close

Seni Budaya

Seni BudayaSosial Budaya

Meriahnya perayaaan HUT 112 Kota Pekalongan

festival budaya

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Perayaan HUT Ke-112 Kota Pekalongan berlangsung meriah. Ribuan warga tumplek-blek (tumpah ruah) memadati beberapa ruas jalan yang dilewati peserta kirab budaya, Ahad (01/04).

Kirab Budaya yang dimulai dari Stadion Hoegeng (Stadion Kraton) Kota Pekalongan menuju ke kawasan Lapangan Jetayu. Aneka pertunjukan tari kreasi, musik rampak, barongsai dan reog digelar. Peserta festival diwajibkan menggunakan sarung.

Festival yang diikuti oleh 2.765 peserta ini merupakan gabungan dari 56 kelompok, dari rorkompinda, OPD, pegawai BUMD, pelajar dan komunitas masyarakat.

Menurut Tjuk Kushindarto, Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan perayaan HUT Ke-112 Kota Pekalongan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam memeriahkan hari jadi ke-112 Kota Pekalongan. Adapun para peserta yang mengikuti festival itu harus memakai sarung batik,” ujar Tjuk.

Acara yang juga dimeriahkan denan gunungan hasil bumi dan sego megono. Warga yang tidak sabar menunggu-nunggu hadirnya gunungan segera menyerbu gunungan usai dibawa ke tengah Lapangan Jetayu.

Dorong-dorongan warga pun terjadi untuk mendapatkan gunungan sego megono dan aneka buah, namun warga nampak ceria meski saling berebut.

Pentas kesenian digelar sekaligus peresmian busana sarung batik sebagai pakaian resmi Aparatur Sipil Negara (ASN) tiap hari Jum’at minggu terakhir. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Dana DesaLayanan PublikSeni BudayaSosial Budaya

Bupati Batang ngudoroso bersama warga

ngudoroso

Batang, Wartadesa. – Bupati Batang, Wihaji memberikan bantuan beras kepada para janda dan jompo di Desa Bawang Kecamatan Blado, Rabu (28/02). Bantuan tersebut diberikan saat melakukan ngudoroso bersama warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga memberikan bantuan beasiswa kepada beberapa siswa SD dan SMP keluarga tidak mampu. Selain itu bantuan juga diberikan kepada korban longsor di Desa Pesantren Kecamatan Blado.

Menurut Wihaji, ngudoroso dimaksudkan untuk mengetahui uneg-uneg warga sehingga bisa dijadikan bahan pengambilan kebijakan dalam membangun Batang. “Kita ingin mendengar langsung keluhan dan permasalahan masyarakat, sehingga kita tahu apa keinginan, kebutuhan warga. Kita pun curhat ke mereka kemampuan keuangan Pemda, kalau ada kita bilang ada, begitu juga sebaliknya,”

Wihaji berpesan agar warga Blado mengawasi, mengawal dan menjalankan bantuan pemerintah, baik berupa Dana Desa, dana aspirasi dewan maupun bantuan lainnya. “Bila ada bantuan raskin (sekarang rastra_red), yang tidak layak dimakan, harus dikembalikan, karena tidak layak konsumsi.”  ujarnya didepan warga Blado.

Petani yang hadir dalam acara tersebut mendapat bantuan bibit teh untuk Desa Wonobodro, bibit cengkeh, bibit ikan tawar dan traktor untuk warga Desa Bawang.

Ruslani, anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Desa Bawang mengaku senang adanya acara ngudoroso tersebut.

“Kami sangat senang dengan adanya kunjungan bapak Bupati H. Wihaji beserta rombongan di Desa Bawang, juga semangatnya serta antusias sekali, walaupun hujan. Warga Bawang sangat bahagia bisa ketemu bapak Bupati.” Tuturnya.

Acara ngudoroso juga dimeriahkan dengan penampilan karawitan campursari dengan menampilkan pemain para camat se kabupaten Batang. (Wahyani)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
HiburanSeni BudayaSosial Budaya

Paradise Pekalongan mendadak tilik bocah penderita sindrom nefrotik

kaji donal

Karanganyar, Wartadesa. – Paguyuban Artis dan Insan Seni (Paradise) Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari musisi, artis, MC dan pekerja kesenian dangdut kabupaten Pekalongan mendadak tilik (menjenguk orang sakit) Ilham Fahri, bocah penderita sindrom nefrotik asal Desa Kaliombao Rt. 03/01 Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, yang saat ini dirawat di RSUD Kajen. Ahad (25/02).

Bocah pasangan Mustakim dan Turipah tersebut divonis menderita sindrom nefrotik. Sindrom ini merupakan  gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein yang dibuang melalui urine.

Ilham membutuhkan biaya pengobatan paling sedikit Rp. 20 juta. Sementara kondisi keluarga pasien masuk dalam kategori keluarga tidak mampu. Hal tersebut yang membuat Komunitas Pecinta Dangdut Pekalongan tergerak untuk langsung membantu.

“Dan keluarga membutuhkan uluran  bantuan dana untuk perawatan adik Ilham Fahri, kira-kira Rp. 20 juta, mungkin bisa lebih, ucap dari orang tua pasien, dan mereka tergolong orang yang kurang mampu,” tutur Sukarso, anggota Paradise, Ahad (25/02).

Purwanto, pria yang dalam komunitas ini dipanggail Pak Kaji Donald  mengungkapkan bahwa kedatangan mereka merupakan tindakan spontan, “Ini merupakan tindakan spontan dari kawan-kawan penggiat dan pecinta seni dangdut di Pekalongan, setelah mendengar berita ada anak yang menderita penyakit liver stadium empat di RSUD Karanganyar, dan termasuk keluarga tidak mampu,” ujarnya.

Untuk menggalang dana komunitas ini akan melakukan ‘ngamen‘ keliling untuk membantu biaya pengobatan Ilham Fahri. Komunitas pecinta dangdut ini beberapa kali melakukan acara serupa untuk membantu korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Direktur RSUD Kajen, Dwi Arie Gunawan mengungkapkan dalam laman media sosial bahwa pihak manajemen RSUD Kajen dengan rumah zakat RSUD berinisiatif  menyelesaikan masalah tersebut, berikut postingannya.

Assalamualaikum wr wb
Sudah menjadi viral di medsos kondisi pasien anak dengan syndroma nefrotik di RSUD Kajen yg membutuhkan dana sangat besar utk pengobatannya.
Alhamdulillah terima kasih atas atensi semua pihak yg telah merespon kasus ini dengan cepat.
Insha allah dari awal MANAJEMEN RSUD Kajen dengan RUMAH ZAKAT RSUD sudah berinisiatif menyelesaikan masalah ini, 5 hari yang lalu sudah kami survey ke kediaman ybs. Masalah pembiayaan kasus ini muncul disebabkan oleh hal administrasi yg tdk dapat diselesaikan lewat kartu kajen sehat maupun bpjs pada saat ybs membutuhkan penangan segera.
Insha allah Pasien akan di BACK UP SECARA PENUH OLEH RUMAH ZAKAT RSUD KAJEN sampai BPJS ybs aktif yaitu tgl 5 Maret 2018 utk selanjutnya akan kami referal ke RSDK Semarang utk penanganan yg lebih intensif
Demikian klarifikasi yg dapat kami sampaikan
Semoga tdk mengurangi amal jariah kami civitas blud rsud Kajen.
Wassalamualaikum wr wb

(Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
EkonomiLayanan PublikSeni Budaya

Serikat buruh di Pekalongan gelar aksi cabut PP No 78/2015

demo spn pekalongan

Pekalongan, Wartadesa. – Buruh Pekalongan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan federasi serikat pekerja lainnya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pencabutan PP No 78/2015 di depan kantor Balaikota Pekalongan, Senin (27/11).

Menurut Wakil Ketua SPN Kabupaten Pekalongan, Ibnu Mas’ud, aksi ini merupakan bentuk dari kekecewaan dari buruh di Kota Pekalongan. Selain itu massa aksi menuntut agar segera di cabut PP No 78/2015, Revisi UMK 2018 dan Tegakkan supremasi hukum ketenagakerjaan.

Aksi yang dipusatkan di depan Balaikota Pekalongan ini menuntut  penetapan upah minumum kabupaten/kota (UMK) berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL), selain itu peserta aksi juga mensinyalir adanya penghilangan dewan pengupahan, peran serikat pekerja dan PP no. 78/2015 menabrak UU No. 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.

Berikut pers rilis yang diterima oleh Wartadesa, siang ini.

Sejak diterbitkannya PP No 78/2015 tentang pengupahan, upah yang diterima kaum pekerja/Buruh telah dikebiri sehingga sangat jauh dari kata layak seperti yang telah diamanatkan UUD 1945 yang merupakan amanat tertinggi negara, PP No 78 tahun 2015 tentang pengupahan ini mengakibatkan :
1. Penetepan UMK tidak lagi berdasar pada kebutuhan hidup layak (KHL).
2. Menghilangkan peran Dewan Pengupahan , yaitu terdiri dari 3 unsur Dewan Pengupahan Dari Buruh, Pengusaha dan pemerintah.
3. Menghilangkan peran Serikat Pekerja/Buruh Dalam menentukan kenaikan upah (UMK) tiap tahun.
4 .PP No 78 Tahun 2015 menabrak dan berbenturan dengan UU No 13 tahun 2003 tentang ketenegakerjaan.

Menyikapi SK gubernur Jawa Tengah no 560/89 tahun 2017 tentang upah minimum Kota/Kabupaten, dalam penentuannya menggunakan PP No 78 tahun 2015 yang naik hanya 8,71% dari upah tahun 2017 keputusan upah tersebut jauh dari kata layak dan sangat jauh dari pengeluaran kebutuhan riil Buruh. Hal tersebut ini berakibat menurunnya daya beli masyarakat sehingga perputaran roda ekonomi menjadi terhambat. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1441" align="aligncenter" width="803"] Calon penerima PKH di Kecamatan Kedungwuni divalidasi, Rabu (19/10). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Kedungwuni, Wartadesa - Read more

Video: Jembatan Pantianom Sragi rusak parah

https://youtu.be/5a-RUxZT9IQ Rusak parah. Jembatan Pantianom yang menghubungkan kecamatan Sragi dan kecamatan Bojong kondisinya memprihatinkan, rusak parah dan belum ada perbaikan. Read more

Warga Keluhkan Harga Cabai Meroket

Meroket. Harga cabai melonjak naik, demikian dituturkan Anik, pedagang cabai di Pasar Induk Kajen (27/11). Foto: Read more

selengkapnya
PendidikanSeni BudayaSosial Budaya

Peringati Milad Muhammadiyah ke-105 dan Cabang Pekajangan ke-95, NA gelar lomba masak

lomba masak

Pekajangan, Wartadesa. – Momentum peringatan milad (ulang tahun) Muhammadiyah ke-105 dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan Kabupaten Pekalongan ke-95, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menggelar berbagai lomba. Nasyi’atul Aisyiyah (gerakan perempuan muda Muhammadiyah) Cabang Pekajangan menggelar lomba memasak aneka hidangan berbahan dasar tahu dan tempe. Sementara Pemuda Muhammadiyah menggelar acara bertajuk pernikahan bagi generasi muda, dan berbagai lomba.

Acara diskusi bertajuk pernikahan bagi generasi muda digelar, Ahad (12/11) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pekajangan, pukul 05.30 WIB. Acara dilanjutkan dengan berbagai lomba di SMP Muhammadiyah Pekajangan.

Yang menarik, lomba yang digelar oleh PC NA Pekajangan, yakni lomba memasak aneka hidangan berbahan dasar tahu dan tempe. “Lomba ini diikuti oleh 12 kelompok peserta dari 16 ranting se Cabang Pekajangan. Bahan dasar utamanya tahu dan tempe yang disediakan oleh panitia, sedang bahan pelengkap disediakan oleh peserta dengan harga dibawah Rp. 100 ribu,” ujar Marlinah Masrur, panitia kegiatan.

Dewi, salah seorang peserta mengungkapkan bahwa menu yang dibuat kali ini adalah pizza tahu dan tempe, “Kita siapkan menu modern berbahan dasar tahu dan tempe. Kami siapkan pizza tahu dan pizza tempe,” tuturnya.

Sementara di ruangan lain, digelar lomba mewarnai untuk tingkat PAUD, Kelompok Bermain dan TK. Selain itu juga digelar lomba qiro’ah tingkat SD dan SMP, pencak silat Tapak Suci dan berbagai lomba keagamaan. (Eva Abdullah)

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
PendidikanSeni Budaya

Meski diguyur hujan, kemah budaya pelajar tetap semarak

kemah budaya

Karangdadap, Wartadesa. – Gelaran kemah budaya pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Pekalongan di lapangan Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan pada Selasa (7/11) berlangsung semarak, meski hujan berkali-kali membasahi bumi perkemahan dan tenda peserta.

Kemah budaya yang diselenggarakan kali ke-enam ini dibuka langsung oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. Acara ini akan berlangsung hingga tiga hari kedepan, dengan diisi berbagai workshop membatik, seni dan budaya, berbagai diskusi budaya dan pertunyukan seni.

Diskusi. Peserta kemah budaya pelajar menggelar diskusi seni, Selasa (7/11). Foto: Melly

Beberapa kegiatan harus bergeser dari lokasi karena hujan yang mengguyur, namun masih tetap berjalan. Sementara peserta yang tendanya dari kain, sementara diungsikan ke gedung, untuk menghindari peserta kemah-budaya, jatuh sakit.

“Kami sempat minta ke pihak sekolah kami untuk mengirimkan tenda terpal, mengingat hujan turun beberapa kali sejak kemarin malam, hal ini untuk menjaga peserta kemah budaya, jatuh sakit karena kehujanan,” tutur Mellya Atmanjani, pendamping dari SMA Islam YMI Wonopringgo.

Meski demikian, lanjut guru yang biasa dipanggil Melly, berbagai kegiatan kemah masih tetap berjalan. Workshop, diskusi dan pertunjukan seni budaya tetap sesuai jadwal.

Sebelumnya, Bupati Pekalongan saat membuka acara mengungkapkan bahwa kemah budaya yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut juga diisi dengan materi membatik.  Diharapkan kegiatan semacam itu dapat membangun kecintaan budaya lokal terhadap para pelajar. (Eva Abdullah)

 

Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

selengkapnya
Seni Budaya

Grup Rebana SMA Islam YMI meriahkan santunan anak yatim

duror

Wonopringgo, Wartadesa. – Grup Rebana Syauqul Mustofa SMA Islam YMI (SMS) kembali tampil dalam acara maulid nabi dan santunan anak yatim dalam rangka peringatan Hari Asyuro pada Jumat malam, (29/9), di TPQ Desa Wonorejo, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Dalam acara ini, Grup Syauqul Mustofa melantunkan solawat-solawat dan membacakan kitab maulid Simtudduror karya Al Habib Ali Al Habsyi.

Acara maulid nabi dan santunan anak yatim ini diselenggarakan oleh Kumpulan Remaja Wonorejo (Krawon), Desa Wonorejo. Acara santunan anak yatim dimulai pada pukul 19.30 WIB. Para personil Grup Syauqul Mustofa langsung naik ke panggung dan melantunkan solawat Assubkhubada, Rohman Ya Rohman, Muhammad Nabina, Huwannur,dan Busyrolana. Setelah itu, dilaksanakan pembacaan maulid simtudduror, sambutan panitia dan perangkat desa, dan pemberian santunan kepada 15 anak yatim. Kemudian, acara diakhiri dengan mauidhoh hasanah dan doa penutup oleh K.H. Sa’dulloh.

Dalam Mauidhoh Hasanahnya, Kyai sesepuh Wonorejo ini mengingatkan amalan-amalan Hari Asyuro. Amalan-amalan tersebut mempunyai manfaat dan keutamaan yang besar bagi orang yang mengamalkannya.

Acara santunan anak yatim ini mendapat apresiasi positif dari perangkat desa dan jamaah yang hadir. Selain karena acara ini sangat bermanfaat bagi anak yatim dan warga, lantunan salawat dan Simtudduror dari Grup Syauqul Mustofa yang syahdu membuat acara ini makin berkesan. Harapannya, acara ini dapat diselenggarakan setiap tahun dan makin baik. (M. Ilyasa Mikail)

Terkait
Usung kearifan lokal lewat rebana

Syair-syair religi bernuansa Jawa turut meramaikan festival rebana kota Santri, Jum'at (21/10). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Lomba KIR Cagar Budaya, SMA Islam YMI kirim empat karya tulis

Wonopringgo, Wartadesa. - SMA Islam YMI Wonopringgo melalui anggota ekstrakurikuler karya ilmiahnya berhasil mengirimkan empat karya tulisnya untuk berpartisipasi dalam Read more

Lagi, kelompok Karya Ilmiah SMA Islam YMI masuk final

Kajen, Wartadesa. - Setelah Desember 2016 kemarin menjadi finalis lomba karya ilmiah bidang IPS/Humaniora, kelompok karya ilmiah remaja (KIR) SMA Islam Read more

Grup Rebana SMA Islam YMI Wonopringgo Juara Harapan 1 se-Eks Karesidenan Pekalongan

Pekalongan, Wartadesa. - Grup Rebana Syauqul Mustofa Smais atau yang biasa disebut SMS berhasil meraih juara harapan 1 dalam Festival Read more

selengkapnya
DaerahEducationHiburanJalan-jalanKesehatanLingkunganOlahragaOpini WargaPendidikanPolitikSeni BudayaSosial Budaya

Gebyar Muharram Ala PKS Kota Santri

received_1170401703096885-1641994015.jpeg

Kajen, Wartadesa. – Minggu (01/10) Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Pekalongan menyelengarakan kegiatan Gebyar Muharram yang di pusatkan di Lapangan olahraga Desa Kebunagung Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan , kegiatan di meriahkan dengan Jalan Sehat serta beberapa lomba untuk anak-anak, selain menyediakan bermacam hadiah untuk lomba seperti sepeda, kulkas , handphone , payung dan lain-lain panitia juga berbagi santunan untuk anak yatim.

Cahrodi Siman, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera , dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas suksesi acara tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada segenap panitia dan para peserta , karena tanpa semangat dan kinerja panitia kegiatan ini tak akan sukses seperti ini , juga tanpa dukungan dan kepercayaan peserta mengikuti kegiatan ini , kegiatan tak akan semeriah ini,” ucapnya.

“Saya berharap kedepan kegiatan semacam ini bisa semakin ditingkatkan,” harap Cahrodi.

Maman,  salah satu peserta asal Kecamatan Sragi, mengatakan dirinya mengikuti kegiatan tersebut dengan banyak alasan.

“Yang pertama saya bisa berolahraga dan menjaga kebugaran, kemudian melalui jalan sehat ini saya bisa menambah kawan dan bersilaturahmi , syukur-syukur bisa dapat hadiah.” Ucap Maman sambari senyum simpul. (Onik)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Seni Budaya

Hendak ambil spanduk bekas, pria ini tewas tersetrum

Kesetrum-Listrik

Pemalang, Wartadesa. –  Nasib nahas menimpa Rohmat Kurniawan (33), salah seorang warga Kel.Bojongbata Kec. Pemalang yang mennggal dunia karena  tersetrum listrik. Kamis(28/9) pukul 14.30 WIB.

Kejadaian bermula saat korban hendak mengambil spanduk bekas yang tepasang pada papan reklame yang berada di Jl.Gatot Subroto, tepatnya pertigaan gudang Balok Kel. Bojongbata Kec./Kab. Pemalang.

Saat mengambil spanduk bekas tersebut, tali spanduk sudah terlepas dari papan Reklame yang sebelah Selatan/kiri kemudian ia turun.

Selanjutnya korban naik kembali untuk melepas tali spanduk di bagian Utara/kanan  namun sebelum naik korban terlilit kabel listrik warna hitam yang berada dibawah yang diduga masih ada aliran listrik.

Hal tersebut menyebabkannya tersengat listrik dan kemudian jatuh. Oleh warga langsung di bawa ke RSUD Dr. Ashari Pemalang namun dalam perjalanan nyawa korban tidak dapat tertolong dan meninggal dunia.

Jasad korban selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh medis RSUD Dr.Ashari ,dan  tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan lainnya ,kemudian jasad korban  diserahkan ke pihak keluarga untuk kemudian secepatnya dikebumikan, ungkap Kapolsek Pemalang melalui Kanit Serse Polsek Pemalang, AKP Edy. (WD, Humas Polres Pemalang)

Terkait
Kesetrum, nenek asal Petarukan ditemukan telungkup di pompa air

Pemalang, Wartadesa. - Raiyah (70) warga Desa Kendalsari Rt. 07/02 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang ditemukan kerabatnya sudah tewas dengan posisi Read more

Kesetrum, tubuh kuli bangunan ini sebagian terbakar

Petungkriyono, Wartadesa. - Seorang kuli bangunan, Bambang alias Kucit (30) alamat Dukuh Gondang Desa Tlogohendro, Kecamatan Petungkriyono, Kamis pagi (14/9) Read more

Ribuan santri dan walisantri meriahkan Panggung Gembira IMBS Miftakhul Ulum Pekajangan

Kedungwuni, Wartadesa. - Ribuan walisantri dan santri Pondok Pesanten International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan di Desa Ambokembang Read more

Tebarkan syiar Islam, grup hadroh SMA Islam YMI tampil di Kajen

Kajen, Wartadesa. - Grup Hadroh SMA Islam YMI Wonopringgo, Syauqul Mustofa, kembali tampil dalam pembacaan maulid nabi dan solawat pada Read more

selengkapnya
HiburanSeni BudayaSosial Budaya

SID akan hibur warga Kota Santri malam ini

SID-tampil-di-alun-alun-kajen

Kajen, Wartadesa. – Grub musik cadas asal Bali, Superman Is Dead (SID) malam ini, Jum’at (29/9) akan menggelar konser, menghibur warga Kota Santri di alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Dari pantauan dilapangan, panggung dan tata lampu maupun tata suara sudah siap. Band yang berawal dari grub band Indie ini akan mengobati rasa kangen para OutSIDer di Pekalongan dan sekitarnya.

Menurut AKP M. Dahyar Kasubag Humas Polres Pekalongan, pengamanan konser SID di Kota santri akan dijaga oleh ratusan personil gabungan TNI dan Polri.

Beberapa titik rawan macet sudah disiap siagakan petugas, untuk menghindari kemacetan memanjang dan kerawanan lainnya. Selain itu diprediksi, lonjakan penonton akan mulai sejak pukul 17.00 WIB.

Dan untuk antisipasi gesekan – gesekan yang mungkian akan muncul dari penonton saat asik berjoget, juga sudah di tempatkan puluhan personil dari belakang ,samping kanan kiri semua sudah di atur tuturnya.

“Juga untuk antisipasi curanmor, juga sudah di siagakan tim khusus Polisi berbaju preman yang akan mengwasi titik lokasi parkir kendaraan, dengan begini kami harapkan acara konser Superman Is Dead atau biasa di kenal dengan SID,  berjalan dari mulai hingga selesai berjalan dengan kondusif.” tambah AKP M. Dahyar.

Pesan kami agar penonton ini menyadari akan pentingnya keamanan, seperti parkirlah kedaraan bermotor di lokasi – lokasi yang sudah di sediakan, serta ikuti aturan rekayasa lalu lintas yang mungkin akan di berlakukan apabila ada perkiraan akan tersendat. Ujarnya.

“Khusunya untuk penonton yang ada di depan panggung dan sekitarnya diharapkan sekali tidak melempar – lempar barang seperti sendal, botol kemasan minuman apabila benda keras keatas, yang akan melukai saudara kita sendiri.dan akan memicu gesekan – gesekan yang akan lebih meluas. Tolong jangan lakukan itu ya…” Pungkas Dahyar. (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya