close
EducationLayanan PublikPendidikan

Dewan minta tunjangan guru honorer, TPQ dan Madin dinaikkan

Ilustrasi-guru-honorer-berdemo
ilustrasi demo guru honorer Foto: Bombastis

Kajen, Wartadesa.– Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan meminta kepada Pemkab setempat untuk menaikkan tunjangan guru honorer (wiyata bakti), guru TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin). Demikian terungkap dalam rapat paripurna Raperda APBD 2019, Senin (19/11) kemarin.

Sabdo, salah seorang anggota dewan menyebut bahwa fraksinya mendorong agar Pemkab Pekalongan memberikan tunjangan untuk guru honorer, guru TPQ dan Madin, mendekati Upah Mimimal Kabupaten (UMR).

Menurut Sabdo, saat ini jumlah guru honorer sebanyak 2.331 orang. Dari data tersebut 1.914 guru honorer menerima insentif Rp. 500 rib perbulan. “Kami mendorong agar besaran tunjangan mendekati UMR. Selain itu berkaitan dengan tunjangan kesejahteraan guru TPQ dan Madin juga perlu ditingkatkan, kalau bisa diterimakan tiap semester jangan satu tahun sekali,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Abdul Haris, menurutnya anggaran di bidang pendidikan seberar 30,11 persen pada APBD 2019 seharusnya ada kenaikan tunjangan insentif untuk guru wiyata bakti. Dia menambahkan, perlunya pendataan guru wiyata bakti secara akurat.

Sementara, Catur Andriansah menyoroti pentingnya pemenuhan sarana prasarana pendidikan.  “Prioritaskan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan dengan memperhatikan kondisi riil yang ada. Misalnya peningkatan mutu ifrastruktur ruang kelas yang layak, serta pemerataan sarpras.” Ungkapnya.

“Ini penting kami sampaikan supaya menjadi perhatian bersama, sehingga nantinya dapat tercipta pemerataan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan,” pungkas Catur. (WD)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : guru honorer