Pemalang, Wartadesa. – Dengan berpura-mura menjadi pria hidung belang, petugas Polsek Ampelgading Pemalang berhasil mengamankan lima Wanita Tuna Susila (WTS). Kelima pekerja seks komersial ini ditangkap petugas dalam operasi penyakit masyarakat (pekat), Selasa (4/4) dini hari.
Operasi pekat yang difokuskan di warung-warung makan sepanjang jalur pantura Desa Jatirejo Kec.Ampelgading Kab.Pemalang dilakukan karena adanya beberapa WTS yang mangkal setiap tengah malam sampai pagi untuk menunggu lelaki hidung belang.
AKP Heryadi Noor, Kapolsek Ampelgading menerangkan bahwa sebelum operasi dilakukan, terlebih dahulu dia memberikan arahan dan membagi tugas. “Terlebih dahulu ada yang melakukan pemantauan dan ada anggota yang menyamar sebagai tamu yang hendak memakai jasa wanita tersebut, sehingga kegiatan tersebut benar-benar terarah.” Ujarnya.
Kelima pekerja seks komersial yang diamankan tersebut adalah Titin warga Brebes, Kuniah warga Pekalongan, Supriyatin, Wati dan Siti ketiganya warga Bandar Batang.
Kelima wanita tersebut mengakui telah menjadi WTS kurang lebih sebulan, mereka mengatakan setiap malamnya melayani lelaki hidung belang sebanyak dua sampai tiga orang setiap malamnya dengan bayaran seratus ribu rupiah setiap lelaki yang memakai jasanya.
Setelah berhasil mengamankan dan meminta keterangan kelima pekerja seks komersial tersebut, Kapolsek Ampelgading memerintahkan Kanit Sabhara Aiptu Saebudi untuk mengirim WTS tersebut ke Pengadilan Negeri Pemalang guna dilakukan sidang Tipiring sesuai dengan Perda Kab. pemalang tentang prostitusi. (WD, tribratanewspemalang)










