politik uang tapi warga terus awasi

Belum lama ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan mendeklarasika desa pecontohan "Desa Tanpa Politik Uang" dalam wujud Desa Pengawasan Read more

KPUD Pekalongan ajukan Rp. 35 M untuk Pilkada 2020

Kajen, Wartadesa. - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pekalongan mengajukan anggaran Pemilukada Bupati/Wakil Bupati periode 2020-2025 sebesar Rp. 35 Read more

Puluhan Alat Peraga Kampanye dicopot Satpol PP dan Panwas

Kajen, Wartadesa. - Petugas Satpol PP dan Panwaslu Kabupaten Pekalongan menertibkan alat peraga kampanye (APK) dengan mencopot baligho dan spanduk Read more

PKS Kabupaten Pekalongan targetkan lima kursi

Kajen, Wartadesa. - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan menargetkan lima kursi DPRD dalam Pemilu 2019. Read more

Tags : pilgubpilkada