close
Layanan Publik

Alun-alun Kota Pekalongan akan ditata, PKL akan dipindahkan ke Pasar Senggol

alun alun kota pekalongan
Alun-alun Kota Pekalongan. PKL yang mangkal di alun-alun kota akan dipindahkan ke Pasar Senggol sebelum lebaran tahun ini. Pemindahan PKL tersebut dalam rangka penataan taman dan fasilitas umum alun-alun. Demikian diungkapkan Kepala DPU Kota, Rabu (04/04)

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Pemerintah Kota Pekalongan mengalokasikan dana Rp. 180 juta untuk menata kawasan alun-alun sisi Barat, sebagai tahap awal. Nantinya seluruh alun-alun kota akan steril dari pedagang kaki lima.

Pedagang kaki lima nantinya akan dipindahkan ke Jalan KH Wahid Hasyim dan Pasar Senggol atau Taman Pati Unus Kota Pekalongan.

“Kalau tempat pindah di Jalan KH Wahid Hasim, dan pedagang lainya nanti akan diarahkan di pasar senggol atau di Taman Patiunus,” ujar Kepala DPU Kota Pekalongan, Joko Purnomo, Rabu (04/04).

[wp_ad_camp_1]

Pedagang kaki lima tidak menolak relokasi tersebut.  Bahkan para pedagang sangat mendukung namun dengan syarat setelah dipindah nasib mereka diperhatian.

Setidaknya ada 101 pedagang dari sore hingga malam hari yang mangkal di sisi Barat alun-alun kota. Total ada 600 pedagang untuk seluruh wilayah alun-alun.

Para pedagang sisi Barat, sudah dikomunikasikan untuk pindah sebelum lebaran mendatang. Menurut Joko Purnomo,  sisi Barat alun-alun akan dibuat fasilitas umum berupa kursi dan taman, “Di sisi barat panjang alun-alun sekitar 120 meter dan Pemkot mengglontorkan dana sebesar RP 180 juta, nantinya ada kursi dan taman untuk mesyarakat yang ingin menikmati keindahan alun-alun,”  ujarnya. (Sumber: Tribun)  

Terkait
PKL di Kota Santri terpinggirkan

Kajen, Wartadesa. - Keberadaan Pedagang Kali Lima (PKL) di Kota Santri masih terpinggirkan. Pedagang kaki lima sering dipandang sebagai aktivis Read more

Besok buruh konveksi di wilayah ini libur

Kedungwuni, Wartadesa. - Selasa (21/11) besok, buruh konveksi di wilayah Pandanarum, Wuled, Ngalian Tirto, Karangjati Wiradesa, Tangkiltengah, Tangkilkulon Kedungwuni libur, Read more

Warga: Kalau bikin SIM Jangan dipersulit

Kajen, Wartadesa. - Surat Ijin Mengemudi (SIM) bagi warga Kota Santri sudah menjadi barang penting. Mereka menganggap bahwa surat-surat kendaraan, Read more

Meski UMR Kota Santri Naik, namun belum penuhi KHL

Kedungwuni, Wartadesa. - Naiknya Upah Minumum Regional (UMR) Kota Santri dari sebelumnya Rp. 1.583.697 menjadi Rp. 1.721.637 atau naik sebesar Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : alun-alun kota pekalonganPKL