close

Bencana

BencanaSosial Budaya

Warga Karangasem Utara tergenang rob, Dandim bagikan paket berbuka

rob

Batang, Wartadesa. – Banjir rob menggenangi warga warga kampung Nelayan Pasirsari, Karangasem Utara, Kabupaten Batang, Rabu (13/6/2020). Guna meringankan beban warga yang kena banjir, Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu bersama Bupati Batang Wihaji dan Kapolres Batang AKBP Abdul Waras membagikan 350 kotak makanan berbuka puasa.

Dandim 0736/Batang Letkol Kav henry RJ Napitupulu mengatakan, kegiatan membagikan menu berbuka puasa ini adalah cara yang paling tepat karena langsung menyasar kepada warga terdampak yang membutuhkan.

“350 kotak menu berbuka ini dibagikan untuk masyarakat semua, karena ini tugas TNI/Polri selalu bersinergi membantu Pemda,” jelas Dandim Letkol Kav Henry RJ Napitupulu.

Semoga bantuan makanan siap saji yang diberikan oleh Forkopimda ini, dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir rob di tengah pendemi Covid-19 ,” kata Dandim.

Bupati Batang Wihaji menambahkan Forkopimda Batang berikhtiar semaksimal mungkin dengan memberikan makanan dari dapur umum yang diinisiasi oleh Kodim, Polres dan Pemkab yang langsung dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 dan khusus hari ini di wilayah yang terkena rob,” ungkap Bupati Batang Wihaji.

Bupati menerangkan, melihat dari kondisi saat ini warga lebih membutuhkan makanan. Maka melalui dapur umum, Forkopimda akan berkelanjutan memgikannya kepada masyarakat untuk berbuka puasa, dengan tetap melihat skala prioritas.

“Kami selalu melihat prioritas sebelum membagikan menu berbuka puasa, saat ini dibagikan kepada warga terdampak rob, karena sudah tiga hari ini mereka tidak masak. Inilah bentuk ikhtiar Forkopimda, meskipun tidak sempurna tapi manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” terang Bupati Wihaji.

Sementara salah satu nelayan, Cahyo Basuki mengucapkan terima kasih kepada Pak Dandim bersama Pak Bupati dan Pak Kapolres , seluruh warga terutama para nelayan telah mendapatkan bantuan menu untuk berbuka puasa , yang sangat membantu ketika banyak yang terdampak Covid-19.

Kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Batang selama banjir rob ini belum surut setiap harinya dapat meberikan bantuan berupa makanan untuk berbuka puasa,”harapnya.(Pen-0736)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Jembatan putus, jalur Bodas-Pagelaran tak bisa dilalui

jembatan bodas

Pemalang, Wartadesa. – Putusnya jembatan penghubung antara Desa Bodas dan Desa Pagelaran, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang pada Kamis siang (12/03) membuat jalur antar desa tersebut tidak bisa dilalui.

Hujan lebat yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut menyebabkan banjir besar di Sungai Picung dan meruntuhkan jembatan yang ada di jalan desa, tepatnya di RT 012 RW 003.

“Kejadian berawal hari Kamis tanggal 12 Maret 2020 pukul 14.00 WIB di Desa Bodas terjadi hujan dengan intensitas sedang, sampai dengan pukul 21.00 WIB hujan tidak berhenti. Hal tersebut menyebabkan terjadinya banjir besar di Sungai Picung dan meruntuhkan jembatan yang ada di sungai tersebut,” terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.

Berdasarkan peta bencana BPBD Kabupaten Pemalang, Desa Bodas termasuk ke dalam salah satu wilayah rawan bencana tanah longsor di Kecamatan watukumpul karena kondisi tanah yang terjal dan labil, papar  Muawan Subagio

Kesimpulan sementara penyebab bencana hujan sangat lebat dan tanah labil dengan dampak Bencana yaitu akses jalan menuju Desa Pagelaran terputus. Perkiraan Kerugian sekitar 100 juta. Pungkas Muawan. (Eva Abdullah)

Terkait
Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Kekurangan air bersih, droping air ke Pulosari dan Belik akan ditambah

Pemalang, Wartadesa. - Kekurangan air bersih di wilayah Kecamatan Polosari akibat debit air Gunung Slamet yang terus mengecil ditanggapi oleh Read more

Kabupaten Pekalongan raih Adipura, setelah penantian panjang

Jakarta, Wartadesa. - Kabupaten Pekalongan dinobatkan sebagai penerima penghargaan Adipura Tahun 2017. Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah paling bersih tingkat Read more

Anggaran pembangunan tanggul rob dialihkan untuk exit tol Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penanganan rob itu bukan hanya membangun tanggul saja, namun juga pembangunan lainnya. Kasihan, masyarakat sudah menderita Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Tebing longsor di Songgodadi, akses jalan sempat lumpuh

longsor songgodadi

Petungkriyono, Wartadesa. – Akses jalan penghubung antara Kecamatan Lebakbarang-Petungkriyono sempat terputus akibat tebing setinggi 25 meter, selebar 10 meter di Desa Songgodadi Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan longsor. Selasa (10/03) kemarin.

Untuk membuka jalur, warga setempat bergotongroyong menyingkirkan material longsor. Jalan pun sudah bisa dilalui kembali, dan akses kembali terbuka.

Menurut perangkat desa setempat, Daslam, logsor terjadi akibat hujan deras di negeri di atas awan tersebut hingga menutup akses jalan.

“Akses jalan ini menghubungkan dua kecamatan, yakni Petungkriyono dengan Lebakbarang. Ini merupakan jalur ekonomi warga, terutama bagi pedagang sayur dari Petungkriyono yang akan ke Lebakbarang,” ujar Daslam.

Selama dua hari warga melakukan kerjabakti, lanjut Daslam, “Desa yang terdampak meliputi Desa Wonosido dan Timbangsari di Kecamatan Lebakbarang dan Desa Songgodadi Kecamatan Petungkriyono,” lanjutnya.  (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Bencana

Longsor, jalur Sigemplong-Rejosari lumpuh total

longsor bawang

Batang, Wartadesa. – Jalan pedukuhan yang menghubungkan Dukuh Rejosari dan Dukuh Rejosari Sigemplong lompuh total akibat dua titik tebing di Desa Pranten Kecamatan Bawang, Batang lonsor, Kamis (05/03) kemarin.

Titik longsor pertama di di jalan Rejosari Pranten – Pawuan Banjarnegara, sepanjang 20 meter menutup badan jalan, selebar 5 meter, dengan ketinggian 2,5 meter. Titik kedua di jalan Rejosari – Sigemplong, sepanjang 10 meter menutup badan jalan lebar 3 meter dengan tinggi 2 meter.

Untuk membuka akses jalan, TNI-Polri dari Koramil 04/Bawang dan Polsek Bawang, Kecamatan, BPBD, Ormas, terjun kelokasi untuk membantu warga masyarakat bergotong royong untuk melaksanakan kegiatan penanganan tanah longsor di dua lokasi wilayah Desa Pranten di bantu dengan 1 unit alat berat (Belco) dari PT Geodipa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena lokasi longsor jauh dari pemukiman dan dalam pembersihan sisa material longsor tidak terkendala apapun, dan jalan sudah dapat dilalui kembali, “jelas Danramil 04/Bawang Kapten Infanteri Amin. (Eva Abdullah)

Terkait
Hujan guyur Pekalongan, Sawangan longsor, Kandangserang tunggu relokasi

Doro, Wartadesa. - Hujan deras yang mengguyur wilayah Doro Kabupaten Pekalongan menyebabkan longsor di Desa Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Read more

Tanah amblas, 29 KK kesulitan beraktivitas

Pemalang, Wartadesa. - Sedikitnya 29 kepala keluarga kesulitan beraktivitas akibat tanah longsor di Desa Gapura Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, Sabtu Read more

Hujan semalaman, Lebakbarang dan Petungkriyono longsor

Kajen, Wartadesa. - Hujan deras yang terjadi sejak Rabu siang hingga Kamis pagi ini, (01/02) menyebabkan longsor terjadi di dua tempat. Read more

Longsor Kandangserang, ratusan warga terisolir

Kandangserang, Wartadesa. -  Ratusan warga Desa Klasem Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan kini hidup dalam kondisi khawatir saat hujan deras, pasalnya Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikPolitik

Atasi banjir Kota Pekalongan, Dede siap kawal pengadaan polder

dede

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Penanganan banjir di Kota Pekalongan yang hingga saat ini belum tuntas membuat Pemkot Pekalongan melakukan beragam cara untuk menanganinya. Dibutuhkan kepedulian dari berbagai pihak untuk turut serta sengkuyung menangani permasalahan yang sudah puluhan tahun terjadi di Kota Batik tersebut.

Termasuk kepedulian salah seorang anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jateng X, Dede Indra Permana Soediro yang berkomitmen untuk mengawal usulan Pemkot Pekalongan, pengadan polder untuk mengatasi banjir secara tuntas.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Dede Indra Permana Soediro bersama Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz dan Wakil Wali Kota Alf Arsan Djunaid didampingi oleh Kepala DPU Kota Pekalongan Nur Priantono di Kantor Walikota Pekalongan pada Senin, (2/3/2020) siang.

Pertemuan membahas persoalan banjir di Pekalongan yang sampai saat ini belum tuntas penanganannya. Wakil Wali Kota Pekalongan AlfArsan Djunaid mengemukakan tahun ini sudah lima kali dalam setahun banjir di Pekalongan terjadi.

Dede juga mempertanyakan hal-hal apa yang sekiranya menjadi kebutuhan dalam mengatasi banjir. Dalam pembicaraan kepala PSDA DPU Kota Pekalongan menyampaikan usulan pengadaan polder untuk mengatasi banjir secara tuntas, dan Dede pun mengiyakan untuk mengajukan dan mengawal usulan tersebut.

Dede berharap dengan pengadaan Polder permasalahan banjir di Pekalongan dapat dituntaskan. “Saya berharap dengan pengadaan Polder, persoalan banjir di Pekalongan dapat dituntaskan,” kata Dede.

Sementara itu, Kepala PSDA DPU Kota Pekalongan Nur Priantomo mengatakan untuk pengadaan polder sudah dipersiapkan lahan seluas lima hektar di lokasi Pekalongan Utara. (Eva Abdullah)

Terkait
Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Tegalsuruh targetkan miliki mobil siaga

Pemdes Tegalsuruh Sragi akan mewujudkan mobil siaga bagi warga sesanya, demikian disampaikan Tarochi (18/10). Foto: Eva Read more

Kapt. Inf. Suhardi: Jangan mau diprovokasi hal yang dapat memecah belah NKRI

Wonopringgo, Wartadesa. - Presiden Jokowi berharap agar rakyat Indonesia bersatu-padu dan waspada terhadap dissenting opinion (pendapat yang berbeda-red.)  yang mengancam Read more

Rumah Keluarga Indonesia diluncurkan

Kajen, Wartadesa. - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kabupaten Pekalongan menyelenggaran acara peluncuran Rumah Keluarga Indonesia (RKI). “Keluarga Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Hati-hati! Ruas jalan Linggo Asri retak dan tanah amblas

tanah retak

Kajen, Wartadesa. – Mohon berhati-hati bagi para pengguna jalan dari arah Paninggaran-Kajen, Kabupaten Pekalongan, maupun sebaliknya. Di sekitar Obyek Wisata Linggoasri terdapat retakan tanah amblas kurang lebih sepanjang 200 meter, dari mulai pintu masuk wahana outbond Linggo Asri hingga bawah pintu masuk villa. Senin (02/03).

[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/216353512879436/’ width=’500′]

Pantauan Warta Desa dilapangan, titik retakan terparah di depan pintu masuk villa dengan lebar retakan sekitar 20 cm dan badan jalan menjadi miring. Kondisi saat ini yang turun hujan cukup tinggi, dimungkinkan retakan tanah amblas tersebut bertambah.

Warga sekitar saat ini sedang bergotong-royong menutup retakan tanah dengan menggunakan ranting dedadunan sebagai tanda bagi para pengguna jalan. Amblasnya jalan ini adalah untuk yang kesekian kalinya mengingat beberapa tahun lalu jalan ini juga sempat amblas parah dan sudah diperbaiki.

Tanah Bergerak di Paninggaran

Hujan deras di wilayah Paninggaran, Kabupaten Pekalongan menyebabkan puluhan rumah warga di Dukuh Binangun Desa Werdi Kecamatan Paninggaran, Ahad (01/03) rusak akibat tanah yang ditinggali bergerak hingga retak sekitar 30 centimeter.

Perangkat Desa Werdi Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Edy mengatakan bahwa 17 rumah warga rusak akibat kejadian tersebut. “Saat ini terdapat 17 bangunan rumah mililk warga yang rusak mengalami keretakan di bagian dinding, lantai dan pondasi bangunan, ” katanya.

Diberitakan Warta Desa sebelumnya, bencana tanah bergerak terjadi di Dukuh Binangun Atas RT 003 RW 003 Desa Werdi Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, tanah milik  Dariah. Sabtu (29/02) kemarin.

Diduga penyebab bergesernya tanah milik Dariah, akibat curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Saat pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, dia melihat mata air keluar dari belakang rumahnya.

Saat ia mengecek ruang dapur, ternyata tanahnya bergerak dan retak. Tembokpun retak hingga 25 centimeter. Akibat kejadian tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Pemerintah desa setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paninggaran. Dan pagi ini anggota Polsek Paninggaran Bripka Dwi Atmojo dan Brigpol Pungkas Kurniawan serta anggota Koramil Paninggaran Serma Heri mendatangi lokasi kejadian. (Ilmie Yovanka/Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Bencana

Langganan! Longsor kembali terjadi di Sidomulyo Lebakbarang

longsor sidomulyo

Lebakbarang, Wartadesa. – Longsor kembali terjadi di Dukuh Sidokidul, Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Pekalongan. Wilayah tersebut merupakan daerah langganan longsor akibat kontur tanah yang labil. Ahad (01/03).

Tebing setinggi lima meter longsor akibat diguyur hujan deras. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup jalan utama yang melewati desa tersebut sepanjang 15 meter dengan ketebalan satu meter. Hal tersebut membuat akses jalan beberapa desa terganggu.

[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/231121691260522/’ width=’500′]

Dengan peralatan seadanya anggota Polsek Lebakarang dan Koramil bersama warga masyarakat sekitar langsung bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup jalan sambil menunggu kedatangan alat berat dari dinas PU Kab Pekalongan yang telah dihubungi sebelumnya, kurang lebih setelah 5 jam bergotong royong dan di bantu dengan menggunakan alat berat akses jalan bisa normal kembali dan bisa di lewati baik roda dua maupun kendaraan roda empat.

Suyanto (46th) selalu Kades setempat mengucapkan terima kasih kepada Aiptu Priyo dan Bripka Rinto dari Polsek Lebakbarang dan Koptu Moch Kirun dari Koramil serta warga masyarakat yang telah bersama – sama beegotong royong!membersihkan longsor yang menutup akses jalan hingga bisa di buka kembali.

Pantauan Warta Desa pagi ini, Senin (02/03) pihak DPU Kabupaten Pekalongan sedang membersihkan material longsor dengan alat berat. (Budi Rahayu Setiawan)

 

Berita terkait:

Tertutup longsor di Sidomulyo, 4 travel tak bisa lanjutkan perjalanan

Longsor susulan Sidomulyo terparah sejak 17 tahun

 

Terkait
Hujan guyur Pekalongan, Sawangan longsor, Kandangserang tunggu relokasi

Doro, Wartadesa. - Hujan deras yang mengguyur wilayah Doro Kabupaten Pekalongan menyebabkan longsor di Desa Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Read more

Tanah amblas, 29 KK kesulitan beraktivitas

Pemalang, Wartadesa. - Sedikitnya 29 kepala keluarga kesulitan beraktivitas akibat tanah longsor di Desa Gapura Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, Sabtu Read more

Hujan semalaman, Lebakbarang dan Petungkriyono longsor

Kajen, Wartadesa. - Hujan deras yang terjadi sejak Rabu siang hingga Kamis pagi ini, (01/02) menyebabkan longsor terjadi di dua tempat. Read more

Longsor Kandangserang, ratusan warga terisolir

Kandangserang, Wartadesa. -  Ratusan warga Desa Klasem Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan kini hidup dalam kondisi khawatir saat hujan deras, pasalnya Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Innalillahi wa inna illaihi rojiun, dua pengungsi banjir Pekalongan meninggal

ilustrasi meninggal

Tirto, Wartadesa. – Innalilahi wa innailaihi rojiun, Sumiati (70) warga RT 05 RW 02 Kelurahan Tirto, pengungsi di Masjid Al karomah, Kecamatan Pekalongan Barat, Pekalongan Kota, Jumat (28/2) sekira jam 02.25 WIB meninggal dunia.

Kondis Sumiati menurut putranya, Agus Surono yang datang ke lokasi pengungsian mengatakan bahwa kondisinya drop dan sangat lemah. Sumiati telah mendapatkan penanganan tim medis dan meminum obat, namun kondisinya terus melemah hingga dilarikan ke RS Bendan. Namun pada pukul 02.30 WIB ia telah dipanggil Sang Kholik.

Berita duka juga menimpa pengungsi korban banjir di Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, seorang pengungsi meninggal akibat sakit. Ahad (01/03).

Korban bernama Inayah (68) warga  RT 02 RW 05, Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto. Ia menderita sakit sejak lama.  (Sumber ISP dan Radar Pekalongan)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Bencana

Keringkan jagung dengan tungku, tujuh rumah di Pemalang terbakar

kebakaran pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Tujuh rumah terbakar di Dukuh Tlaga Rt 09/03 Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, Ahad (03/03) pagi. Dugaan api berasal dari dapur salah seorang warga yang sedang mengeringkan jagung hasil panen dengan tungku.

Api dari tungku yang menyambar jagung kemudian merembet ke dinding rumah korban. Akibatnya rumah milik Wahyani, Muhardi, Aeni, Dikron, Mabrub, Masof, dan Yasip terbakar. Sementara rumah lain yang terdampak adalah milik Hadi, Sudin, Casno, Rojak, dan Tarno.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Kerugian akibat kebakaran juga belum diketahui pasti. Dalam kejadian tersebut, uang tunai senilai Rp 50 juta ikut terbakar.

Kejadian tersebut membuat Kepala Desa Tlagasana, M Ridwan menghimbau agar warga yang hendak meninggalkan rumah, telah memastikan bahwa tidak ada tungku atau sumber api yang masih menyala.  “Saya mengimbau kepada masyarakat Desa Tlagasana untuk menjadikan ini sebagai pelajaran. Ketika meninggalkan rumah harus dipastikan dapur dalam keadaan benar-benar tidak ada api yang menyala,” kata Ridwan usai membatu memadamkan api bersama warga sekitar. (Eva Abdullah)

Terkait
Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Kekurangan air bersih, droping air ke Pulosari dan Belik akan ditambah

Pemalang, Wartadesa. - Kekurangan air bersih di wilayah Kecamatan Polosari akibat debit air Gunung Slamet yang terus mengecil ditanggapi oleh Read more

Anggaran pembangunan tanggul rob dialihkan untuk exit tol Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penanganan rob itu bukan hanya membangun tanggul saja, namun juga pembangunan lainnya. Kasihan, masyarakat sudah menderita Read more

Abrasi, puluhan tambak di Pemalang jebol

Pemalang, Wartadesa. -  Air laut pasang (rob) dan abrasi pantai yang parah di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Pemalang menyebabkan Read more

selengkapnya
Bencana

Tanah bergerak di Desa Binangun Paninggaran

tanah bergerak

Paninggaran, Wartadesa. – Bencana tanah bergerak terjadi di Dukuh Binangun Atas RT 003 RW 003 Desa Werdi Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, tanah milik  Dariah. Sabtu (29/02) kemarin.

Diduga penyebab bergesernya tanah milik Dariah, akibat curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Saat pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, dia melihat mata air keluar dari belakang rumahnya.

Saat ia mengecek ruang dapur, ternyata tanahnya bergerak dan retak. Tembokpun retak hingga 25 centimeter. Akibat kejadian tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Pemerintah desa setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paninggaran. Dan pagi ini anggota Polsek Paninggaran Bripka Dwi Atmojo dan Brigpol Pungkas Kurniawan serta anggota Koramil Paninggaran Serma Heri mendatangi lokasi kejadian. (Eva Abdullah)

Terkait
Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Kekurangan air bersih, droping air ke Pulosari dan Belik akan ditambah

Pemalang, Wartadesa. - Kekurangan air bersih di wilayah Kecamatan Polosari akibat debit air Gunung Slamet yang terus mengecil ditanggapi oleh Read more

Anggaran pembangunan tanggul rob dialihkan untuk exit tol Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penanganan rob itu bukan hanya membangun tanggul saja, namun juga pembangunan lainnya. Kasihan, masyarakat sudah menderita Read more

Abrasi, puluhan tambak di Pemalang jebol

Pemalang, Wartadesa. -  Air laut pasang (rob) dan abrasi pantai yang parah di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Pemalang menyebabkan Read more

selengkapnya