close
KesehatanLayanan Publik

Kabupaten Batang tambah empat orang positif Korona

dolpin

Batang, Wartadesa. –  Ada empat kasus tambahan, positif Korona di Kabupaten Batang. Empat orang positif Covid-19 tersebut merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) yang berasal dari dua orang klaster Pasar Blado, satu orang tenaga medis RSUD Kalisari Batang dan satu orang tukang ojek warga Pecalungan.

Sabtu (30/05) sebelumna, Bupati Batang, Wihaji mengumumkan penambahan warga positif Korona (Covid-19). Mereka terdiri dari empat orang pedagang dan satu orang istri dari pasien positif Korona sebelumnya. Empat orang pedagang yang positif merupakan hasil dari swab tes dari dua pasar di Kabupaten Batang, sedang  satu orang lagi yang dipastikan positif adalah istri dari tulang ojek di wilayah Blado yang sebelumnya telah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

“Empat orang positif covid-19 merupakan orang tanpa gejala (OTG), dua orang dari klaster Pasar  Blado, satu orang tukang ojek warga Kecamatan Pecalungan, dan satu orang tenaga medis di RSUD Kalisari Batang,” kata Bupati Batang Wihaji saat konferensi Pers, Selasa (02/06).

Menurut Wihaji, penambahan kasus tidak menjadi sebuah masalah, karena berdasarkan data banyak kasus positif yang sembuh. “Positif Covid-19 menjadi hal biasa, seperti sakit lainya, terpenting kita rawat dan isolasi, Kalau kita seperti ini terus perekonomian akan lumpuh,” kata Wihaji.

Penambahan kasus semuanya hasil tracking kasus positif sebelumnya, seperti satu perawat RSUD Kalisari Batang merupakan anak dari pedagang pasar Blado yang dinyatakan kedua orang tuanya positif covid-19.

Selepas lebaran, terdapat 12 kasus penambahan positif Korona di Kabupaten Batang. Total kumulatif kasus positif Covid-19 mencapai 39, dengan rincian 15 orang dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal dunia, dirawat 23 orang.

Sementara itu, terpisah, ditengah-tengah bertambahnya kasus positif Korona di Kabupaten Batang, Wihaji melakukan uji coba pembukaan tempat wisata. “Uji coba pertama kita di obyek wisata Taman Safari Dolphin Center Batang, maka kita cek sejauh mana kesiapan protokol kesehatanya,” kata Wihaji.

Menurut Wihaji, Dolphin Center Batang merupakan  obyek wisata terbuka dan mudah diatur sesuai dengan protokol kesehatan. “Saya harap Taman Safari menyiapkan masker dan face shield, tempat cuci tangan untuk pengunjung, baik ditempat pertyjukan lumba-lumbanya dan di tempat satwa linya,” ungkapnya.

Meski demikian Wihaji tidak ingin pembukaan obyek wisata menjadi klater baru dalam penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Berkembang tersebut. “Saya tidak ingin obyek wisata dibuka malah menjadi klaster penularan baru, sehingga harus di jaga ketat protokol kesehatanya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Bupati Batang, Wihaji, hari ini Sabtu (30/05) mengumumkan penambahan warga positif Korona (Covid-19). Mereka terdiri dari empat orang pedagang dan satu orang istri dari pasien positif Korona sebelumnya.

“Hari ini kita telah menerima hasil Swab Test terkait adanya 5 orang yang positif Covid-19. Mereka terdiri dari empat orang pedagang dan satu orang yang merupakan istri pasien positif sebelumnya,” tutur Wihaji dalam konferensi pers.

Empat orang pedagang yang positif merupakan hasil dari swab tes dari dua pasar di Kabupaten Batang, sedang  satu orang lagi yang dipastikan positif adalah istri dari tulang ojek di wilayah Blado yang sebelumnya telah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

Menurut Wihaji, empat pedagang tersebut terdiri dari tiga orang pedagang di Pasar Blado dan satu pedagang di Pasar Bandar. Mereka merupakan bagian dari 16 pedagang dari tiga pasar yang hasil rapid tesnya reaktif, dan kemudian ditindak lanjuti dengan wwab tes sebanyak dua kali.

“Lima orang yang positif tersebut masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), karena kondisinya sehat semua. Dan mereka tadi sudah dijemput oleh tim medis untuk menjalani pemulihan di RSUD Batang,” jelas Wihaji. (Eva Abdullah)

 

Tags : Batangkoronaobyek wisata