close
apk
ilustrasi

Kajen, Wartadesa. – Masih maraknya alat peraga kampanye (APK) calon legeslatif (caleg) di wilayah Kota Santri yang terpasang dibeberapa wilayah, membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan mengambil kebijakan untuk mengambil alih penertibannya.

Seperti diberitakan Warta Desa sebelumnya, warga masih menemukan puluhan APK yang diduga melanggar aturan diberbagai wilayah di Kota Santri. Meski sebelumnya sudah ada penertiban yang dilakukan oleh Dinas Satpol PP dan Bawaslu Kabupaten Pekalongan dua pekan lalu, namun banyak APK yang masih berceceran dan belum ditertibkan.

Dihubungi Warta Desa, Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohammad Bahrizal mengungkapkan bahwa Sabtu malam (03/11) telah dilakukan penertiban APK di wilayah Sragi dan Buaran. Puluhan APK diturunkan petugas Satpol PP besama Bawaslu Kabupaten Pekalongan.

“Sebagian sudah kita tertibkan, karena beberapa keterbatasan akhirnya ada beberapa APK yang melanggar belum sempat ditertibkan. Tadi malam wilayah Sragi dan Buaran telah dilakukan penertiban APK.” Tutur Bahrizal, Ahad (04/11).

Bahrizal menambahkan bahwa penertiban APK yang diduga melanggar aturan akan dilanjutkan secara bertahap. Menurutnya, pihak Bawaslu telah mensosialisasikan kepada peserta pemilu terkait aturan main kampanye, “Kita sudah mensosialisasikan kepada peserta pemilu terkait aturan main kampanye, kita sampaikan banyak APK yang melanggar,” lanjutnya.

Bawaslu Kabupaten Pekalongan tidak memungkiri banyaknya caleg yang tidak mengindahkan ‘warning‘ dari Bawaslu terkait pemasangan APK. “Kita sudah sampaikan secara formal supaya APK yang melanggar ditertibkan secara mandiri. Namun banyak (caleg) yang tidak mengindahkan, maka akan ditertibkan Bawaslu,” pungkas Bahrizal. (WD)

 

 

 

Tags : #PemilihCerdasapkapk melanggarpemilu 2019

Leave a Response