Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mendorong pemerintah desa untuk membuat kegiatan padat karya dengan menggunakan Dana Desa tahun ini. Hal demikian untuk memberi peluang kepada warga desa yang kehilangan pekerjaan akibat wabah virus Korona (Covid-19). Kamis (02/04).
Asip mengatakan bahwa Dana Desa didorong untuk kegiatan padat karya lantaran indeks hari orang kerja (HOK–upah harian) mencapai Rp 80 ribu. “Ini akan segera dijalankan di desa-desa. Setidaknya ini memberi peluang kepada saudara-saudara kita yang loss pekerjaan selama ini,” katanya.
Selain itu, akan ada bantuan sosial yang disalurkan berbasis data. “Ada yang sudah mendapatkan bantuan dari program Kemensos, dan akan kita data orang miskin baru. Mudah-mudahan walaupun sedikit semuanya akan ada bantuan dari pemerintah.” Tambahnya.
Sementara itu, beberapa kepala desa yang kami hubungi mengatakan bahwa pihak desa saat ini sedang menyusun basis data tersebut untuk segera dikirimkan ke Pemkab Pekalongan.
“Kami sudah mendata warga miskin dan rentan terdampak Covid-19 di desa kami untuk dimasukkan dalam program tersebut,” ujar Mundhofar, Kepala Desa Coprayan, Jum’at (03/04).
Senada dengan Kades Coprayan, Wasduki, Kepala Desa Wuled saat dihubungi melalui pesan singkat mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan data warga miskin dan rentan terdampak Covid-19. (Eva Abdullah)









