WARTA DESA, PEKALONGAN – Pembangunan jalan usaha tani yang menggunakan dana aspirasi APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp197.788.000 di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, menuai kritik dari warga. Proyek yang dibangun menuju arah kebun di Bukit Goromanik itu dinilai lebih menguntungkan kepentingan pribadi seorang oknum anggota DPRD yang diketahui memiliki lahan di wilayah tersebut.
Sejumlah warga menilai, pembangunan ini merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang jabatan. “Kalau memang mau membangun jalan usaha tani, saya bisa tunjukkan lokasi yang tepat, di mana masyarakat banyak yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Suklas, warga Rogoselo.
Menurutnya, masih banyak jalan di Desa Rogoselo yang membutuhkan perhatian. Salah satunya, jalan penghubung Rogoselo–Sidoharjo yang kini rusak parah dan sudah lama dikeluhkan masyarakat.
Kritik juga ramai bermunculan di media sosial. Warga melalui platform TikTok menyesalkan prioritas pembangunan yang dianggap tidak tepat sasaran. Mereka berharap agar pembangunan infrastruktur benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat luas, bukan hanya kepentingan segelintir orang.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait sorotan warga dan ramainya komentar di media sosial, oknum anggota DPRD yang bersangkutan melalui ketua ranting partainya memberikan tanggapan singkat.
“Nggih mas, biarkan saja. Kegiatan niku atas usulan masyarakat melalui reses, pelaksanane Dinas Pertanian. Kebetulan saja kulo gadah kebun ten mriku,” jelasnya. (Rohadi)











Bojong – Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Rejosari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, tahun anggaran 2025, menjadi sorotan publik. Pasalnya, pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan sebesar Rp99.893.000,00 tersebut dinilai tidak sesuai standar serta minim transparansi.

PEKALONGAN, JATENG – Puluhan warga Desa Bojongminggir, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi penolakan terhadap keberadaan cafe remang-remang yang diduga menjual minuman keras (miras) dan menjadi tempat prostitusi, Jumat (22/8/2025).

Wonopringgo – 22 – 08 – 2025 Pemerintah Desa Jetak Lengkong menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari perangkat desa, pelajar, hingga masyarakat umum. Jalan sehat tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
PEKALONGAN – Dugaan penyelewengan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mencuat dan menjadi sorotan warga. Sejumlah masyarakat mempertanyakan transparansi serta kejelasan pengelolaan dana PBB yang setiap tahun ditarik dari warga, namun dinilai penggunaannya tidak jelas.
Pekalongan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-125 Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kodim 0710/Pekalongan secara resmi ditutup setelah berhasil mencapai target sasaran fisik dan non-fisik hingga 100%.
PEKALONGAN – 20/08/2025. Pemerintah Kecamatan Wonopringgo bersama Forkompimcam sukses menggelar karnaval pelajar dan karnaval tingkat desa dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-80 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403, Rabu (20/8/2025).