Sragi, Wartadesa. – Aksi keprihatinan warga terkait dampak pembangunan jalan tol ruas Pemalang-Batang terus bergulir di Sragi. Setelah beberapa kali demo warga digelar, kali ini aksi keprihatinan dituangkan dalam bentuk ‘poster’ tulisan tangan.
Beberapa tulisan keluhan atas dampak proyek tol ada di ‘Jembatan Tentrem’ di jalur Jalan Raya Sragi, tulisan yang ditulis di papan dan diletakan di rak kayu bekas, dan disertai ban bekas tersebut menyedot perhatian pengguna jalan.
Belum diketahui siapa yang memasang aksi keprihatinan tersebut.
Terpisah, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Indonesia melalui Ketua Divisi hukum, Sakdullah, ketika ditanya terkait aksi warga tersebut menjelaskan, warga bisa minta MoU (perjanjian) kepada pihak terkait dan berkordinasi dengan pemerintah setempat atau pemerintah daerah, supaya terarah dan prosedural.
“Kami berharap dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan harus bisa melindungi rakyat, jangan sampai aksi masyarakat menjadi liar,” terang Sakdullah. ( Eva abdullah )
Terkait:
Lagi, Warga Demo Terkait Dampak Tol Di Pekalongan
Pemilik RM Ayam Bisbas Tergelincir, Warga Duwet Demo Tuntut Konpensasi Dampak Tol
Tuntut Upah Naik, Sopir Truk Tol Demo
Abaikan Keselamatan Warga, Kontraktor Tol Ruas Pemalang-Batang Didemo
Meski Mediasi Dengan Kontraktor Tol Deadlock, Warga Duwet Urung Blokade Jalan
Pembangunan Jalan Tol: Jalan Rusak, Akses Antar Desa Terputus, Panen Gagal, Jaringan Listrik Putus Dan Warga Sengsara
Warga Kedungjaran Blokir Jalan, Hentikan Truk Material Tanah Tol Tanpa Penutup Terpal










