close

Bencana

BencanaCerita WargaLayanan PublikLingkungan

Warga Bojong dan Lebakbarang Rela Jalan Kaki Demi Menjenguk Korban Longsor di Petungkriyono

Screenshot from 2025-01-23 09-06-52

Warta Desa, Pekalongan, 23 Januari 2025. – Beberapa warga dari Bojong dan Lebakbarang nekat menembus jalur pintas dengan berjalan kaki dari Desa Timbangsari, Lebakbarang, menuju Dukuh Wanadadi, Petungkriyono, demi menjenguk keluarga mereka yang menjadi korban longsor. Perjalanan yang mereka tempuh penuh tantangan, melewati medan terjal akibat dampak bencana yang masih terasa.

 

Di sela perjalanan, salah satu warga, Nur Cahyo, melaporkan kondisi jalan yang mereka lalui. Ia mendapati bahwa jembatan penghubung antara Desa Karanggondang dan Mudal telah putus total, menyebabkan kedua desa tersebut benar-benar terisolasi. Selain terputusnya akses, material longsor yang menutupi jalur juga semakin memperparah situasi.

Warga berharap pemerintah segera merespons kondisi ini dengan menyalurkan bantuan logistik, terutama bahan pangan, untuk masyarakat yang terdampak. Dengan rusaknya jembatan dan sulitnya akses ke desa-desa yang terisolasi, diperlukan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Bencana

BPBD Kabupaten Pekalongan Kelola Bantuan Logistik dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Longsor

Screenshot 2025-01-22 230935

Warta Desa, Pekalongan, 22 Januari 2024 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan terus mengelola bantuan logistik dari berbagai donatur untuk membantu warga terdampak longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono.

Pandu Gumilang, perwakilan dari BPBD Kabupaten Pekalongan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara terpusat melalui BPBD, dengan dukungan relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI). Ia juga menekankan bahwa proses distribusi harus dilakukan melalui satu pintu, mengingat akses jalan masih banyak yang tertutup material longsor, sehingga pengiriman bantuan ke lokasi terdampak harus dilakukan secara bertahap. “Untuk mencapai rumah warga yang terdampak, relawan harus berjalan kaki dengan jarak tempuh yang cukup jauh,” jelasnya.

 

Selain menghadapi kendala akses, banyak warga yang belum bisa kembali beraktivitas normal, terutama dalam hal memasak. Kesulitan ketersediaan gas elpiji dan dampak psikologis akibat bencana menjadi hambatan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Pekalongan mendirikan dapur umum untuk memastikan para korban tetap mendapatkan makanan yang cukup.

Hingga saat ini, tim evakuasi telah menemukan 21 korban jiwa akibat longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono. Namun, pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan korban lainnya. “Proses evakuasi pada malam hari dihentikan sementara demi keamanan tim di lapangan. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” ujar salah satu tim evakuasi.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan meminta seluruh pihak yang ingin memberikan bantuan agar berkoordinasi langsung dengan BPBD, guna memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus berupaya memberikan bantuan terbaik bagi para korban, baik dalam bentuk logistik, layanan medis, maupun dukungan psikososial, demi membantu pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak bencana. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
BencanaKesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Pemdes Kwasen Galang Dana untuk Korban Longsor di Petungkriyono

kwasen

Warta Desa, Pekalongan, 22 Januari 2024 – Pemerintah Desa (Pemdes) Kwasen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana longsor di Kecamatan Petungkriyono. Inisiatif ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Desa Kwasen, Edi Rustani, menyampaikan bahwa aksi sosial ini melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, termasuk perangkat desa, pemuda, dan relawan. “Kami ingin menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Petungkriyono yang sedang menghadapi musibah. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Edi Rustani.

Dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok, seperti sembako, pakaian, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan korban. Pemdes Kwasen juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin turut serta dalam aksi kemanusiaan ini.

Warga Kwasen menyambut baik upaya tersebut dan berharap bantuan dapat segera diterima oleh para korban. Mereka juga mengajak masyarakat lainnya untuk turut serta membantu, baik melalui donasi maupun tenaga dalam proses pemulihan pasca-bencana. (Susanto)

QR Code
Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
BencanaBerita DesaSosial Budaya

Musala di Tengah Bencana Longsor Yosorejo Tetap Kokoh Berdiri

Screenshot from 2025-01-22 10-46-05

Warta Desa, Pekalongan, 22 Januari 2024 – Sebuah musala di Dukuh Garung, Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, tetap berdiri kokoh meski bencana longsor menerjang wilayah sekitarnya. Fenomena ini mengundang perhatian warga, mengingat banyak material longsor berupa lumpur dan bebatuan menutupi area sekitar, sementara tempat ibadah tersebut tetap utuh tanpa kerusakan berarti.

 

Longsor yang terjadi akibat hujan deras selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan tanah bergerak dan menimbun sejumlah rumah serta akses jalan. Namun, keberadaan musala yang tetap berdiri tanpa terdampak parah menimbulkan rasa takjub sekaligus harapan bagi masyarakat setempat.

“Kami bersyukur musala ini masih kokoh, sementara di sekitarnya banyak material longsor yang menutupi jalan dan rumah warga,” ujar salah satu warga setempat.

Warga sekitar berharap kondisi ini menjadi pertanda baik di tengah musibah yang mereka alami. Mereka juga berharap ada perhatian dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu pemulihan wilayah yang terdampak longsor, terutama dalam membersihkan material yang menutup akses jalan dan rumah warga. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Banjir Bandang Terjang Desa Kasimpar, 9 Orang Meninggal Dunia

Screenshot from 2025-01-21 12-19-29

Warta Desa, Pekalongan, 21 Januari 2024 – Banjir bandang melanda Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (20/1) malam, mengakibatkan 9 orang meninggal dunia. Kejadian ini bermula setelah hujan lebat mengguyur kawasan Petungkriyono sejak sore hari, menyebabkan sungai meluap dan menerjang permukiman warga.

 

Banjir bandang ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menutup jalan-jalan utama di Desa Kasimpar. Situasi semakin parah karena Jembatan Tembelan, yang menjadi akses utama Kecamatan Doro-Petungkriyono, hanyut tersapu arus deras, sehingga transportasi menuju Petungkriyono terputus.

 

Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, serta relawan dari berbagai komunitas SAR telah diterjunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Namun, medan yang sulit dan kondisi cuaca yang masih buruk menjadi kendala dalam proses penyelamatan. Hingga berita ini diturunkan, tim masih berupaya mencari korban lainnya yang kemungkinan masih tertimbun atau terbawa arus.

Pemerintah dan petugas darurat telah meminta warga untuk tetap waspada serta mengikuti instruksi evakuasi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Bantuan logistik dan medis juga mulai didistribusikan untuk membantu para korban yang terdampak bencana ini. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Kecelakaan, bakul klepon meninggal akibat jalan tergenang air

Tirto, Wartadesa. - Malang bagi Karyatun (50), bakul (penjual-red) klepon dan gethuk, warga Desa Curug Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, motor Read more

Banjir, belum ada bantuan logistik ke desa Pasirsari

Pekalongan, Wartadesa. - Hujan yang mengguyur Kabupaten dan Pekalongan Jum'at (16/12) mengakibatkan banjir hampir seluruh wilayah pantai utara Pekalongan. Di Read more

Hujan guyur Pekalongan, Sawangan longsor, Kandangserang tunggu relokasi

Doro, Wartadesa. - Hujan deras yang mengguyur wilayah Doro Kabupaten Pekalongan menyebabkan longsor di Desa Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Read more

Warga sekitar kali Bremi butuh dukungan pemkot bersihkan enceng gondok

Pekalongan Barat, Wartadesa. - Kondisi kali Bremi Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan sungguh memprihatinkan. Seluruh permukaan dipenuhi dengan tumbuhan enceng Read more

selengkapnya
Bencana

Korban Tertimbun Longsor di Petungkriyono Belum Ditemukan

Screenshot from 2025-01-21 09-31-45

Warta Desa, Petungkriyono.– Sejumlah warga korban tertimbun longsor di Desa Kasimpar, Petungkriyono, Pekalongan dilaporkan hingga Selasa pagi, 21 Januari 2025, belum berhasil ditemukan.

Tiga penghuni dikabarkan meninggal dunia. Yakni seorang ibu bernama Inawati (23), bayinya yang berusia 1 tahun bernama Abyaz, dan adiknya yang bernama Afkar (4).

“Tiga orang tertimbun longsor pada Senin malam, satu sudah ditemukan, yakni Inawati. Yang bayi dan satu lagi anak kecil belum ditemukan hingga pagi ini,” kata warga Desa Kasimpar, Karyoto, Selasa tadi pagi.

Namun longsor susulan dari tebing di belakang perkampungan itu dilaporkan menimbun rumah sekretaris desa setempat dan rumah pendeta di Desa Kasimpar. Padahal, malam itu banyak warga dievakuasi ke rumah sekretaris desa.

“Apakah ada korban tambahan yang tertimbun longsor atau tidak belum tahu, namun rumah Pak Carik yang tadi malam untuk evakuasi korban longsor saat ini ikut rata dengan tanah,” terang dia.

Selain menimbun rumah warga di Desa Kasimpar dan Tlogohendro, bancana alam membuat jalur ke Petungkriyono dari arah bawah atau arah Doro terputus. Pasalnya, Jembatan Tembelan di Desa Kasimpar terputus dihajar banjir.

Bencana alam yang hebat melanda Kabupaten Pekalongan akibat tingginya intensitas hujan, Senin malam, 20 Januari 2025. Bencana alam terjadi hampir merata dari wilayah pegunungan hingga pesisir. (.*.)

QR Code

Terkait
Menikmati trekking hutan dan kali di Curug Lawe Petungkriyono

Petungkriyono, syurga tersendiri bagi pecinta wisata Pekalongan, beragam keindahan alam dan keelokan pemandangan dapat dinikmati. Berikut penuturan kontributor Wartadesa,  Ibnu Read more

Karang Srity, satu tempat dengan banyak pilihan wisata

Karang Srity, sebuah lokasi wisata negeri diatas awan, Petungkriyono all in one, campingpark, rivertubing, tracking, hiking dan pemandangan segar alam Read more

Ngopi di curug Bajing yang ngangeni

Curug Bajing memang selalu nganeni. Curug yang eksotis dengan beragam keindahan alamnya ini menjadi primadona di Pekalongan. Curug yang berada Read more

Longsor hantam PAUD Angrek Wulan Curugmuncar Petungkriyono

Petungrkiyono, Wartadesa. - Hujan deras yang terjadi di Desa Curugmuncar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan sejak Ahad siang (26/2) menjebabkan talud Read more

selengkapnya
Bencana

Akses Jalan Karanggondang – Bodas dan Klesem Lumpuh

klasem

Warta Desa, Kandangserang. – Ruas jalan Karanggondang menuju ke Bodas dan Klesem, lumpuh. Akibat dari hujan deras mengguyur wilayah Kandangserang sejak Minggu sore hingga malam (19/01/2025) yang mengakibatkan tebing longsor.

Polsek Kandangserang yang menerima informasi dari warga, segera menuju lokasi guna pengecekan.

“Karena cuaca masih hujan dan malam hari, kemudian ditambah medan yang extrim, maka kita belum berani melakukan pembersihan. Takutnya ada longsor susulan,” terang Kapolsek Kandangserang Ipda Slamet Riyadi saat dikonfirmasi.

Dirinya mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan guna melakukan evakuasi keesokan harinya.

“Anggota yang dilokasi telah memasang tanda peringatan dan juga police line, serta menghimbau kepada warga untuk tetap waspada akan longsoran susulan,” kata Ipda Slamet.

Dalam peristiwa itu, menurut Kapolsek, tidak ada korban jiwa. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Dan untuk diketahui, tebing longsor dengan ketinggian sekitar 15 meter dan ketebalan longsoran 2 meter,” pungkasnya. (**)

Terkait
Hujan guyur Pekalongan, Sawangan longsor, Kandangserang tunggu relokasi

Doro, Wartadesa. - Hujan deras yang mengguyur wilayah Doro Kabupaten Pekalongan menyebabkan longsor di Desa Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Read more

Tanah amblas, 29 KK kesulitan beraktivitas

Pemalang, Wartadesa. - Sedikitnya 29 kepala keluarga kesulitan beraktivitas akibat tanah longsor di Desa Gapura Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, Sabtu Read more

Hujan semalaman, Lebakbarang dan Petungkriyono longsor

Kajen, Wartadesa. - Hujan deras yang terjadi sejak Rabu siang hingga Kamis pagi ini, (01/02) menyebabkan longsor terjadi di dua tempat. Read more

Longsor Kandangserang, ratusan warga terisolir

Kandangserang, Wartadesa. -  Ratusan warga Desa Klasem Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan kini hidup dalam kondisi khawatir saat hujan deras, pasalnya Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Desa Timbangsari, Wonosido, dan Depok Terisolir Akibat Longsor, Akses Jalan Tertutup

timbangsari

Warta Desa, Pekalongan – 21/01/2024 –  Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Lebakbarang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di banyak titik, mengakibatkan Desa Timbangsari, Wonosido, dan Depok terisolir. Material longsor menutup jalur utama Sidomulyo-Timbangsari-Wonosido, membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Di Desa Wanasida, tiga rumah warga tertimpa longsor. Hal serupa terjadi di Dukuh Pulosari, di mana tiga rumah juga terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sodikin, warga Wanasido, menyampaikan bahwa selain rumah, lima ekor sapi milik warga terseret longsor dan hilang. Bencana ini juga menyebabkan padamnya aliran listrik di beberapa wilayah terdampak.

Selain itu, akses komunikasi terganggu karena jaringan internet terputus di beberapa desa, menyulitkan koordinasi tim relawan dan pemerintah. Kondisi ini juga berdampak pada kegiatan belajar-mengajar di Desa Wanasida, karena para guru kesulitan mencapai sekolah akibat akses jalan yang tertutup.

Situasi semakin parah karena Dukuh Sipetung, Desa Sidomulyo, yang sebelumnya telah dievakuasi dari material longsor, kini kembali tertutup longsor dengan tambahan titik baru yang menghalangi jalan. Desa Depok juga mengalami hal serupa, dengan banyaknya material longsor yang mengisolasi desa tersebut dari wilayah lain.

Saat ini, warga dan tim relawan masih berupaya membersihkan material longsor secara mandiri, meskipun tanpa alat berat. Mereka berharap adanya bantuan segera dari pemerintah untuk mempercepat pemulihan akses serta menyalurkan bantuan bagi korban terdampak. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Bencana

Hujan Deras, Desa di Pegunungan Pekalongan Banjir

Screenshot 2025-01-19 202929

Warta Desa, Kandangserang.  – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan menyebabkan banjir di sejumlah kawasan permukiman warga pada petang ini, Minggu 19/01/25. Banjir akibat luapan air sungai setempat ini menyebabkan kerusakan beberapa rumah dan endapan lumpur yang mengganggu aktivitas warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak sore hari mengakibatkan sungai yang melintasi desa tersebut meluap. Akibatnya, air menggenangi jalan-jalan utama dan beberapa rumah warga di Desa Garungwiyoro.

Banjir ini telah menggenangi rumah dan menyebabkan gangguan pada akses transportasi. Warga yang rumahnya terendam memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Beberapa titik jalan juga terendam banjir, menyulitkan kendaraan untuk melintas.

Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun beberapa warga mengalami kesulitan dalam beraktivitas karena endapan lumpur di jalan. Pemerintah Desa setempat, bersama dengan warga terus melakukan upaya penanggulangan untuk meminimalisir dampak dari peristiwa ini. (Gus Santo)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Bencana

Beberapa Titik Longsor Terjadi di Kecamatan Lebakbarang Akibat Hujan Deras

Screenshot 2025-01-19 195320

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik. Akibatnya, akses jalan terganggu, dan warga yang tinggal di daerah rawan longsor merasa waspada terhadap kemungkinan bencana susulan.

 

Sejumlah warga melaporkan bahwa tanah longsor menutupi sebagian badan jalan, sehingga menyulitkan kendaraan untuk melintas. Selain itu, material longsor yang terdiri dari tanah dan bebatuan juga berpotensi mengancam permukiman warga yang berada di lereng bukit.

 

“Kami khawatir kalau hujan terus turun, longsor bisa semakin parah. Beberapa titik sudah tertutup tanah, dan akses jadi terganggu,” ujar salah satu warga setempat.

 

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan tindakan cepat untuk membersihkan material longsor dan memperbaiki akses jalan yang terdampak. Selain itu, warga juga meminta adanya pemantauan dan peringatan dini bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan menyiapkan langkah-langkah penanganan guna mencegah dampak yang lebih luas akibat bencana longsor ini. (Rohadi)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya