Kajen, Wartadesa. – Kongress Assosiasi PSSI Kabupaten Pekalongan (Askab Pekalongan) bakal dihelat pada Pebruari mendatang. Panitia akan membuka pendaftaran calon ketua mulai Rabu (20/01) mendatang. Meski suporter Pesekap Pekalongan pada kongres sebelumnya dilibatkan sebagai tim peninjau, hingga saat ini belum ada pemberitahuan, apakah mereka dilibatkan atau tidak.
“Untuk pendaftarannya mulai dibuka pada tanggal 20 Janunari mendatang, bagi klub dan elemen sepakbola yang mempunyai hak suara dalam kongres, dapat menyiapkan calon kandidat ketua umum,” ujar Slamet Nurudin, Ketua Komite Pemilihan Askab PSSI Pekalongan, Ahad (17/01) dalam sebuah diskusi menjelang kongres Askab Pekalongan.
Menurut pria yang akrab disapa Din ini, kesiapan kongres tinggal menunggu tanda tangan SK dari Ketua Umum Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Amat Antono. “Kongres akan berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, saya berharap kepada semua pemilih hak suara supaya datang dan memeriahkan perhelatan tersebut.” Lanjutnya.
Diketahui bahwa saat ini 39 hak suara yang akan menentukan siapa Ketua Askab PSSI Pekalongan mendatang. Saat ini yang digadang-gadang dari beberapa elemen adalah Candra Saputra, anggota DPRD Kota Santri.
“Yang mempunyai hak suara ada 39 (pak), terdiri dari Divisi 1 tahun 2018 sebanyak 20 klub, dan dari Divisi 2 tahun 2019/2020 sebanyak 21 klub. Seharusnya ada 41 suara, namun ada beberapa klub yang degradasi dalam kompetisi Divisi 2028,” tutur Imam Chasani, suporter sepakbola yang akrab disapa Katank Nusantara, saat dikonfirmasi Wartadesa, Senin (18/01).
Meski tidak mempunyai hak suara, suporter Persekap Kabupaten Pekalongan dalam kongres sebelumnya, tahun 2017 ditunjuk sebagai tim peninjau. “Suporter tidak punya hak suara, tapi ditunjuk sebagai Tim Peninjau dalam kongres mendatang. Meski kami tidak bisa menentukan keputusan kongres, akan tetapi boleh menyampekan pendapat jika disepakati pesrta kongres dan dituangkan di tata tertib (tatib) kongres,” ujar Katank.
Katank menyebut bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan bahwa suporter Persekap dilibatkan sebagai tim peninjau. “Tapi untuk 2021 ini kita belum ada pemberitahun terkait (kita) ditunjuk lagi sebagi tim peninjau dikongres nanti,” ungkapnya.
Harapan dari suporter Persekap dalam kongres Askab PSSI Kabupaten Pekalongan mendatang, menurut Katank, sederhana, yakni Askab bisa menjalankan semua tanggung-jawabnya.
“Sederhana (pak) Askab selaku penangung jawab sepakbola dan seluruh kegiatan sepakbola di Kabupaten Pekalongan, agar bisa menjalanka semua tangung jawabnya. Pengurus Askab yang terpilih nanti agar bisa mendorong pemda untuk membangun Stadion Widya Mandala Krida (SWMK), saling komunikasi yang baik dengan KONI, dan pemerintah daerah bisa (setidakya) menerjemahkan dan melaksanakan Inpres No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional.” Harap Imam.
Terkait calon Ketua Umum Askab mendatang, Candra Saputra dinilai sejak awal berani terbuka menyatakan siap memajukan sepakbola di Kota Santri. “Sampai hari ini kami belum mendengar ada yang mau mencalonkan lagi menjadi bakal calon Askab di kongres Februari nanti.” Pungkas Katank. (Bono)










