close

Dana Desa

Berita DesaDana DesaHukum & Kriminal

Motor Aset Desa Diduga Digadaikan, STNK Tak Jelas, Camat Bojong Akan Konfirmasi ke Pihak Desa

Untitled

Warta Desa, Pekalongan, 10 April 2025 — Sebuah kendaraan bermotor milik Pemerintah Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, diduga telah digadaikan tanpa prosedur yang sah. Motor berjenis Yamaha Vixion yang seharusnya menjadi aset operasional desa itu telah menghilang dari balai desa selama lebih dari satu tahun.

Bendahara desa sebelumnya telah menanyakan keberadaan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) guna keperluan perpanjangan, namun dokumen tersebut juga tidak diketahui rimbanya. Hilangnya motor sekaligus STNK ini menimbulkan pertanyaan besar tentang pengelolaan aset desa yang seharusnya dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Saat dikonfirmasi dua bulan lalu, Kepala Desa Randumuktiwaren mengakui bahwa kendaraan tersebut telah digadaikan. “Iya, memang saya gadaikan, nanti gampang ditebus,” ucapnya singkat tanpa menjelaskan alasan serta prosedur penggadaian tersebut.

Menanggapi persoalan ini, Camat Bojong, Farid Abdul Hakim, menyatakan bahwa kendaraan tersebut merupakan aset milik desa “ Coba nanti tak konfirmasi dengan pihak desa,” katanya saat dikonfirmasi dua bulan lalu.

Namun hingga kini, belum ada informasi lanjutan dari pihak kecamatan maupun pemerintah desa mengenai langkah tegas yang diambil, termasuk upaya menebus kembali kendaraan tersebut atau penjelasan resmi kepada masyarakat.

Tindakan kepala desa yang menggadaikan aset milik desa tanpa dasar hukum berpotensi menyalahi sejumlah aturan perundang-undangan di Indonesia, di antaranya:

1. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa

Pasal 26 ayat (4) huruf c: Kepala desa wajib melaksanakan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan transparan.

2. Permendagri No. 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa

Pasal 19: Aset desa tidak boleh dijadikan jaminan atau digadaikan, kecuali dijual atau dihibahkan sesuai prosedur yang sah melalui persetujuan Musyawarah Desa, BPD, dan pemerintah daerah.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut pengelolaan aset negara yang seharusnya dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan masyarakat. Jika tidak ada tindakan tegas dari pihak kecamatan maupun aparat penegak hukum, hal ini dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan desa. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Diduga mengalami gangguan jiwa, pemuda ini ditemukan gantung diri

ilustrasi: Sirmanem (26 thn), warga dusun Lendang Beriri, desa Sukadana, kecamatan Bayan - Lombok Utara, ditemukan Read more

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Berita DesaDana Desa

Pemdes Gejlig Salurkan BLT Tahap 1 untuk 40 KPM, Prioritaskan Bantuan di Tengah Libur Lebaran

Untitled

Warta Desa, Pekalongan, 29 Maret 2025 – Pemerintah Desa (Pemdes) Gejlig, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 1 kepada 40 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Sabtu (29/03). Bantuan ini diberikan untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2025 sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.

Acara penyaluran BLT berlangsung di Balai Desa Gejlig dan dihadiri oleh Kepala Desa Gejlig, Karyowinoto, beserta perangkat desa, perwakilan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pihak terkait lainnya. Setiap KPM menerima uang tunai sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan, sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Dalam sambutannya, Karyowinoto menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

“Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran,” katanya.

Meskipun sebagian besar pemdes di Kabupaten Pekalongan telah libur dan cuti bersama, Pemerintah Desa Gejlig tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam hal penyaluran bantuan sosial.

“Kami prioritaskan penyaluran bantuan ini agar tepat waktu dan tepat sasaran. Pemdes akan terus memastikan bahwa program ini berjalan dengan transparan,” tambah Karyowinoto.

Dengan adanya BLT ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Desa Gejlig dapat meningkat, serta membantu mereka menghadapi kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Ini besaran Dana Desa di Kecamatan Moga Pemalang

Pemalang, Wartadesa. - Besarnya Dana Desa (DD) yang diterima oleh masing-masing desa di wilayah Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang membuat Kapolsek Read more

Dua akses jalan dibuka, warga hibahkan tanahnya

Batang, Wartadesa. - Warga Desa Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang menghibahkan tanahnya untuk pembukaan jalan akses dua desa, yakni Plumbon Read more

Pemekaran Sodong harus melalui Musdes

Pemalang, Wartadesa. - Pemekaran dukuh Sodong Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang menjadi desa tersendiri harus diputuskan dalam musyawarah desa Read more

Kesal dengan jalan rusak, warga tanam pohon pisang

Batang, Wartadesa. - Kondisi jalan rusak parah di wilayah Warungasem arah Terban atau Menguneng di Kabupaten Batang pagi ini mendapat Read more

selengkapnya
Berita DesaDana Desa

Bisa Tumbuh Rumput, Proyek Pengaspalan di Desa Karangbrai Pemalang Diduga Bermasalah

Untitled

Warta Desa, Pemalang – Baru sekitar dua pekan setelah diaspal, jalan di Dukuh Karyamukti, Desa Karangbrai, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Kejanggalan ini pertama kali disampaikan oleh seorang warga setempat yang namanya disamarkan, sebut saja “Clutak”.

Menurut Clutak, saat ia berkunjung ke kebunnya pada 24 Maret 2025, ia melihat beberapa keanehan pada kondisi jalan yang baru diaspal. “Ada titik yang sudah rusak, rumput tumbuh di antara aspal, dan saat saya parkirkan motor, aspalnya langsung terdorong ke dalam hingga membentuk bekas lubang standar motor,” ujarnya, Selasa (25/3).

Clutak mengingat bahwa proyek pengaspalan ini dikerjakan pada bulan Ramadan, yang berarti usianya baru sekitar dua pekan. Namun, kondisinya sudah tidak layak, menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pengerjaan proyek tersebut.

Terkait hal ini, seorang ahli konstruksi, Ciswanto, S.T. , memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa badan jalan seharusnya terdiri dari beberapa lapisan yang terstruktur, mulai dari pemadatan tanah dasar, pondasi jalan yang dipadatkan, hingga badan jalan itu sendiri, serta dilengkapi marka jalan.

“Standar pembangunan jalan bergantung pada kelas jalannya, apakah jalan negara, provinsi, atau desa, karena masing-masing memiliki beban kendaraan yang berbeda. Namun, jika sampai badan jalan ditumbuhi rumput dalam waktu singkat, itu menunjukkan bahwa pengerjaannya tidak sesuai dengan kaidah teknik yang baku,” tegas Ciswanto.

Warga setempat berharap pihak berwenang segera mengevaluasi proyek ini agar jalan yang baru dibangun dapat berfungsi dengan baik dan sesuai standar yang ditetapkan. (Agung)

QR Code

Terkait
Bocah Karateka Asal Pekalongan, Sumbang Medali Untuk Pemalang

Unggul Seno menerima pengalungan medali perak dalam lomba Karate Open Jateng & DIY FORKI, (22/10) di Read more

Warga Pemalang jadi korban pembunuhan sadis di Pulomas

Bantarbolang, Wartadesa. - Sugianto (48), warga Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang turut menjadi korban pembunuhan sadis di Jl Pulomas Utara Read more

Warga buka segel kantor Desa Ampelgading

Dampak warga tuntut dua oknum perangkat desa dipecat Pemalang, Wartadesa. - Kapolsek Ampelgading, AKP Heriyadi Noor bersama Camat, Kepala Desa dan Read more

Warga temukan mayat tak dikenal di Kedungbanjar Pemalang, Andakah keluarganya?

Pemalang, Wartadesa. - Polsek Taman Kabupaten Pemalang menunggu 1 x 24 jam, jika tidak ada keluarga yang mengakui korban maka Read more

selengkapnya
Berita DesaDana Desa

Pemdes Kalipancur Salurkan Dana Insentif dan Bingkisan Lebaran untuk RT, RW, dan Kader

Untitled

Warta Desa. Pekalongan, 26 Maret 2025 – Pemerintah Desa (Pemdes) Kalipancur menyalurkan dana insentif kepada para Ketua RT, RW, dan kader desa dalam sebuah acara yang berlangsung di Balai Desa Kalipancur pada Selasa, 25 Maret 2025. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, dengan dihadiri oleh perangkat desa serta para penerima manfaat.

Kepala Desa Kalipancur, Muhroji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran insentif ini merupakan bentuk apresiasi atas peran serta para RT, RW, dan kader dalam membantu jalannya pemerintahan desa. Selain insentif, Pemdes Kalipancur juga memberikan bingkisan Lebaran sebagai dukungan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

“Insentif ini adalah wujud penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para RT, RW, serta kader desa dalam membantu masyarakat. Kami berharap ini dapat menjadi penyemangat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan desa,” ujar Muhroji.

Selain itu, dalam rangka menyambut Idulfitri, Pemdes Kalipancur juga akan mengadakan lomba takbiran sebagai bagian dari perayaan. Muhroji mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi dan menyemarakkan malam takbiran dengan semangat kebersamaan.

Acara penyaluran insentif berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Para penerima manfaat mengapresiasi langkah Pemdes Kalipancur dalam mendukung mereka, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaDana Desa

Pemdes Kalipancur Lanjutkan Program Rabat Beton di RT 13, Warga Apresiasi Pembangunan

pancur

Warta Desa, Pekalongan, 19 Maret 2025 – Pemerintah Desa Kalipancur melaksanakan program lanjutan rabat beton tahap kedua di RT 13. Jalan ini sebelumnya bertahun-tahun belum pernah tersentuh pengaspalan maupun rabat beton, sehingga warga sangat mengharapkan perbaikannya.

Kepala Desa Kalipancur, Muhroji, menjelaskan bahwa program rabat beton sebelumnya telah dilakukan di RT 14, dan kini dilanjutkan di RT 13 dengan selisih waktu satu minggu. “Jalan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama karena menjadi jalur utama menuju SDN 2 Kalipancur dan Masjid Nurul Huda,” ujar Muhroji.

Rabat beton ini memiliki panjang 200 meter dan lebar 3 meter dengan total anggaran sebesar Rp137.806.000, yang bersumber dari Dana Desa. Volume pembangunan mencapai 97,5 meter persegi.

Warga setempat menyambut baik perbaikan jalan ini. Nur, salah satu warga RT 13, mengungkapkan rasa senang dan bahagianya karena jalan di depan rumahnya kini sudah diperbaiki. “Terima kasih banyak kepada Pemerintah Desa Kalipancur, khususnya Pak Kepala Desa Muhroji,” ujarnya.

Senada dengan Nur, warga lainnya, Wasduri, juga mengapresiasi pembangunan ini. “Rabat beton ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga pembangunan di desa terus berlanjut,” katanya.

Dengan adanya perbaikan jalan ini, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan kualitas infrastruktur desa semakin meningkat. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaDana Desa

Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran Pengeboran Sumur Desa Kalimojosari

kalimojosari

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan, 14 Maret 2025. – Warga Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mempertanyakan transparansi penggunaan Dana Desa 2024 untuk proyek pengeboran sumur air bersih senilai Rp 146.569.000. Proyek yang telah berjalan selama empat bulan ini belum rampung, meskipun saat ini sudah memasuki tahun 2025.

Selain keterlambatan, warga juga menyayangkan lokasi pengeboran yang berdekatan dengan sumur bor Pamsimas lama di dekat balai desa. Padahal, dalam musyawarah desa sebelumnya, pengeboran seharusnya dilakukan di Dukuh Simbang untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di wilayah tersebut.

Pelaksana Proyek: Pengeboran Masih Berjalan

Arifin, pelaksana proyek yang berasal dari Panjang, Kota Pekalongan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima pembayaran Rp 35 juta dari total anggaran yang direncanakan sebesar Rp 60 juta. “Sumur ini nantinya hanya untuk cadangan apabila sumur yang lama mengalami kekeringan atau tidak berfungsi,” ujarnya. Ia juga memastikan bahwa proyek akan diselesaikan sesuai perjanjian.

Sementara itu, Kepala Desa Kalimojosari, Sahirul Alim, melalui pesan WhatsApp, menjelaskan bahwa keterlambatan ini murni masalah teknis. “Lokasinya tanah bebatuan, jadi pengerjaannya mundur dan tidak sesuai target. Untuk Pak Arifin sudah menerima Rp 50 juta, karena belum selesai maka belum dibayar semua,” jelasnya.

Regulasi Pengelolaan Dana Desa

Berdasarkan regulasi yang mengatur penggunaan Dana Desa, anggaran yang dialokasikan untuk tahun tertentu seharusnya digunakan dalam tahun anggaran yang sama. Jika proyek ini baru berjalan atau belum selesai pada 2025, maka ada konsekuensi hukum yang perlu diperhatikan.

Beberapa aturan yang mengatur pengelolaan Dana Desa di antaranya:

  1. Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa
  2. PMK No. 190/PMK.07/2023 tentang Pengelolaan Dana Desa
  3. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa

Jika proyek tertunda tanpa alasan yang jelas, maka bisa dikategorikan sebagai kelalaian dalam pengelolaan keuangan desa. Bahkan, jika ada indikasi penyalahgunaan anggaran, kasus ini bisa masuk ke ranah hukum, termasuk kemungkinan tindak pidana korupsi.

Sanksi yang Bisa Diberikan:

Administratif: Teguran dari Inspektorat atau Dinas PMD, penundaan pencairan Dana Desa berikutnya, hingga pemberhentian pejabat desa jika terbukti lalai.

Hukum: Jika ada indikasi korupsi, pihak terkait bisa dijerat dengan UU Tipikor dengan ancaman pidana dan denda.

Dinas PMD: Proyek Bisa Dilanjutkan Jika Masuk SILPA

Menanggapi hal ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pekalongan melalui Novita menjelaskan bahwa jika proyek tidak bisa diselesaikan dalam tahun anggaran 2024, maka sisa anggaran harus masuk dalam SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) dan dapat digunakan kembali pada 2025 melalui APBDes Perubahan.

“Jika proyek tertunda karena alasan tertentu, maka anggaran yang belum terpakai masuk SILPA dan bisa digunakan kembali tahun berikutnya dengan mekanisme yang sesuai aturan,” jelas Novita.

Warga Minta Transparansi dan Kejelasan

Hingga kini, warga masih menunggu penjelasan resmi dari pemerintah desa terkait transparansi penggunaan anggaran dan alasan perubahan lokasi pengeboran. Mereka berharap proyek ini segera diselesaikan sesuai kesepakatan awal agar tidak menimbulkan persoalan lebih lanjut di masyarakat. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaDana DesaLayanan Publik

Pemdes Kalipancur Laksanakan Rabat Beton Jalan Desa, Warga Apresiasi Perbaikan Akses Pendidikan dan Pertanian

Untitled

Warta Desa, Pekalongan,  14 Maret 2025 – Pemerintah Desa (Pemdes) Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, melaksanakan program rabat beton jalan desa yang telah lama dinantikan masyarakat. Jalan ini merupakan akses utama bagi siswa SD Negeri 01 Kalipancur serta jalur penting bagi sektor pertanian dan permukiman warga.

Pembangunan rabat beton ini dimulai pada Selasa (11/03/2025) dan dilaksanakan selama tiga hari hingga Kamis (13/03/2025). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa, khususnya jalan yang sebelumnya dalam kondisi rusak parah, becek, dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Sutoyo, salah satu warga, menyambut baik pembangunan ini. “Jalan lingkar desa ini sangat bermanfaat, terutama untuk akses ke sekolah dan madrasah. Kini kendaraan maupun sepeda bisa melintas dengan lebih lancar. Saya berterima kasih kepada Kepala Desa Kalipancur dan seluruh jajaran Pemdes yang telah merealisasikan pembangunan ini. Apalagi menjelang Idulfitri, suasana Lebaran terasa lebih indah dengan jalan yang baru,” ujarnya.

Kepala Desa Kalipancur, Muhroji, menjelaskan bahwa rabat beton yang dibangun memiliki panjang 200 meter dan lebar 4 meter. Dengan adanya perbaikan ini, kendaraan besar pun dapat melintas dengan lebih nyaman. “Jalan ini merupakan akses utama bagi pendidikan keagamaan, sekolah negeri, serta pertanian dan permukiman warga. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat jalan ini agar tetap awet dan fungsional dalam jangka panjang,” kata Muhroji.

Muhroji juga mengapresiasi kinerja Pemdes Kalipancur yang berhasil mempercepat pencairan dana desa sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan. “Pelaksanaan rabat beton ini bisa dilakukan lebih awal berkat pengelolaan administrasi yang cepat dan efektif oleh perangkat desa, khususnya Sekdes,” tambahnya.

Warga berharap pembangunan infrastruktur desa terus berlanjut agar akses transportasi semakin lancar dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaDana DesaLayanan Publik

Ini Alasan Kades Sidomulyo Tidak Perbaiki Ruas Jalan Rusak

swadaya

Warta Desa, Lebakbarang, 09 Maret 2025. – Kepala Desa Sidomulyo menanggapi aksi warga Dukuh Jrakah Desa Tembelang Gunung Kecamatan Lebakbarang, Pekalongan, usai warga Jrakah secara swadaya memperbaiki ruas jalan milik Desa Sidomulyo.

Dalam pesan yang dikirim melalui WhatsApp kepada Warta Desa, Kepala Desa Sidomulyo, Suyanto mengungkapkan bahwa jalan yang diperbaiki memang masuk wilayahnya, namun yang menggunakan ruas tersebut warga Dukuh Jrakah, Desa Tembelang Gunung.

Baca: Warga Tembelang Gunung Bergotong-royong Memperbaiki Jalan Secara Swadaya

“Itu tidak salah, Monggo … tapi itu kan jalan punyaan wilayah Sidomulyo tapi yg menggunakan (warga) dukuh Jrakah. Warga Sidomulyo hanya menggunakan orang ² ke sawah tapi tidak begitu banyak. Dikarenakan jln yg lewat desa Tembelang ke Jrakah itu kalao hujan licin. Terus jalan yg ke petungkon ke Jrakah jauh. jadi yg agak dekat itu yg lewat jln desa saya,” tulis Suyanto.

Pesan via WhatsApp kepada Warta Desa dari Kepala Desa Sidomulyo, Suyanto, 09 Maret 2025

Kepala Desa Sidomulyo menambahkan bahwa akses warga Dukuh Jrakah, ada dua jalan tembus namun kondisinya saat ini sudah agak rusak.

“Namun walupun jln desa saya kok engak terpakae.  Warga dukuh Jrakah masih punya jln tembus yg di desanya sendiri ada 2 jln tembus (ke) jalan saya,  juga udah pernah dapat bantuan aspal dari aspirasi kab yg berbetuk aspal udah 2 kali. namun ini udah agak rusa,” lanjut Suyanto.

Suyanto meminta untuk tidak menyalahkan secara sepihak lantaran warga Desa Sidomulyo aman-aman saja. “Jjangan menyalakan sepihak. WONG warga saya juga aman ² saja. Untuk warga Sidomulyo. Karena tahu sendiri kcm LBB wilayah yg Ter luas desa Sidomulyo. dd (dana desa) saya untuk memperbaiki jalan yg prioritas saja belum mencukupi. mtyn. Pungkasnya. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaDana DesaHukum & Kriminal

Serem! Ada Gedung Setan di Desa Kajongan Kajen

rumah hantu

Warta Desa, Kajen, 23 Februari 2025 – Sebuah bangunan yang berdiri di atas tanah kas  Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, kini menjadi sorotan. Gedung yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024 dengan nilai sekitar Rp200 juta, kini terbengkalai. Warga menyebutnya “Gedung Setan”.

Terletak di pinggir jalan dekat lapangan Desa Kajongan, bangunan tersebut justru dijuluki “Gedung Setan” oleh warga, karena lama tak terurus dan terlihat menyeramkan. Padahal, proyek ini awalnya diharapkan menjadi destinasi wisata desa yang dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Dana Raib, Pembangunan Terhenti

Saat dikonfirmasi awak media pada Minggu (23/2), Kepala Desa Kajongan, Eko, menjelaskan bahwa proyek pembangunan ini dimulai pada Oktober 2024 dan seharusnya sudah selesai tahun lalu. Namun, pengerjaannya terhenti di tahap finishing, seperti pengecoran dak atas, pemasangan keramik lantai, dan pengecatan dinding.

“Kendalanya, uang tahap akhir sebesar Rp 60 juta yang sudah ditransfer ke sistem CMS dibawa kabur oleh pihak yang mengerjakan proyek ini,” ungkap Eko. “Saya sudah dipanggil pihak Kecamatan dan diminta untuk menyelesaikan pembangunan. Bahkan, saya bersama Kasi PMD Kecamatan Kajen sudah mendatangi rumah pihak yang mengerjakan. Dia bersedia bertanggung jawab, tetapi hingga kini belum ada realisasi.”

Pembangunan Akan Dilanjutkan

Meski menghadapi kendala, Eko menegaskan bahwa pembangunan gedung ini akan tetap dilanjutkan hingga selesai pada tahun 2025. “Hari Selasa nanti, pembangunan akan mulai dikerjakan kembali supaya cepat selesai,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dalam pengelolaan Dana Desa. Tanpa transparansi dan kontrol ketat, proyek yang seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat justru bisa berujung pada pemborosan anggaran dan kekecewaan publik. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Diduga mengalami gangguan jiwa, pemuda ini ditemukan gantung diri

ilustrasi: Sirmanem (26 thn), warga dusun Lendang Beriri, desa Sukadana, kecamatan Bayan - Lombok Utara, ditemukan Read more

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Berita DesaDana DesaPemberantasan Korupsi

Kata Warga: Bumdesma Desa Tenogo Paninggaran, Usaha Sapi dan Kandang Tinggal Kandangnya

tenogo

Warta Desa, Pekalongan, 25/02/2025 – Sebuah unggahan berita di akun TikTok Warta Desa yang membahas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesma) di Kecamatan Bojong memancing berbagai reaksi dari warganet. Salah satunya datang dari warga Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, yang turut bersuara mengenai kondisi serupa di desanya.

Akun TikTok @fas*** berkomentar, “Sama kaya di Kelurahan  (Desa) Tenogo Kecamatan Paninggaran, sapi + kandang sekarang tinggal kandangnya.” Komentar ini mengindikasikan bahwa program ketahanan pangan di desa tersebut yang melibatkan pengadaan sapi kini menyisakan pertanyaan, karena sapi yang seharusnya dikelola justru sudah tidak ada, sementara kandangnya masih berdiri.

Komentar ini mendapat perhatian dari warganet lain, yang mempertanyakan transparansi pengelolaan BUMDes di berbagai wilayah. Isu terkait aset BUMDes yang tidak jelas keberadaannya memang kerap menjadi sorotan, terutama dalam program ketahanan pangan yang menggunakan dana desa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pemerintah desa atau pihak terkait mengenai pernyataan tersebut. Namun, diskusi yang berkembang di media sosial menunjukkan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan dana desa agar sesuai dengan tujuan awalnya dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya