close
Sosial Budaya

Dianggap meresahkan, anak punk dibina

anak punk

Wiradesa, Wartadesa. – Sekelompok anak punk yang berkumpul di perumahan Kelurahan Pekuncen Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan dianggap meresahkan warga. Warga yang resah melihat keberadaan anak-anak punk tersebut akhirnya melaporkan keberadaan mereka ke polsek setempat.

Menurut Kanit Binmas Polsek Wiradesa,Bripka Agus Budiyanto, dirinnya bersama Kanit Sabhara dan Reskrim mendatangi anak anak punk tersebut (Rabu, 23/01) Pukul11.00 WIB untuk melakukan pembinaan.

Didapatkan informasi bahwa disekitar sebuah rumah di perumahan yang ada di Kelurahan Pekuncen Wiradesa telah ada 17 anak Punk yang berasal dari Bandung dan Purwakarta Jawa Barat berkumpul dengan tujuan bertamu kerumah seorang rekannya sesama anak Punk yang bertempat tinggal di komplek perumahan kelurahan Pekuncen Wiradesa.

Karena warga masyarakat perumahan sudah antipati dengan penampilan dan perilaku anak anak Punk yang sering dijumpai diwilayah jalur pantura , melihat sekelompok anak Punk berada dilingkungannya menjadikan suatu keresahan , utamanya khawatir jika anak anak dilingkungan perumahan nanti tertular ikut kelompok anak anak Punk tersebut.

Dengan pertimbangan telah adanya keresahan warga mayarakat karena berkumpulnya sekelompok anak anak Punk selanjutnya setelah anggota Polsek Wiradesa dapat menemui nya kemudian dilakukan pembinaan.

Sebanyak 17 anak anak punk tersebut diminta untuk  segera meninggalkan tempat dan pulang wilayah asal masing masing, berusaha merubah perilaku dan penampilan berbuatlah yang baik untuk masa depan masing masing dengan tidak mengecewakan orang tua yang sudah bersusah payah membesarkan nya dan mengharapkan mereka menjadi orang yang bisa dibanggakan oleh keluarga.

Selanjutnya sekelompok anak anak punk ditunggui hingga meninggalkan komplek perumahan sampai ke jalur pantura Wiradesa. (Eva Abdullah)

Tags : anak punkanak punk dibinapunk