close

Layanan Publik

Layanan Publik

Jembatan Tembelan Petungkriyono Sudah Dapat Dilalui, Meskipun Belum Sempurna

Untitled

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan, 12 Maret 2025 – Meski proses pengerjaan belum sepenuhnya rampung, Jembatan Tembelan Petungkriyono kini sudah dapat dilalui oleh masyarakat. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, sebelumnya mengatakan pihaknya telah menyiapkan jembatan darurat, yakni jembatan bailey. Pihaknya menyediakan material jembatan bailey, sedangkan secara teknis akan dikerjakan oleh TNI.

“Tim penanganan jalan nasional akan mengecek, mana yang bisa kita kerjakan, secara aman dan cepat. Bailey sudah siap, tapi untuk akses jalannya kan ada batu-batu besar yang yang terletak di tengah jalan yang perlu kita singkirkan,” ujar Dody di sela meninjau lokasi, Rabu (29/1/2025).

Kondisi Saat Ini

Menurut informasi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan pada penyelesaian akhir, jembatan ini telah dibuka untuk penggunaan guna mengurangi kesulitan akses yang selama ini dialami warga. Beberapa bagian jembatan masih menunjukkan tanda-tanda perbaikan seperti pemasangan dek yang belum final dan finishing yang masih perlu disempurnakan.

Harapan Masyarakat

Warga setempat menyambut positif pembukaan jembatan meskipun dengan kekurangan sementara tersebut. “Selama ini kami kesulitan menyeberang karena kondisi jalan yang jauh dari ideal. Dengan adanya jembatan ini, setidaknya akses kami menjadi lebih mudah, meskipun belum sempurna,” ujar salah satu warga.

Penutup

Pembukaan jembatan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu penyelesaian penuh dari pihak terkait. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan melaporkan jika ditemukan kendala guna memastikan keselamatan bersama.

Dengan langkah ini, diharapkan mobilitas dan perekonomian warga di wilayah sekitar akan meningkat seiring dengan perbaikan infrastruktur yang sedang berjalan. (Gus Santo)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalLayanan PublikTekno

Asper BKPH Karanganyar Soroti Pemasangan Jaringan Internet Tanpa Izin di Kawasan Hutan

asper

Warta Desa, Pekalongan, 10 Maret 2025 – Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (Asper BKPH) Karanganyar, Pekalongan Timur, Musoleh, menyoroti pemasangan jaringan internet WiFi tanpa izin di kawasan hutan. Keberadaan jaringan ini terungkap saat tim kehutanan melakukan inventarisasi hutan, sebuah kegiatan rutin yang bertujuan mengumpulkan dan menyusun data terkait sumber daya hutan serta karakteristik wilayah guna mendukung pengelolaan yang berkelanjutan.

Menurut Musoleh, pemasangan jaringan internet di kawasan hutan harus melalui prosedur dan izin resmi. Hutan merupakan aset negara yang penggunaannya diatur oleh undang-undang. Oleh karena itu, setiap bentuk pemanfaatan ruang di kawasan hutan, termasuk pemasangan jaringan komunikasi, harus mendapat persetujuan dari otoritas terkait.

“Kami menemukan adanya jaringan internet yang dipasang tanpa izin di kawasan hutan. Hal ini tentu menyalahi aturan karena tidak melalui prosedur resmi. Pihak terkait harus segera melakukan klarifikasi dan mengurus perizinan sesuai regulasi yang berlaku,” tegas Musoleh.

Inventarisasi Hutan dan Regulasi yang Berlaku

Inventarisasi hutan merupakan bagian dari perencanaan kehutanan yang mencakup:

✔ Pengukuhan kawasan hutan
✔ Penatagunaan kawasan hutan
✔ Pembentukan wilayah pengelolaan hutan
✔ Penyusunan rencana kehutanan

Proses ini diatur dalam Undang-Undang (UU) No. 41 Tahun 1999 serta Peraturan Pemerintah (PP) No. 44 Tahun 2004, yang menegaskan pentingnya pendataan dan perlindungan sumber daya hutan.

Musoleh menekankan bahwa keberadaan infrastruktur ilegal di dalam kawasan hutan dapat mengganggu fungsi ekosistem serta berpotensi menimbulkan masalah hukum. Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penertiban sesuai regulasi yang berlaku.

“Inventarisasi hutan bukan hanya untuk mengetahui potensi kayu dan vegetasi, tetapi juga kondisi sosial, ekonomi, serta aktivitas ilegal di dalamnya. Kami akan terus melakukan pengawasan agar fungsi hutan tetap terjaga,” tambahnya.

Pentingnya Kepatuhan Terhadap Regulasi

Dalam pemanfaatan kawasan hutan, setiap penggunaan ruang harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pemasangan jaringan internet di dalam kawasan hutan tanpa izin dapat berimplikasi pada sanksi hukum jika terbukti melanggar aturan.

Musoleh mengimbau pihak yang telah memasang jaringan internet di dalam kawasan hutan untuk segera berkoordinasi dengan otoritas terkait guna mengurus izin secara resmi. Langkah ini diperlukan agar pemanfaatan kawasan hutan tetap berkelanjutan tanpa melanggar ketentuan hukum.

“Kami berharap setiap pihak yang ingin memanfaatkan kawasan hutan untuk kepentingan tertentu bisa mengikuti prosedur yang benar. Ini demi menjaga kelestarian hutan dan mencegah potensi konflik di masa mendatang,” pungkasnya. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Diduga mengalami gangguan jiwa, pemuda ini ditemukan gantung diri

ilustrasi: Sirmanem (26 thn), warga dusun Lendang Beriri, desa Sukadana, kecamatan Bayan - Lombok Utara, ditemukan Read more

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Berita DesaDana DesaLayanan Publik

Ini Alasan Kades Sidomulyo Tidak Perbaiki Ruas Jalan Rusak

swadaya

Warta Desa, Lebakbarang, 09 Maret 2025. – Kepala Desa Sidomulyo menanggapi aksi warga Dukuh Jrakah Desa Tembelang Gunung Kecamatan Lebakbarang, Pekalongan, usai warga Jrakah secara swadaya memperbaiki ruas jalan milik Desa Sidomulyo.

Dalam pesan yang dikirim melalui WhatsApp kepada Warta Desa, Kepala Desa Sidomulyo, Suyanto mengungkapkan bahwa jalan yang diperbaiki memang masuk wilayahnya, namun yang menggunakan ruas tersebut warga Dukuh Jrakah, Desa Tembelang Gunung.

Baca: Warga Tembelang Gunung Bergotong-royong Memperbaiki Jalan Secara Swadaya

“Itu tidak salah, Monggo … tapi itu kan jalan punyaan wilayah Sidomulyo tapi yg menggunakan (warga) dukuh Jrakah. Warga Sidomulyo hanya menggunakan orang ² ke sawah tapi tidak begitu banyak. Dikarenakan jln yg lewat desa Tembelang ke Jrakah itu kalao hujan licin. Terus jalan yg ke petungkon ke Jrakah jauh. jadi yg agak dekat itu yg lewat jln desa saya,” tulis Suyanto.

Pesan via WhatsApp kepada Warta Desa dari Kepala Desa Sidomulyo, Suyanto, 09 Maret 2025

Kepala Desa Sidomulyo menambahkan bahwa akses warga Dukuh Jrakah, ada dua jalan tembus namun kondisinya saat ini sudah agak rusak.

“Namun walupun jln desa saya kok engak terpakae.  Warga dukuh Jrakah masih punya jln tembus yg di desanya sendiri ada 2 jln tembus (ke) jalan saya,  juga udah pernah dapat bantuan aspal dari aspirasi kab yg berbetuk aspal udah 2 kali. namun ini udah agak rusa,” lanjut Suyanto.

Suyanto meminta untuk tidak menyalahkan secara sepihak lantaran warga Desa Sidomulyo aman-aman saja. “Jjangan menyalakan sepihak. WONG warga saya juga aman ² saja. Untuk warga Sidomulyo. Karena tahu sendiri kcm LBB wilayah yg Ter luas desa Sidomulyo. dd (dana desa) saya untuk memperbaiki jalan yg prioritas saja belum mencukupi. mtyn. Pungkasnya. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan PublikSosial Budaya

Warga Tembelang Gunung Bergotong-royong Memperbaiki Jalan Secara Swadaya

swadaya

Warta Desa, Lebak barang,  9 Maret 2025. – Baru-baru ini, warga Dusun Jrakah, Desa Tembelang Gunung, mengadakan gotong royong untuk memperbaiki jalan yang telah rusak selama bertahun-tahun. Inisiatif ini muncul karena ketidakpuasan warga dukuh Jrakah Desa tembelang Gunung terhadap pemerintah Desa Sidomulyo yang dianggap tidak merespon keluhan masyarakat dalam menangani perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Latar Belakang

Jalan di Dusun Jrakah merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari warga, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kondisi jalan yang rusak parah telah menghambat mobilitas dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan. Meskipun telah beberapa kali diajukan permohonan perbaikan, warga Dukuh jrakah meminta jalan Sidomulyo untuk diperbaiki, tetapi tidak ada respons dari Kepala desa Sidomulyo.

Inisiatif Gotong Royong

Dengan semangat kebersamaan, warga Dusun Jrakah memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri melalui gotong royong. Sekitar 250 orang ikut bergotong royong, Mereka mengumpulkan dana swadaya untuk membeli material seperti semen dan pasir, serta alat-alat yang diperlukan. Perbaikan dilakukan dengan metode penyemenan, menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya yang ada.

Harapan Warga

Warga Desa Tembelang Gunung, khususnya Dukuh Jrakah berharap, melalui aksi gotong-royong ini, Desa Sidomulyo dan pihak terkait dapat lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Desa Sidomulyo. Mereka juga menginginkan adanya perbaikan jalan yang maksimal di Desa Sidomulyo .

Kesimpulan

Inisiatif gotong royong warga Dusun Jrakah mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Namun, peran aktif Desa Sidomulyo tetap krusial dalam memastikan infrastruktur yang layak bagi masyarakat. Diharapkan, kedepan, kolaborasi antara warga Desa Tembelang Gunung dan pemerintah Sidomulyo dapat terjalin lebih baik demi kesejahteraan bersama.  (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikLingkungan

Status Perizinan TPA Bojonglarang Dipertanyakan, Warga Sabarwangi Keluhkan Pencemaran Bertahun-tahun

tpa

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan (05/03/2025) – Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bojonglarang di Desa Linggo Asri, Kecamatan Kajen, terus menuai keluhan dari warga Desa Sabarwangi yang terdampak pencemaran lingkungan. Meski keluhan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, hingga kini belum ada solusi konkret yang dirasakan masyarakat.

Saat dikonfirmasi, pihak Perhutani Pekalongan Timur menyatakan bahwa izin penggunaan kawasan hutan untuk TPA bukan berada di bawah kewenangan mereka, melainkan di Kementerian Kehutanan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 7. “Pemkab Pekalongan telah mengajukan permohonan perpanjangan izin ke Perhutani, tetapi pemberian izin penggunaan kawasan hutan untuk TPA ada di Kementerian Kehutanan. Sementara di kantor Perhutani Pekalongan Timur, tidak terdapat dokumen perizinan yang dimaksud,” jelas pihak Perhutani melalui pesan WhatsApp.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pekalongan, Gozali, menyampaikan bahwa revitalisasi TPA Bojonglarang telah menjadi program prioritas pemerintah daerah. “Saat ini sedang dalam proses penyiapan lokasi baru,” ujar Gozali.

Meski ada rencana pemindahan TPA, warga Sabarwangi berharap ada langkah nyata yang segera dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang telah berlangsung lama. Kejelasan mengenai status perizinan TPA Bojonglarang pun masih menjadi pertanyaan yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikLingkungan

Warga Desa Sabarwangi Keluhkan Dampak Pembuangan Sampah di TPA Bojong Larang

sampah

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan, 3 Maret 2025 – Warga Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, kembali mengeluhkan dampak buruk dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bojong Larang yang berada di Desa Linggoasri. Sampah yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus menumpuk, mencemari lingkungan, dan mengganggu kesehatan warga sekitar.

Menurut warga, tumpukan sampah sering longsor ke sungai yang mengalir melewati Desa Sabarwangi, terutama saat musim hujan. Akibatnya, air sumur warga tercemar dan mengeluarkan bau tidak sedap. “Bau sampah ini sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari. Mau makan seenak apa pun tetap terasa tidak nyaman karena udara tercemar bau sampah dari sungai. Padahal, pemerintah mencanangkan program lingkungan bersih dan hidup sehat, tapi di desa kami ini belum terealisasi,” ungkap Sindon, warga Desa Sabarwangi.

Sindon juga menyayangkan langkah yang pernah diambil oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pekalongan, yang hanya mengevakuasi beberapa mobil sampah tanpa solusi jangka panjang. “Sampah akan terus datang kembali jika tidak ada tindakan nyata,” tambahnya. Warga pun berharap agar Pemkab Pekalongan bisa memindahkan TPA Bojong Larang atau memperbaiki sistem pengelolaannya agar dampak pencemaran tidak terus dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Kepala Desa Sabarwangi, Asep, menyebutkan bahwa pihak desa sudah berulang kali mengadukan masalah ini melalui Musrenbang Kecamatan Kajen dan langsung ke Dinas Perkim. “Perkim memang pernah datang dan membersihkan sebagian sampah dari aliran sungai, tapi itu hanya solusi sementara. Masalah ini sudah terjadi bertahun-tahun dan dampaknya semakin buruk,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tahun 2022 adalah periode terparah, di mana pencemaran dari TPA Bojong Larang sangat berdampak pada kesehatan dan kehidupan warga.

Permasalahan ini semakin rumit karena TPA Bojong Larang berada di kawasan hutan. Perhutani KPH Pekalongan Timur mengonfirmasi bahwa TPA tersebut telah beroperasi selama puluhan tahun tanpa kejelasan status perizinan dari Pemkab Pekalongan. “Keberadaan TPA yang tidak memiliki izin resmi ini sangat berpotensi mencemari hutan yang kami kelola,” kata juru bicara Perhutani.

Warga Desa Sabarwangi kini menuntut langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Mereka berharap adanya perbaikan sistem pengelolaan sampah atau pemindahan lokasi TPA agar pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan tidak terus berlanjut. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan Publik

Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Desa Krandon, Jalur Kesesi-Bojong Perlu Perbaikan

jalan kesesi

Warta Desa, Kesesi, Kabupaten Pekalongan,  4 Maret 2025 – Pengguna jalan yang melintas di jalur Kesesi-Bojong, tepatnya di wilayah Desa Krandon, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan banyak berlubang. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara, terutama saat hujan karena lubang-lubang tertutup genangan air dan sulit terlihat.

Salah satu warga setempat, Tarman, mengungkapkan bahwa jalan berlubang ini sudah lama dikeluhkan masyarakat, tetapi hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah daerah. “Banyak pengendara motor yang hampir jatuh karena lubang cukup dalam. Apalagi kalau malam, minim penerangan, jadi makin berbahaya,” ujarnya.

Kondisi jalan yang rusak ini tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Para pedagang dan petani yang sering menggunakan jalur ini mengeluhkan kesulitan dalam mengangkut hasil panen dan barang dagangan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar kondisi jalan tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan. Sementara menunggu perbaikan, masyarakat yang melintas di jalur ini diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan dan di malam hari. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Ka Dinkes Pekalongan: Instruksi Bupati, Kebijakan BPJS Berlaku di Rumah Sakit Negeri

bpi

Warta Desa. Kabupaten Pekalongan, 3 Maret 2025 – Kebijakan baru yang mewajibkan peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah (bukan BPJS Mandiri) hanya dapat berobat di rumah sakit negeri menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Bupati Kabupaten Pekalongan telah mengimbau agar pasien BPJS menggunakan layanan kesehatan di rumah sakit pemerintah, dan kebijakan ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes.

Saat dikonfirmasi, Kabag BPJS Pekalongan juga menyarankan agar masyarakat berkomunikasi langsung dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut.

Alasan Kebijakan

Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memaksimalkan layanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah, agar fasilitas negara dapat digunakan secara optimal.

“Kebijakan ini dibuat untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit negeri agar lebih maksimal dalam melayani peserta BPJS. Selain itu, kami ingin memastikan bahwa fasilitas dan tenaga medis yang tersedia di rumah sakit pemerintah dapat termanfaatkan dengan baik,” ujar Setiawan Dwi Antoro.

Reaksi Masyarakat

Kebijakan ini memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Sejumlah warga mengaku kesulitan karena antrean panjang di rumah sakit negeri, sementara yang lain merasa keberatan dengan pembatasan akses ke rumah sakit swasta, yang dinilai lebih cepat dalam memberikan pelayanan.

Video:

 

“Kami berharap ada kebijakan yang lebih fleksibel. Jika rumah sakit negeri penuh atau memiliki keterbatasan fasilitas, pasien seharusnya bisa mendapatkan layanan di rumah sakit swasta,” ujar seorang peserta BPJS yang enggan disebut namanya.

Evaluasi dan Solusi

Menanggapi berbagai keluhan, Kepala Dinas Kesehatan memastikan akan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini.

“Jika memang ada kendala di lapangan, kami akan mengkaji ulang dan mencari solusi terbaik agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik tanpa menghambat akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan,” tambahnya.

Saat ini, Dinas Kesehatan bersama BPJS Kesehatan terus berkoordinasi dengan rumah sakit negeri untuk meningkatkan kapasitas layanan. Beberapa langkah yang dilakukan mencakup penambahan tenaga medis, perbaikan sistem antrean, serta peningkatan fasilitas kesehatan guna memastikan pasien tetap mendapatkan layanan yang optimal. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Desa bersih akan diberi tambahan ADD 10 persen

Kajen, Wartadesa. - Bagi desa-desa/kelurahan di Kabupaten Pekalongan dengan kondisi lingkungan yang bersih, Bupati akan memberikan penghargaan berupa penambahan 10 Read more

Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Mantan Bupati Pekalongan diperiksa Polda Jateng terkait dugaaan pungli di RSUD Kraton

Semarang, Wartadesa. - Beberapa saksi dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di RSUD Kraton Pekalongan diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkungan

Warga Blokir Jalan Menuju Pabrik Sepatu di Wirodeso Kajen, Tuntut Pembersihan Tanah yang Membahayakan

Screenshot 2025-03-01 153234

Warta Desa, Pekalongan, 1 Maret 2025 – Kesabaran warga dan pengguna jalan di Wirodeso, Kajen, akhirnya habis. Setelah berulang kali mengeluhkan kondisi jalan yang licin dan becek akibat tanah dari pabrik sepatu yang berceceran, namun tidak mendapat respons, hari ini warga melakukan aksi pemblokiran jalan menuju pabrik tersebut.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas ketidakpedulian pihak pabrik terhadap keselamatan pengguna jalan. Tanah yang berjatuhan dari kendaraan pengangkut material menyebabkan jalan menjadi licin dan membahayakan, terutama saat hujan.

Baca: Pengguna Jalan Keluhkan Tanah Berceceran dari Kendaraan Proyek Kendaraan Pabrik Sepatu Nike

“Kami sudah sering mengeluhkan masalah ini, tetapi tidak ada tindakan nyata dari pihak pabrik. Jalan ini bukan hanya dilalui oleh kendaraan pabrik, tetapi juga oleh masyarakat umum. Kondisi seperti ini sangat membahayakan pengendara, terutama sepeda motor,” ujar salah satu warga yang ikut dalam aksi pemblokiran.

Para warga menuntut agar pihak pabrik segera membersihkan tanah yang berceceran di jalan dan mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, warga mengancam akan terus melakukan aksi hingga ada solusi yang jelas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pabrik sepatu terkait tuntutan warga. Aparat kepolisian juga terlihat hadir di lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah terjadinya bentrokan. (Redaksi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan Publik

Pengguna Jalan Keluhkan Tanah Berceceran dari Kendaraan Proyek Pabrik Sepatu Nike di Bojong

nike

Warta Desa, Pekalongan, 26 Februari 2025 – Pengguna jalan dan masyarakat sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang dilalui kendaraan proyek pembangunan pabrik sepatu Nike di wilayah Bojong. Tanah yang berceceran di jalan dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama pengguna kendaraan roda dua.

Selain membahayakan pengendara, kondisi jalan yang penuh tanah juga membuat pejalan kaki, termasuk anak-anak sekolah, merasa risih. Tanah yang tercecer menyebabkan jalan menjadi licin, meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Rahmat, salah satu pengguna jalan yang sering melintas di jalur tersebut, mengungkapkan kekesalannya. “Saya tiap hari lewat jalan ini dan memang sudah meresahkan sekali adanya tanah yang berceceran dari kendaraan proyek yang keluar dari pabrik sepatu. Saya berharap pihak pabrik bertanggung jawab dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujarnya saat diwawancarai.

Masyarakat berharap pihak terkait, terutama perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek ini, segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut. Pembersihan jalan secara berkala dan pengelolaan tanah dari kendaraan proyek menjadi solusi yang diharapkan agar jalan tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya