close
Sosial Budaya

Lazismu Salurkan Kado Ramadan untuk Penyandang Disabilitas Se-Kab. Pekalongan

lazismu

PEKALONGAN, WARTADESA – Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pekalongan menyalurkan 10 paket sembako kado ramadhan untuk Keluarga Besar Disabilitas Mandiri (KBDM) Kabupaten Pekalongan, Rabu, 28 April 2021, di Pendopo Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.

Penyerahan tersebut secara simbolis diberikan Badan Pelaksana Lazismu Pekalongan, Muhammad Dwi Fakhrudin,  kepada Ketua KBDM, Moh. Nurdin.

Dalam keterangannya, Fakhrudin menyampaikan bahwa kado ramadhan merupakan program rutin pemberian bingkisan kebutuhan bahan pokok yang diselenggarakan Lazismu pada saat ramadhan untuk membantu kaum dhuafa.

“Mas Nurdin beserta Pengurus KBDM sebelumnya sudah berkunjung ke Kantor Lazismu Pekalongan dan mengajukan proposal berbagi bersama penyandang disabilitas. Kebetulan di Lazismu ada program kado ramadhan sehingga bisa kita sinergikan, “ terang Fakhrudin.

Lazismu memberikan 10 paket sembako kado ramadhan masing-masing senilai Rp. 100.000. Fakhrudin berharap agar sinergi KBDM dengan Lazismu tidak hanya berjalan pada saat bulan ramadhan saja, tetapi ke depan diharapkan Lazismu bersama KBDM bisa melakukan kerjasama untuk program-program keterampilan.

Fakhrudin juga menyampaikan bahwa Lazismu di kantor pusat Jakarta telah bekerjasama dengan salah satu platform campaign digital. “Jika melihat kondisi keseharian teman-teman penyandang disabilitas ini, Lazismu bisa juga turut membantu mereka melalui platform digital dengan kemasan program yang bisa dikembangkan ke depannya,” tutur Fakhrudin.

Menanggapi hal tersebut, Moh. Nurdin, mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu Pekalongan. Nurdin menyampaikan bahwa sebagian besar pengurus dan anggota KBDM bekerja sebagai buruh konveksi.

“Seperti Mas Singkir ini dia mempunyai kemampuan dan keterampilan, tetapi tidak mempunyai alat sendiri. Semoga ke depan ada program-program yang mampu membuat kita menjadi benar-benar mandiri”, terang Nurdin sembari menunjuk rekannya sesama penyandang disabilitas, Singkir. (Eva Abdullah)

Terkait
Bahrun, kisah penyandang disabilitas penambal ban

Pemalang, Wartadesa. - Sehabis Subuh, Bahrun (40), penyandang disabilitas bisu dan tuli asal Desa Losari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang sudah Read more

Larangan mudik dikeluhkan tukang ojek Pekalongan

Wiradesa, Wartadesa. - Kebijakan larangan mudik oleh pemerintah dikeluhkan oleh tukang ojek pangkalan di Pekalongan. Menurut mereka hingga pertengahan bulan Read more

Ribuan pemudik tiba di Pekalongan

Karanganyar, Wartadesa. - Sebanyak 1.259 pemudik telah tiba di Kota Santri, hingga Selasa (27/04) sore kemarin.  Para pemudik ini menggunakan Read more

Jualan mercon, warga Salakbrojo dikenai wajib lapor

Kedungwuni, Wartadesa. - ML (66) warga Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Pekalongan dikenakan sanksi wajib lapor setelah diberikan pembinaan oleh petugas Read more

Tags : difablelazismuPekalonganpenyandang disabilitas