close

Hiburan

HiburanJalan-jalanSosial Budaya

Kopdar VLOC hasilkan pengurus baru

vloc

Pekalongan, Wartadesa. – Komunitas pemilik mobil Toyota Vios Limo, Vios Limo Owner Comunity (VLOC) wilayah Pekalongan berkumpul dalam ajang kopi darat (kopdar) di depan apotik Ibu Kota untuk memilih ketua komunitas. Jum’at (16/03).

Acara yang rutin dilaksanakan setiap Jumat malam sabtu ini diikuti oleh beberapa anggota yang berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang.

Kopdar (kopi darat) istilah yang sering dipakai oleh para anggota komunitas, kopdar kali ini ada yang beda karena disamping agenda rutinan namun ada agenda yang lebih utama yaitu pemilihan ketua komunitas karena masa kepengurusan sebelumnya yang sudah berakhir.

Acara dilaksanakan dengan nuansa santai dan kekeluargaan dan secara aklamasi terpilih Ujang sebagai ketua komunitas. Pria asal kedungwuni ini dipercaya oleh semua anggota untuk menahkodai komunitas ini. Dalam sambutannya ketua terpilih menuturkan harapannya kepada semua anggota untuk bisa menyebarkan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya pemilik mobil Vios Limo agar dapat bergabung dalam Komunitas VLOC ini.

Komunitas VLOC ini disamping sebagai ajang silahturahmi juga banyak manfaat yang didapat bagi anggotanya. Manfaat yang paling terasa adalah sebagai bahan sharing berkaitan dengan kondisi mobil baik kerusakan ringan sampai berat. “Kami punya beberapa bengkel rekomendasi dan ada discount khusus bagi anggota VLOC” tutur Ujang.

Komunitas ini sudah beberapa kali melakukan kopdar, pemasangan stiker merupakan bukti keabsahan sebagai anggota,   “Bagi anggota yang sudah mengikuti beberapa kali kopdar akan ditempel stiker sebagai bukti keabsahan sebagai anggota dan diharapkan bisa rutin mengikuti acara kopdar minimal sebulan 2 kali” tutup ujang. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
HiburanSeni BudayaSosial Budaya

Paradise Pekalongan mendadak tilik bocah penderita sindrom nefrotik

kaji donal

Karanganyar, Wartadesa. – Paguyuban Artis dan Insan Seni (Paradise) Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari musisi, artis, MC dan pekerja kesenian dangdut kabupaten Pekalongan mendadak tilik (menjenguk orang sakit) Ilham Fahri, bocah penderita sindrom nefrotik asal Desa Kaliombao Rt. 03/01 Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, yang saat ini dirawat di RSUD Kajen. Ahad (25/02).

Bocah pasangan Mustakim dan Turipah tersebut divonis menderita sindrom nefrotik. Sindrom ini merupakan  gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein yang dibuang melalui urine.

Ilham membutuhkan biaya pengobatan paling sedikit Rp. 20 juta. Sementara kondisi keluarga pasien masuk dalam kategori keluarga tidak mampu. Hal tersebut yang membuat Komunitas Pecinta Dangdut Pekalongan tergerak untuk langsung membantu.

“Dan keluarga membutuhkan uluran  bantuan dana untuk perawatan adik Ilham Fahri, kira-kira Rp. 20 juta, mungkin bisa lebih, ucap dari orang tua pasien, dan mereka tergolong orang yang kurang mampu,” tutur Sukarso, anggota Paradise, Ahad (25/02).

Purwanto, pria yang dalam komunitas ini dipanggail Pak Kaji Donald  mengungkapkan bahwa kedatangan mereka merupakan tindakan spontan, “Ini merupakan tindakan spontan dari kawan-kawan penggiat dan pecinta seni dangdut di Pekalongan, setelah mendengar berita ada anak yang menderita penyakit liver stadium empat di RSUD Karanganyar, dan termasuk keluarga tidak mampu,” ujarnya.

Untuk menggalang dana komunitas ini akan melakukan ‘ngamen‘ keliling untuk membantu biaya pengobatan Ilham Fahri. Komunitas pecinta dangdut ini beberapa kali melakukan acara serupa untuk membantu korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Direktur RSUD Kajen, Dwi Arie Gunawan mengungkapkan dalam laman media sosial bahwa pihak manajemen RSUD Kajen dengan rumah zakat RSUD berinisiatif  menyelesaikan masalah tersebut, berikut postingannya.

Assalamualaikum wr wb
Sudah menjadi viral di medsos kondisi pasien anak dengan syndroma nefrotik di RSUD Kajen yg membutuhkan dana sangat besar utk pengobatannya.
Alhamdulillah terima kasih atas atensi semua pihak yg telah merespon kasus ini dengan cepat.
Insha allah dari awal MANAJEMEN RSUD Kajen dengan RUMAH ZAKAT RSUD sudah berinisiatif menyelesaikan masalah ini, 5 hari yang lalu sudah kami survey ke kediaman ybs. Masalah pembiayaan kasus ini muncul disebabkan oleh hal administrasi yg tdk dapat diselesaikan lewat kartu kajen sehat maupun bpjs pada saat ybs membutuhkan penangan segera.
Insha allah Pasien akan di BACK UP SECARA PENUH OLEH RUMAH ZAKAT RSUD KAJEN sampai BPJS ybs aktif yaitu tgl 5 Maret 2018 utk selanjutnya akan kami referal ke RSDK Semarang utk penanganan yg lebih intensif
Demikian klarifikasi yg dapat kami sampaikan
Semoga tdk mengurangi amal jariah kami civitas blud rsud Kajen.
Wassalamualaikum wr wb

(Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
HiburanSosial Budaya

Kafe ilegal bandel beroperasi, pas digrebeg PL-nya lari tunggang-langgang

kafe wangandowo

Bojong, Wartadesa. – Kafe (Cafe) milik NA di Desa Wangandowo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini termasuk bandel. Meski beberapa kali didemo warga untuk tidak beoperasi karena tidak mengantongi ijin alias ilegal ini masih tetap beroperasi. Hal tersebut membuat warga nekad menggeruduk cafe tersebut. Alhasil Pemandu Lagu (PL) pun lari tunggang-langgang menyelamatkan diri. Jum;at (22/02) malam.

Cafe tersebut seyogyanya juga sudah di segel oleh Satpol PP Kab. Pekalongan dari tahun lalu, dimana saat itu cafe-cafe yang tidak berijin disegel semua oleh Satpol PP dengan pengawalan dari Polsek Bojong dan Koramil Bojong.

“Ada beberapa cafe yang telah benar-benar menatuhi aturan dan tidak buka lagi karena tidak berijin akan tetapi masih ada beberapa juga yang masih nekat buka.” Tutur Edi, salah seorang warga.

Petugas dari Polsek Bojong juga sering memperingatkan para pemilik cafe tak berijin di wilayahnya untuk tidak beroperasi, sebelum ada ijin resmi dari Pemkab Pekalongan. “Akan tetapi tetap masih juga ada yang tidak menghiraukan seruan anggota Polsek Bojong, bahwa sudah sering juga dilakukan operasi Tipiring (Tindak Pidana Ringan) baik minuman keras maupun pemilik dan pemandu lagu, akan tetapi mereka juga tidak jera.” Ujar salah seorang anggota kepolisian Polsek Bojong.

Puncak kekesalan warga tergambarkan pada malam hari ini, (Jum’at, 22/02), dengan berbondong-bondong menuju ke cafe yang buka dan tidak berijin. Warga menuntut agar cave milik  N A agar ditutup (tidak beroperasi).

Pemilik cafe N A dan para pemandu lagu yang melihat banyak warga berdatangan langsung berlarian meninggalkan cafe tersebut guna menyelamatkan diri.

Akhirnya peralatan sound sistem  dan komputer dilepas warga dan dibawa oleh salah satu keluarga pemilik cafe untuk diamanakan. Pencopotan peralatan cafe tersebut dilakukan warga untuk menjamin cafe tersebut tidak beroperasional lagi. (@JP)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya