close
rob pekalongan

Wonokerto, Wartadesa. – Banjir rob (air laut pasang) di wilayah Pantura Kabupaten dan Kota Pekalongan kembali terjadi. Tiga hari ini rob menggenangi wilayah Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan dengan ketinggian 15-50 CM. Banjir rob juga menggenangi wilayah Krapyak, Bandengan, Pabean, Klego, Pasirsari dan Bugisan sejak seminggu terakhir.

Rob di kawasan Wonokerto merendam wilayah Kecamatan Wonokerto, Tratebang, Wonokerto Kulon, Wonokerto Wetan, Api-api, Pecakaran, Sijambe, Pesanggrahan, dan sebagian wilayah Bebel, Rowoyoso dan Semut.

Warga menyebut, rob kali ini lantaran pembangunan tanggul raksasa belum selesai. Area yang terbuka membuat air dari laut masuk ke permukiman warga.  Air rob mulai masuk ke permukiman pukul 12.00 WIB dan semakin tinggi hingga malam hari.

Warga berharap agar pembangunan tanggul raksasa yang menahan rob segera diselesaikan untuk mengatasi masalah tersebut.

Sementara itu, rob di Kota Pekalongan mencapai ketinggian antara 20-50 CM. Mujiono (55), warga Krapyak menyebut bahwa genangan air mulai Taman Jlamprang hingga ke Utara. Akibat rob tersebut puluhan rumah di wilayah Krapyak, Kota Pekalongan tergenang.

Menurut Mujiono, seminggu ini wilayah Krapyak menjadi langganan banjir rob, namun ketinggian air mencapai puncaknya pada Rabu (24/04) kemarin. (WD)

Tags : rob pekalongan

Leave a Response