close

Layanan Publik

Berita DesaEkonomiHukum & KriminalLayanan Publik

Anggaran 1.7 Miliar, Kapasitas Kandang Kambing Bumdesma Bojong Hanya Diisi 20 Ekor

Screenshot from 2025-01-29 08-53-10
  • 20 Kambing dengan Gaji Tukang Ngarit Rp4 Juta per Bulan

Warta Desa, Pekalongan – 29 Januari 2024. Proses pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) di Kecamatan Bojong, khususnya dalam bidang ternak kambing, kini menjadi sorotan. Sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan usaha tersebut mulai dipertanyakan oleh masyarakat setempat.

 

Bumdesma yang seharusnya menjadi pendorong ekonomi desa justru menimbulkan tanda tanya terkait transparansi dan efektivitas programnya. Beberapa warga mengaku tidak mengetahui secara jelas bagaimana alur pengelolaan usaha ternak kambing tersebut, termasuk soal pendanaan, jumlah ternak, hingga hasil keuntungannya.

Jumlah Kambing Tidak Sesuai Target

Data yang kami peroleh, dana tahap awal sebesar Rp700 juta dan tahap dua sebesar Rp1 miliar yang digunakan untuk usaha peternakan kambing, baru diisi 20 ekor dari total kapasitas 200 ekor kambing. Total dana dari setoran 12 desa sebesar Rp1,7 miliar.

Wagiman, yang bekerja sebagai tukang ngarit sekaligus penjaga malam di lokasi peternakan, mengungkapkan bahwa seharusnya kandang tersebut menampung 200 ekor kambing, namun saat ini hanya ada sekitar 20 ekor.

“Saya dan satu orang lainnya digaji oleh pengelola Bumdesma sebesar Rp500 ribu per minggu. Jadi, totalnya Rp1 juta per minggu untuk dua orang atau Rp4 juta per bulan,” ungkap Wagiman.

Selain itu, Faura, selaku Direktur Bumdesma, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pengurus juga menerima gaji. “Ada yang mendapat Rp1 juta, ada juga yang Rp800 ribu per bulan, meskipun operasional Bumdesma ini belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Direktur Bumdesma mengaku bahwa dirinya baru satu tahun menggantikan direktur sebelumnya. Menurutnya, tahap satu belum ada kambing, sementara tahap dua pada akhir Desember 2024 baru dibelikan kambing secara bertahap.

Minim Transparansi dan Pertanggungjawaban

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan kekhawatirannya.

“Sejak awal kami mendengar ada program ternak kambing dari Bumdesma, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan hasilnya. Padahal ini menggunakan dana desa,” katanya.

Laporan pertanggungjawaban terkait usaha ini juga dinilai kurang terbuka. Beberapa pihak menduga adanya ketidaksesuaian dalam pencatatan aset dan pengelolaan anggaran.

“Kami hanya ingin tahu ke mana hasil dari usaha ini dan siapa saja yang bertanggung jawab mengelolanya,” tambah warga lainnya.

Masyarakat Desak Transparansi dan Investigasi

Masyarakat berharap ada transparansi dalam pengelolaan Bumdesma, terutama yang menggunakan dana desa, agar tidak terjadi penyalahgunaan dan bisa benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Mereka juga meminta pemerintah setempat turun tangan untuk melakukan audit atau investigasi lebih lanjut terhadap kejanggalan ini.

Kasus ini masih terus berkembang, dan awak media akan terus mengawal prosesnya hingga ada kejelasan terkait pengelolaan usaha ternak kambing di Bumdesma Kecamatan Bojong. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Diduga mengalami gangguan jiwa, pemuda ini ditemukan gantung diri

ilustrasi: Sirmanem (26 thn), warga dusun Lendang Beriri, desa Sukadana, kecamatan Bayan - Lombok Utara, ditemukan Read more

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Dua Warga Desa Kasimpar dan Seorang Pendeta Kehilangan Rumah Akibat Longsor

Screenshot from 2025-01-21 12-19-29

Warta Desa, Pekalongan – 28 Januari 2024 – Bencana longsor yang terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, mengakibatkan tiga rumah warga lenyap tertimbun tanah. Rumah yang terdampak adalah milik Khodir, Tri Sobirin, serta seorang pendeta yang kini sementara tinggal di rumah dinas.

Tragedi ini tidak hanya menyebabkan kerusakan materi, tetapi juga menelan korban jiwa. Sebanyak 25 orang dilaporkan meninggal dunia dan telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, serta relawan masyarakat. Sementara itu, proses pencarian dan evakuasi telah dihentikan, namun petugas keamanan dari TNI, Polri, dan BPBD masih bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Jumadi, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Masjid setempat, mengungkapkan bahwa Khodir dan Tri Sobirin saat ini mengungsi di rumah saudara mereka. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Pekalongan, agar warga yang kehilangan rumah akibat longsor dapat segera mendapatkan bantuan tempat tinggal yang layak.

“Kami berharap ada bantuan untuk warga kami yang rumahnya tertimbun longsor, agar mereka bisa memiliki tempat tinggal lagi,” ujar Jumadi.

Bencana ini semakin menambah daftar musibah alam yang terjadi di Kabupaten Pekalongan, khususnya di Desa Kasimpar. Warga berharap ada langkah cepat dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu para korban serta melakukan upaya mitigasi agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
BencanaBerita DesaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Pasca Bencana Warga Petungkriyono Keluhkan Aliran Air Bersih

Screenshot from 2025-01-28 08-06-16

WARTA DESA, PEKALONGAN–28/01/2024 Pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, distribusi bantuan logistik dikelola dengan koordinasi oleh pihak gereja. Dua posko utama didirikan sebagai pusat distribusi bantuan sekaligus dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak dan para relawan.

Jumadi, Ketua Masjid yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Desa Kasimpar, menjelaskan bahwa dapur umum di posko memasak dua kali sehari untuk menyediakan makanan bagi warga yang belum bisa memasak sendiri. Banyak rumah masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena pralon aliran air rusak dan tertimbun longsor.

Selain warga terdampak, dapur umum juga melayani kebutuhan makan bagi relawan dari BPBD, TNI, Polri, serta berbagai pihak yang turut membantu dalam proses evakuasi dan pemulihan pasca bencana.

Jumadi menambahkan bahwa kondisi warga masih dipenuhi rasa trauma. Sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah saudara mereka hingga situasi kembali stabil. Masyarakat sangat mengeluhkan sulitnya mendapatkan kebutuhan dasar, terutama air bersih, karena mata air tertimbun longsor. Mereka berharap adanya bantuan pralon agar aliran air bersih bisa kembali tersedia.

Saat ini, berbagai upaya pemulihan terus dilakukan agar kehidupan warga Desa Kasimpar dapat kembali normal secepatnya. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Forkompincam Paninggaran dan PKK Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Korban Bencana di 7 Desa

babin

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan –27/01/2024 Pemerintah desa (Pemdes) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Paninggaran dan ibu-ibu PKK dari desa-desa se-Kecamatan Paninggaran menyalurkan bantuan material bangunan bagi korban bencana di tujuh desa. Bantuan ini diperuntukkan bagi 11 rumah warga yang terdampak bencana alam.

Material yang disalurkan meliputi semen, herbel, baja ringan, dan terpal. Tujuh desa yang menerima bantuan ini adalah:

1. Desa Lambanggelun

2. Desa Domiyang

3. Desa Krandegan

4. Desa Winduaji

5. Desa Sawangan

6. Desa Botosari

7. Desa Tanggeran

 

Kepala Desa Krandegan, Yani, menyampaikan bahwa selain disalurkan ke tujuh desa tersebut, sebagian dana hasil penggalangan juga akan dialokasikan untuk membantu warga terdampak bencana di Kecamatan Petungkriyono.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk membantu warga yang terdampak bencana. Ini adalah hasil kerja sama semua pihak, termasuk ibu-ibu PKK yang turut serta dalam penggalangan dana dan pendistribusian bantuan,” ujar salah satu perwakilan Forkompincam Paninggaran.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan rumah warga yang rusak akibat bencana serta meringankan beban mereka dalam menghadapi situasi sulit ini. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
BencanaBerita DesaKesehatanLayanan PublikLingkungan

Pemdes Notogiwang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor di Desa Kasimpar

Untitled

Warta Desa, Pekalongan – Pemerintah Desa (Pemdes) Notogiwang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, menyalurkan bantuan logistik berupa sembako kepada korban bencana longsor di Desa Kasimpar. Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam tersebut.

Agus Purwanto, Kepala Desa Notogiwang, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak. “Kami dari Pemdes Notogiwang merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Desa Kasimpar yang mengalami musibah longsor. Bantuan ini berupa sembako, seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

Agus juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan relawan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sementara waktu, serta memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit dari musibah ini,” tambahnya.

Warga Desa Kasimpar yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari Pemdes Notogiwang. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Semoga kebaikan ini mendapat balasan yang setimpal,” ujar salah satu warga terdampak.

Bencana longsor yang melanda Desa Kasimpar menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan dan akses jalan terhambat akibat material longsoran. Pemerintah dan masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pembersihan serta mendata kebutuhan yang masih diperlukan di lokasi bencana.

Pemdes Notogiwang berharap agar lebih banyak pihak turut serta dalam membantu korban longsor, baik melalui bantuan logistik maupun tenaga relawan, sehingga pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lebih cepat. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkungan

Kepala Desa Winduaji Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Kabupaten yang Rusak Parah

winduaji

Warta Desa, Pekalongan – 26/01/2024 Kepala Desa Winduaji, Kecamatan Paninggaran, Mu’amal, mengajak warganya untuk bergotong royong memperbaiki jalan kabupaten di Dukuh Simbang yang rusak parah. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung antara Kandangserang dan Paninggaran, sehingga perbaikannya sangat penting demi kelancaran mobilitas warga.

Menurut Mu’amal, inisiatif gotong royong ini muncul dari kesadaran dan partisipasi warga yang peduli dengan kondisi infrastruktur di daerah mereka. “Kami berusaha memperbaiki jalan ini dengan swadaya masyarakat agar akses transportasi kembali lancar,” ujarnya.

Selain perbaikan jalan, Mu’amal juga menyampaikan bahwa di Desa Winduaji terdapat dua rumah yang terdampak longsor. Pemerintah desa bersama masyarakat telah melakukan penanganan dengan alat seadanya. “Alhamdulillah, untuk akses jalan di Desa Winduaji sendiri tidak terdampak bencana longsor,” tambahnya.

Upaya gotong royong ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan semangat kebersamaan dalam menghadapi persoalan infrastruktur desa. Warga berharap pemerintah kabupaten segera memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan di daerah mereka. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Kepala Desa Sidomulyo Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor di Wonosido dan Timbangsari

sidomulyo

Warta Desa, Pekalongan, 23 Januari 2024 – Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban bencana longsor di Desa Wonosido dan Desa Timbangsari. Bantuan ini bersumber dari DPR RI Fraksi NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, dan jajaran Partai NasDem sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak langsung oleh bencana alam tersebut. Suyanto, selaku Ketua Paguyuban Kepala Desa, turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang melanda dua desa tersebut.

“Kami sangat prihatin atas kondisi warga di desa yang terisolir. Alhamdulillah, hari ini ada bantuan alat berat dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil V, Bapak Eko Afriyanto, SH, sehingga akses jalan menuju desa tersebut perlahan mulai terbuka,” ujar Suyanto.

Di Desa Wonosido, longsor mengakibatkan enam rumah warga hancur tertimpa material tanah, sementara lima ekor sapi ternak turut terbawa longsor pada Minggu sore kemarin. Dengan adanya bantuan logistik dan alat berat, diharapkan kondisi di lokasi bencana segera membaik, dan akses jalan dapat kembali digunakan untuk aktivitas masyarakat.

Suyanto juga berharap ada dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membantu pemulihan pascabencana, termasuk bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan ternak akibat longsor ini. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Eko Afriyanto, SH Bantu Alat Berat Eskavator untuk Buka Akses Tiga Desa Terisolir di Lebakbarang

eskavator

Warta Desa, Lebakbarang, Pekalongan – Tiga desa di Kecamatan Lebakbarang, yakni Desa Wonosido, Timbangsari, dan Depok, telah terisolir selama empat hari akibat longsor yang menutup akses jalan utama. Selain itu, enam rumah warga tertimpa material longsor, dan lima ekor sapi ternak dilaporkan tertimbun.

Melihat kondisi darurat ini, Eko Afriyanto, SH, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil V, bergerak cepat dengan memberikan bantuan alat berat eskavator guna mempercepat proses pembukaan jalan yang tertutup longsor. Bantuan ini sangat dibutuhkan mengingat akses jalan satu-satunya ke desa-desa tersebut tertutup, sehingga aktivitas warga lumpuh total, termasuk distribusi logistik pangan yang bergantung pada jalur tersebut.

“Saya prihatin dengan kondisi warga yang terisolir. Jalan ini harus segera dibuka agar mereka bisa kembali beraktivitas dan mendapatkan pasokan kebutuhan pokok,” ujar Eko Afriyanto, SH.

Bantuan eskavator ini murni dari Eko Afriyanto, termasuk biaya operasionalnya, tanpa membebankan masyarakat Lebakbarang. Langkah cepat yang diambilnya mendapat apresiasi dari warga setempat yang selama beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar akibat akses yang terputus.

Proses evakuasi dan pembukaan jalan dengan eskavator ini diharapkan bisa segera menghubungkan kembali tiga desa tersebut dengan wilayah lain. Warga pun berharap adanya bantuan lebih lanjut dari pemerintah dan pihak terkait (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
BencanaCerita WargaLayanan PublikLingkungan

Warga Bojong dan Lebakbarang Rela Jalan Kaki Demi Menjenguk Korban Longsor di Petungkriyono

Screenshot from 2025-01-23 09-06-52

Warta Desa, Pekalongan, 23 Januari 2025. – Beberapa warga dari Bojong dan Lebakbarang nekat menembus jalur pintas dengan berjalan kaki dari Desa Timbangsari, Lebakbarang, menuju Dukuh Wanadadi, Petungkriyono, demi menjenguk keluarga mereka yang menjadi korban longsor. Perjalanan yang mereka tempuh penuh tantangan, melewati medan terjal akibat dampak bencana yang masih terasa.

 

Di sela perjalanan, salah satu warga, Nur Cahyo, melaporkan kondisi jalan yang mereka lalui. Ia mendapati bahwa jembatan penghubung antara Desa Karanggondang dan Mudal telah putus total, menyebabkan kedua desa tersebut benar-benar terisolasi. Selain terputusnya akses, material longsor yang menutupi jalur juga semakin memperparah situasi.

Warga berharap pemerintah segera merespons kondisi ini dengan menyalurkan bantuan logistik, terutama bahan pangan, untuk masyarakat yang terdampak. Dengan rusaknya jembatan dan sulitnya akses ke desa-desa yang terisolasi, diperlukan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
BencanaKesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Pemdes Kwasen Galang Dana untuk Korban Longsor di Petungkriyono

kwasen

Warta Desa, Pekalongan, 22 Januari 2024 – Pemerintah Desa (Pemdes) Kwasen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana longsor di Kecamatan Petungkriyono. Inisiatif ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Desa Kwasen, Edi Rustani, menyampaikan bahwa aksi sosial ini melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, termasuk perangkat desa, pemuda, dan relawan. “Kami ingin menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Petungkriyono yang sedang menghadapi musibah. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Edi Rustani.

Dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok, seperti sembako, pakaian, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan korban. Pemdes Kwasen juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin turut serta dalam aksi kemanusiaan ini.

Warga Kwasen menyambut baik upaya tersebut dan berharap bantuan dapat segera diterima oleh para korban. Mereka juga mengajak masyarakat lainnya untuk turut serta membantu, baik melalui donasi maupun tenaga dalam proses pemulihan pasca-bencana. (Susanto)

QR Code
Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya