close
faidoh kpk

Batang, Wartadesa. – Lembaga anti rasuah Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar monitoring dan evaluasi (monev) pemberantasan korupsi terintegrasi bagi jajaran pemerintah kabupaten dan kota se-Eks Keresidenan Pekalongan   di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa, (12/9).

M. Najib Faidoh, Koordinasi Supersivisi dan Pencegahan Korupsi Jateng, mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan monitoring dan evaluasi realisasi rencana aksi program pemberantasan korupsi untuk menurunkan angka tindak pidana korupsi pada jajaran pemerintah daerah.

“Kegiatan ini sebagai monitoring dan evaluasi realisasi rencana aksi program pemberantasan korupsi yang telah menyusun rencana aksi pencegahan korupsi di empat bagian utama pada perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan penguatan inspektorat atau aparat pengawasan internal pemerintah,” ujar Najib, seperti dilansir dari Antara.

Najib menambahkan bahwa pada 2016 KPK bidang pencegahan telah melakukan kerjasama dengan pemda se Jawa Tengah untuk berkomitmen dan sepakat mencegah tindak pidana korupsi. “Komitmen untuk melakukan pencegahan tindak korupsi itu sudah ditandatangani oleh gubernur dan bupati/wali kota se-Jateng,” katanya.

Kegiatan tersebut, masih menurut Najib, merupakan langkah untuk mengumpulkan jajaran pemda agar bisa belajar dari daerah atau kabupaten lainnya karena masing-masing daerah mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam pemberantasan korupsi.

Batang dijadikan lokasi kegiatan program pemberantasan korupsi terintegrasi karena dianggap lebih maju dalam melakukan aplikasi di bidang perencanaan dan penganggaran di Jateng. “Kita tempatkan di Batang karena daerah ini adalah salah satu kabupaten yang maju di Jawa Tengah terkait dengan aplikasi di bidang perencanaan dan penganggaran. KPK juga merekomendasikan daerah lain untuk belajar di Kabupaten Batang,” kata Najib.

Sementara itu, Bupati Batang, Wihaji mengungkapkan bahwa kegiatan monev tersebut berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan daerah. “Kami berharap ada rekomendasi untuk perbaikan dari kekurangan pemkab di tata kelola keuangan agar secepatnya ditindak lanjuti lagi,” katanya. (*)

 

 

Sumber: Antara

Terkait
Yoyok akan paparkan e-budgedting untuk pencegahan korupsi di KPK

Batang, Wartadesa. - Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo akan memaparkan inovasi perencanaan dan e-budgeting untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi di Gedung Read more

Sekolah jangan takut dengan tim Saber Pungli

Pemalang, Wartadesa. - Pihak sekolah tidak harus risau dan takut hadirnya tim Sapu Bersih (Saber) Pungli dan bisa membedakan pungutan Read more

Mantan Bupati Pekalongan diperiksa Polda Jateng terkait dugaaan pungli di RSUD Kraton

Semarang, Wartadesa. - Beberapa saksi dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di RSUD Kraton Pekalongan diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Read more

Kades tersangkut penyalahgunaan Dana Desa tak akan diberikan bantuan hukum

Batang, Wartadesa. - Bupati Batang, Wihaji mengatakan tidak akan memberikan intervensi pada kepala desa, perangkat desa maupun aparatur sipil negara Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kpkmonev kpkpencegahan korupsi terintegrasi