close

Layanan Publik

Layanan Publik

Jalan Berlubang dan Rusak di Pusat Pemerintahan

IMG_20250518_154653

Warta Desa,  Pekalongan, 18 Mei 2025. – Kondisi jalan rusak dan berlubang tak hanya dialami pada ruas jalan yang jauh dari pusat pemerintahan. Bahkan, Alun-alun Kajen pun mengalami hal serupa.

Keluhan rusaknya fasilitas publik ini diungkapkan oleh warga yang tidak bersedia disebut namanya.  Kepada Warta Desa,  ia pun berkeluh kesah.

“Kami masyarakat Kabupaten Pekalongan ingin menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan di kawasan Alun-alun Kajen yang kini mulai mengalami kerusakan, seperti jalan yang berlubang dan permukaan yang tidak rata.” Ujarnya.

Menurut dia, sebagai pusat pemerintahan, seharusnya kawasan ini menjadi contoh bagi pembangunan infrastruktur jalan di wilayah lainnya. Namun sayangnya, perhatian terhadap perawatan dan perbaikan jalan di area ini tampak kurang maksimal.

Kami berharap Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat segera merespons dan menindaklanjuti kondisi ini. Perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya penting untuk kenyamanan, tetapi juga untuk keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas di pusat kota. Lanjut dia.

“Aemoga keluhan ini dapat menjadi pertimbangan serius demi kemajuan bersama.” Pungkasnya.  (Gusanto)

 

QR Code

Terkait
Protes jalan rusak, warga tanam drum

Sragi, Wartadesa. - Ada pemandangan yang berbeda ketika lewat Jalan Kalijambe-Sragi Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Kalau biasanya pemandangan 'obyek wisata Read more

Pengembang tol sepakati perbaikan jalan secara tambal sulam

Kajen, Wartadesa. - Pengembang jalan tol ruas Pemalang-Batang  sepakat untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat mobilisasi dump-truck pembangunan jalan tol Read more

Warga kecewa, akses jalan ke pemakaman rusak akibat alat berat proyek tol

Sragi, Wartadesa. - Sekitar pukul 12.00 siang warga dukuh Tegalpacing Desa Bulakpelem Kecatan Sragi Kabupaten Pekalongan geger, lantaran akses jalan Read more

Nunggu enam bulan Pemda tak kunjung perbaiki, warga gotong-royong tangani jalan rusak Lebakbarang-Karanganyar

Lebakbarang, Wartadesa. - Kondisi jalan yang menghubungkan Kecamatan Lebakbarang-Karanganyar rusak parah dan banyak lubang yang membahayakan pengguna jalan. Sudah banyak Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan Publik

Jalan Penghubung Desa Karangrejo dan Karyomukti Rusak Parah, Luput dari Perhatian Pemerintah

karyomukti

Warta Desa, Pekalongan – Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Karangrejo dan Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mengalami kerusakan parah. Warga mengeluhkan kondisi tersebut karena sudah bertahun-tahun tidak mendapat perhatian maupun perbaikan dari pemerintah.

Sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut dipenuhi lubang besar, permukaan aspal mengelupas, serta badan jalan yang sempit dan rawan kecelakaan. Kondisi ini semakin parah ketika hujan turun, mengakibatkan genangan air yang menyulitkan kendaraan melintas.

“Jalan ini sangat penting karena menjadi akses utama untuk ke pasar, sekolah, dan puskesmas. Tapi dari dulu tidak pernah ada perbaikan,” ujar warga Karangrejo, Suyatno (52), kepada wartawan.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur jalan tersebut. Mereka menilai kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kerugian ekonomi. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan Publik

Kecelakaan di Gang Cinta, Alun-Alun Kajen: Pengendara Terjatuh Saat Hindari Lubang Jalan

kecelakaan

Warta Desa, Pekalongan, 1 Mei 2025 – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Gang Cinta, kawasan Alun-Alun Kajen, pada Kamis sore (1/5), saat seorang pengendara motor terjatuh karena berusaha menghindari lubang di tengah jalan. Insiden ini menyebabkan korban mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.

Menurut keterangan warga sekitar, pengendara yang melaju dari arah barat mencoba menghindari lubang cukup dalam di sisi jalan. Namun karena jalan rusak dan berlubang akibat hujan sebelumnya, motor kehilangan kendali dan tergelincir.

“Pengendaranya sudah coba pelan, tapi karena lubangnya pas di tengah jalur, dia goyang dan jatuh. Kakinya terbentur aspal,” ujar Roni, saksi mata yang pertama kali menolong korban.

Warga langsung memberikan pertolongan dan menghubungi petugas medis. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kajen untuk mendapatkan perawatan.

Kondisi jalan di Gang Cinta memang telah lama dikeluhkan warga karena banyaknya lubang yang dibiarkan tanpa perbaikan. Warga berharap pihak dinas terkait segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut sebelum terjadi kecelakaan yang lebih parah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah mengenai penanganan jalan rusak di lokasi kejadian. Masyarakat mendesak agar perbaikan dilakukan secepatnya demi keselamatan pengguna jalan di sekitar Alun-Alun Kajen. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkungan

Ruas Jalan Kalijoyo Arah Kandangserang Rusak dan Berlubang, Warga Keluhkan Keselamatan

kalijoyo

Warta Desa, Pekalongan, 26 April 2025. – Puluhan kali kecelakaan terjadi diruas jalan Kalijoyo menuju Kandangserang, Kabupaten Pekalongan dalam beberapa bulan terakhir, akibat ruas jalan yang berlubang dan tak kunjung diperbaiki.

Sepertinya Pemerintah Kabupaten Pekalongan abai terhadap keselamatan pengguna lantaran resiko kecelakaan di ruas jalan tersebut cukup tinggi. Ditambah lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Kondisi ruas “dalan bodol” ini dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Pasalnya ruas jalan ini membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara motor.

Beberapa warga mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama saat malam hari atau saat hujan, karena lubang jalan sulit terlihat. Tidak sedikit kejadian kecelakaan ringan yang terjadi akibat kondisi jalan yang buruk tersebut.

“Kalau tidak hati-hati, bisa jatuh. Apalagi malam, jalan gelap dan lubangnya dalam,” ujar Rondhi, seorang warga.

Menurut warga sebagian besar korban kecelakaan adalah anak sekolah dan orang tua yang melewati ruas tersebut. “Rata-rata anak sekolah dan orang tua yang mengalami kecelakaan,” tambah Rondhi.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan makin parah dan memicu korban jiwa. Mereka juga meminta agar ada penanganan darurat seperti penambalan sementara sambil menunggu perbaikan permanen.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan ruas jalan tersebut. (Rohmat Hidayat)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan Publik

Jalan Berlubang di Depan Kantor Kejaksaan Kabupaten Pekalongan Dikeluhkan Warga

dalan

Warta Desa, Pekalongan, 25 April 2025 – Kondisi jalan berlubang di depan Kantor Kejaksaan Kabupaten Pekalongan menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan. Lubang yang cukup dalam dan berada di dekat alun alun Kajen ini dinilai membahayakan, bagi pengendara sepeda motor.

Menurut keterangan warga sekitar, jalan berlubang tersebut sudah lama dibiarkan tanpa perbaikan. Beberapa pengendara mengeluhkan dan sempat terjatuh akibat tidak menyadari keberadaan lubang saat melintas, terutama pada malam hari ketika penerangan jalan minim.

“Sangat berbahaya, apalagi kalau hujan. Lubangnya tertutup air dan tidak kelihatan,” ujar salah satu pengendara, Andi, yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pekalongan, diminta segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Warga berharap agar penanganan dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut dan menjaga kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah mengenai jadwal perbaikan jalan tersebut. Namun desakan dari masyarakat terus berdatangan agar masalah ini tidak dibiarkan berlarut-larut. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan PublikTekno

Warga Sukorejo Keluhkan Semrawutnya Kabel Internet

andi

Warta Desa, Kendal. – Warga RT 10/09 Dusun Sentul Desa/Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal mengeluhkan semrawutnya penataan kabel internet/wifi di lingkungan mereka.

Warga merasa terganggu kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada ketua RT Nur Salam.

Menurut ketua RT, warga mengeluhkan kondisi kabel internet yang dipasang tidak rapi bahkan ada yang menjuntai sangat rendah. Kabel internet tersebut melintang rendah di atas jalan masuk dusun.

“Sudah banyak warga yang melapor kesaya, rencana akan saya sampaikan saat ada pertemuan ditingkat desa supaya ada tindak lanjut oleh pihak yang lebih berwenang.” Tutur Nur Salam, Kamis (24/05/2025).

Orang yang menjadi tokoh masyarakat ini menambahkan bahwa beberapa kali truk kesusahan saat melintas di jalan tersebut karena kabelnya sangat rendah, khawatir tersangkut.

Menurut Nur Salam, adanya jaringan internet memang sangat membantu warga  dan mempermudah dalam mengakses internet, namun dengan pemasangan kabel yang terkesan asal-asalan ini ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Pemasangan tiang juga dikeluhkan warga karena ada yang dipasang di lahan pribadi tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Diketahui bahwa jalan adalah prasarana transportasi darat yang dirancang untuk memfasilitasi pergerakan orang, kendaraan, dan barang antara dua tempat atau lebih.

Jalan dapat berupa jalan raya, jalan tol, jalan desa, atau jenis jalan lainnya, dan memiliki fungsi penting dalam mendukung kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

Berkaitan dengan masalah kabel yang tidak rapi atau semrawut sehingga mengganggu fungsi jalan, berdasarkan Pasal 41 PP 34/2006 yaitu: Apabila terjadi gangguan dan hambatan terhadap fungsi ruang milik jalan, penyelenggara jalan wajib segera mengambil tindakan untuk kepentingan pengguna jalan.

Masyarakat berharap ada penertiban dari dinas terkait agar jaringan internet ini bisa lebih tertata dan tidak ada pihak yang dirugikan. (Andi Gunawan)

QR Code

Terkait

[caption id="attachment_1645" align="alignnone" width="960"] Para petinggi perusahaan raksasa telephon pintar Korea Selatan bersimpuh didepan fansnya, namun malang mereka malah didamprat. Read more

Tak ingin melihat ujaran kebencian di medsos? Terapkan ini

Fitur muted words di twitter ini memungkinkan pengguna media sosial menangkal ujaran kebencian, dan kata-kata kasar. Foto: Kendall Kadarsian Wartadesa. Read more

Hati-hati, Trojan Svpeng serang pengguna Android

Wartadesa. - Hati-hati bagi pengguna telepon pintar berbasis android. Kaspersky Lab baru-baru ini menemukan Svpeng, modifikasi trojan mobile banking yang Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan Publik

Balai Desa Timbangsari Masih Tertutup Saat Jam Kerja, Warga Pertanyakan Pelayanan Publik

IMG-20250424-WA0014

Warta Desa, Pekalongan – 24 April 2025
Pukul 09.30 WIB, Balai Desa Timbangsari, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, masih terlihat tertutup rapat tanpa adanya aktivitas pelayanan. Pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa tidak ada satu pun perangkat desa maupun staf yang tampak di kantor tersebut.

Menurut informasi dari warga sekitar yang sedang berada di depan balai desa, kepala desa diketahui tengah mengikuti kegiatan ngiring manten salah satu warganya. Namun, yang menjadi sorotan adalah absennya seluruh perangkat dan staf lain yang seharusnya tetap memberikan pelayanan publik.

“Ini kan bukan tanggal merah, anak sekolah saja masuk. Tapi kok balai desa jam segini masih tutup, lha terus kalau ada warga yang butuh layanan bagaimana?” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat soal komitmen dan disiplin aparatur pemerintahan desa dalam memberikan pelayanan kepada publik. Warga berharap ada perhatian dari pihak kecamatan maupun instansi terkait agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan sebagaimana mestinya. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan Publik

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Rusak di Bojongkoneng

IMG-20250421-WA0045

Warta Desa, Pekalongan – Kondisi jalan kabupaten yang melintasi Desa Bojong Koneng, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan warga karena rusak parah dan belum juga mendapat perhatian dari pihak terkait. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas ini justru longsor, rusak dan bergelombang, membahayakan pengendara.

Menurut warga, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama. Saat musim hujan, jalan menjadi licin dan sulit dilalui, sementara saat musim kemarau, bergelombang dan berlubang mengganggu kenyamanan.

“Kami sudah sering melaporkan, tapi belum ada tindakan nyata. Ini jalan penting, tapi seolah dibiarkan,” ujar salah satu warga setempat.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera melakukan perbaikan karena jalan tersebut merupakan penghubung penting antarwilayah dan vital bagi aktivitas ekonomi warga. Jika terus dibiarkan, dikhawatirkan kerusakan semakin parah dan memperbesar potensi tidak dapat dilalui. (Guaanto)

 

QR Code
Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Berita DesaKesehatanLayanan PublikLingkungan

Ternyata Ini Penyebab Fenomena Heboh Temuan Sumber ‘Air Ajaib’

pdam

Warta Desa, Pekalongan, 20 April 2025 — Warga Desa Rowoyoso, Dukuh Rowo RT 08/RW 03, Kecamatan Wonokerto, sempat dihebohkan oleh kemunculan mendadak sumber air bersih yang memancar dari tanah pada Minggu dini hari (20/04). Fenomena ini awalnya diduga sebagai sumber air alami atau ‘air ajaib’ oleh warga setempat.

Air tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB oleh pemilik rumah yang mendengar suara letupan dari tanah di samping rumah Ustaz Toufik. Setelah dicek, dari lokasi tersebut memancar air jernih yang terus mengalir. Air itu terasa segar dan dingin, bahkan beberapa warga langsung meminumnya tanpa dimasak terlebih dahulu.

“Kami dengar suara seperti letupan kecil, ternyata air memancar dari samping rumah. Jernih dan segar sekali, kami kira ini sumber baru dari dalam bumi,” ujar salah satu warga.

Kabar ini pun cepat menyebar, dan sejak pagi, warga berdatangan membawa galon dan wadah lain untuk mengambil air tersebut. Banyak yang menyebut rasanya lebih segar dibanding air sumur biasa.

Namun, kehebohan warga tidak berlangsung lama. Petugas dari PDAM Kabupaten Pekalongan yang datang ke lokasi kemudian mengidentifikasi bahwa sumber air itu bukanlah fenomena alam, melainkan kebocoran dari pipa saluran air PDAM.

Untuk memastikan kebenarannya, petugas mencoba menutup saluran air di wilayah RT 08 RW 03, dan aliran air dari tanah pun langsung berhenti. Hal ini mengonfirmasi bahwa air yang dianggap ajaib oleh warga ternyata hanyalah kebocoran saluran.

Meskipun demikian, kejadian ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan sempat menarik perhatian tokoh-tokoh masyarakat serta pemuka agama setempat.

Pemerintah desa diimbau untuk lebih sigap dalam menangani informasi semacam ini, agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Satu pekerja bongkaran balaidesa Rowoyoso tewas tertimpa runtuhan tembok

Wonokerto, Wartadesa. - Nyawa Kasan (57) pekerja pembongkaran tembok Balaidesa Rowoyoso Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan tidak dapat diselamatkan. Dia tewas Read more

Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Kabupaten Pekalongan raih Adipura, setelah penantian panjang

Jakarta, Wartadesa. - Kabupaten Pekalongan dinobatkan sebagai penerima penghargaan Adipura Tahun 2017. Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah paling bersih tingkat Read more

selengkapnya
Berita DesaLayanan Publik

Jalan Poros Sidomulyo–Depok Terputus Diterjang Banjir, Warga Soroti Aktivitas Penggalian Batu

jembatan

Warta Desa, Lebakbarang, 18 April 2025 – Jalur poros vital yang menghubungkan Desa Sidomulyo, Tembelanggunung, Pamutuh hingga Desa Depok di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, terputus di titik Jembatan Pamutuh. Kejadian ini terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat sore, tepatnya selepas waktu Asar.

Akibatnya, akses menuju Desa Depok dari arah Sidomulyo sementara waktu tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga kini harus mencari jalur alternatif yang memakan waktu lebih lama.

Sejumlah warga menyoroti penyebab terputusnya jalan, yang dinilai bukan semata karena faktor cuaca. Mereka menyebutkan bahwa aliran sungai di sekitar Jembatan Pamutuh telah lama dijadikan lokasi pengambilan batu kali oleh warga sekitar untuk dijual secara komersial.

“Ini sudah bertahun-tahun. Batu-batu di kali diambil terus untuk dijual. Akibatnya, struktur dasar sungai berubah, dan ketika banjir datang, jembatan jadi tidak kuat menahan arus,” ujar Wastejo, salah satu warga Lebakbarang.

Hal ini memunculkan perdebatan di Group whasap masyarakat Lebakbarang , terutama soal pengelolaan lingkungan dan peran pemerintah setempat. Katio, salah satu staf di Kantor Kecamatan Lebakbarang, memberikan pernyataan yang mengundang reaksi.

“Kalau banjir ya memang bisa membawa batu dari hutan. Tapi air, hutan, dan batu itu dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya. Namun, ia justru dianggap tidak memberikan edukasi yang membangun kepada masyarakat soal pentingnya menjaga lingkungan.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan menangani akses jalan yang terputus dan menertibkan aktivitas pengambilan batu di wilayah sungai, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya