Pekalongan, Wartadesa. – Maraknya penerbangan balon udara saat tradisi Syawalan di Kota Pekalongan, meski pihak kepolisian telah melakukan sweeping balon udara di tiap kelurahan disikapi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dengan mewacanakan event lomba balon udara.
Dalam realisasinya, Pemkot akan menggandeng otoritas jasa penerbangan. “Tradisi balon udara tetap bisa dirayakan.” Demikian disampaikan Walikota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid, yang akrab disapa Alex, Senin (3/7).
Dalam pelaksanaanya, tambah Alex, akan digabungkan dengan acara-acara Pemkot. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan otoritas jasa penerbangan untuk membahas terkait hal dimaksud.
Sementara itu, Direktur Bandara Dirjen Perhubungan Udara Bintang Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya menghimbau larangan balon udara. Namun demikian, dirinya tidak tinggal diam, tetap akan memberi ruang kreativitas balon udara oleh masyarakat.
”Kita sudah berkomunikasi dengan Pak Wali (Wali Kota Pekalongan-Red). Ke depan akan dibuat event semacam lomba balon udara. Nanti bisa ada hadiahnya,” tutur Bintang Hidayat di sela-sela kunjungannya ke Mapolres Pekalongan Kota. (WD)
Terkait:
Terkena ledakan mercon balon udara, atap rumah rusak
Meski disweeping kemarin, hari ini langit Pekalongan dipenuhi balon udara
Menerbangkan balon udara akan didenda setengah milyar
Tradisi Syawalan, pemuda Capgawen Selatan terbangkan balon
Tradisi puluhan tahun, Alek minta warga Pekalongan hentikan ‘ngeburke’ balon










