Warta Desa, Pekalongan, 2 Oktober 2025 – Pemerintah Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks dengan menghadirkan alat pemusnahan sampah Win Incinerator. Program ini menjadi salah satu upaya strategis desa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kepala Desa Karyomukti, Nur Wasis, menjelaskan bahwa pengadaan Win Incinerator ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik. Menurutnya, jumlah sampah rumah tangga dan aktivitas warga terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. “Kami ingin memberikan solusi jangka panjang agar sampah di Desa Karyomukti bisa dikelola dengan baik, tidak menimbulkan masalah kesehatan, dan tidak mencemari lingkungan,” ungkapnya.
Win Incinerator dirancang dengan sistem pembakaran yang lebih efisien dibandingkan cara tradisional. Alat ini memiliki kapasitas cukup besar untuk menampung sampah dari warga desa setiap harinya, sehingga penumpukan sampah yang sebelumnya sering terlihat di beberapa titik pemukiman dapat diminimalisir. Dengan teknologi ini, proses pemusnahan sampah menjadi lebih cepat, higienis, dan ramah lingkungan karena mampu mengurangi bau serta risiko penyebaran penyakit.
Selain menghadirkan teknologi, Pemerintah Desa Karyomukti juga menyiapkan program pendukung berupa edukasi dan sosialisasi kepada warga. Program ini meliputi pelatihan cara memilah sampah organik dan anorganik, penempatan tempat sampah terpilah di sejumlah lokasi strategis, hingga kampanye sadar lingkungan yang melibatkan karang taruna, PKK, serta lembaga pendidikan desa. “Keberadaan incinerator ini akan efektif jika warga ikut mendukung dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya dan ikut memilah sampah sejak dari rumah,” tambah Nur Wasis.
Tidak hanya itu, pemerintah desa juga tengah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta maupun lembaga lingkungan untuk mendukung operasional incinerator, seperti pasokan energi alternatif dan sistem pemeliharaan alat. Langkah ini bertujuan agar fasilitas yang sudah ada bisa berfungsi optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Dengan hadirnya Win Incinerator, Desa Karyomukti kini menjadi salah satu desa pionir di Kecamatan Kesesi dalam penerapan teknologi modern pengelolaan sampah. Pemerintah desa berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam menjaga lingkungan, mengurangi pencemaran, serta menciptakan suasana hidup yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Nur Wasis menegaskan bahwa keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat. “Alat ini bukan hanya milik pemerintah desa, tetapi milik seluruh warga. Mari kita gunakan bersama demi kebaikan lingkungan kita sendiri dan masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.
Dengan langkah inovatif ini, Desa Karyomukti meneguhkan komitmennya untuk membangun lingkungan yang lebih hijau dan sehat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menciptakan desa yang mandiri, berdaya, dan peduli terhadap kelestarian alam. Melalui Win Incinerator, permasalahan sampah di Desa Karyomukti akan selesai di desa, tanpa harus bergantung pada tempat pembuangan luar wilayah. (Susandi)








Bojong – Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Rejosari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, tahun anggaran 2025, menjadi sorotan publik. Pasalnya, pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan sebesar Rp99.893.000,00 tersebut dinilai tidak sesuai standar serta minim transparansi.

PEKALONGAN, JATENG – Puluhan warga Desa Bojongminggir, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi penolakan terhadap keberadaan cafe remang-remang yang diduga menjual minuman keras (miras) dan menjadi tempat prostitusi, Jumat (22/8/2025).

Wonopringgo – 22 – 08 – 2025 Pemerintah Desa Jetak Lengkong menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari perangkat desa, pelajar, hingga masyarakat umum. Jalan sehat tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
PEKALONGAN – Dugaan penyelewengan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mencuat dan menjadi sorotan warga. Sejumlah masyarakat mempertanyakan transparansi serta kejelasan pengelolaan dana PBB yang setiap tahun ditarik dari warga, namun dinilai penggunaannya tidak jelas.
Pekalongan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-125 Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kodim 0710/Pekalongan secara resmi ditutup setelah berhasil mencapai target sasaran fisik dan non-fisik hingga 100%.
PEKALONGAN – 20/08/2025. Pemerintah Kecamatan Wonopringgo bersama Forkompimcam sukses menggelar karnaval pelajar dan karnaval tingkat desa dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-80 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403, Rabu (20/8/2025).

