Pekalongan, Wartadesa. – Minim kesadaran pelaku industri di Pekalongan dalam mengolah limbah industri. Hingga saat ini baru 40 persen limbah industri di Pekalongan diolah, sisanya limbah tersebut langsung dibuang ke sungai.
Menurut Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Erwan Kurniawan, Selasa (17/10), keberadaan instalasi pengolahan air limbah belum bisa sepenuhnya menangani limbah yang dihasilkan oleh beberapa industri. Saat ini baru sekitar 40 persen industri yang mengolah limbahnya pada instalasi pengolahan air limbah skala kecil maupun besar.
“Meski saat ini sudah ada sejumlah industri besar tetapi hanya sedikit yang memiliki IPAL secara mandiri sehingga tingkat pencemaran limbah sudah cukup besar,” ujar Erwan dikutip dari Antara.
Erwan menambahkan di Kota Pekalongan hanya ada tiga IPAL Komunal dan 80 IPAL industri kecil, hal tersebut tidak seimbang dengan jumlah industri di Pekalongan yang mencapai ratusan, “Boleh dikatakan jumlah IPAL yang ada di Kota Pekalongan belum ideal untuk menangani sisa limbah pabrik atai industri,” katanya.
Masih menurut Erwan, limbah industri yang dihasilkan di Pekalongan mencapai 4.500 meter kubik perhari yang dihasilkan oleh industri di Kota Pekalongan, juga kiriman sisa limbah pabrik dari daerah tetangga, yaitu Kabupaten Pekalongan. (WD, Antara)










