close

Lingkungan

BencanaLayanan PublikLingkungan

Kepala Desa Winduaji Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Kabupaten yang Rusak Parah

winduaji

Warta Desa, Pekalongan – 26/01/2024 Kepala Desa Winduaji, Kecamatan Paninggaran, Mu’amal, mengajak warganya untuk bergotong royong memperbaiki jalan kabupaten di Dukuh Simbang yang rusak parah. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung antara Kandangserang dan Paninggaran, sehingga perbaikannya sangat penting demi kelancaran mobilitas warga.

Menurut Mu’amal, inisiatif gotong royong ini muncul dari kesadaran dan partisipasi warga yang peduli dengan kondisi infrastruktur di daerah mereka. “Kami berusaha memperbaiki jalan ini dengan swadaya masyarakat agar akses transportasi kembali lancar,” ujarnya.

Selain perbaikan jalan, Mu’amal juga menyampaikan bahwa di Desa Winduaji terdapat dua rumah yang terdampak longsor. Pemerintah desa bersama masyarakat telah melakukan penanganan dengan alat seadanya. “Alhamdulillah, untuk akses jalan di Desa Winduaji sendiri tidak terdampak bencana longsor,” tambahnya.

Upaya gotong royong ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan semangat kebersamaan dalam menghadapi persoalan infrastruktur desa. Warga berharap pemerintah kabupaten segera memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan di daerah mereka. (Rohadi)

QR Code

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Berita DesaKesehatanLingkunganSosial Budaya

Warga MI Futuhiyah Keluhkan Serangan Lalat Diduga dari Peternakan Ayam di Desa Dororejo

futuhiya

Warta Desa, Pekalongan – Keberadaan lalat yang beterbangan di lingkungan Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, menjadi keluhan bagi pihak MI Futuhiyah. Para guru, staf, serta pengelola kantin merasa terganggu dengan banyaknya lalat yang mencemari area pendidikan dan mengancam kebersihan lingkungan sekolah.

Baca: Warga Dororejo Keluhkan Serbuan Lalat  Akibat Peternakan Ayam Dekat Pemukiman

Pak Tahlis, salah satu guru di MI Futuhiyah, mengungkapkan keresahannya. “Di sini banyak anak-anak. Kami merasa risih dan khawatir, takutnya makanan yang dihinggapi lalat menjadi beracun atau berdampak pada kesehatan mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Dororejo Resah Akibat Pencemaran Lalat, Rencana Gelar Demo

Keluhan serupa juga disampaikan Diah Nawangsih, pengelola kantin MI Futuhiyah. Ia mengaku sudah berbulan-bulan menghadapi masalah ini. “Jualan di kantin sering dihinggapi lalat. Saya harus membeli sendiri kertas pelekat lalat tanpa ada kompensasi dari pihak peternakan ayam,” katanya. Ia pun membenarkan bahwa lalat-lalat tersebut berasal dari peternakan ayam yang berlokasi di wilayah Dororejo.

Keberadaan lalat yang berlebihan dinilai dapat mengganggu kenyamanan belajar dan berpotensi membawa penyakit bagi siswa. Pihak sekolah berharap pemerintah desa maupun dinas terkait segera mengambil langkah untuk menangani permasalahan ini agar lingkungan pendidikan tetap bersih dan sehat bagi para siswa. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Kepala Desa Sidomulyo Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor di Wonosido dan Timbangsari

sidomulyo

Warta Desa, Pekalongan, 23 Januari 2024 – Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban bencana longsor di Desa Wonosido dan Desa Timbangsari. Bantuan ini bersumber dari DPR RI Fraksi NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, dan jajaran Partai NasDem sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak langsung oleh bencana alam tersebut. Suyanto, selaku Ketua Paguyuban Kepala Desa, turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang melanda dua desa tersebut.

“Kami sangat prihatin atas kondisi warga di desa yang terisolir. Alhamdulillah, hari ini ada bantuan alat berat dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil V, Bapak Eko Afriyanto, SH, sehingga akses jalan menuju desa tersebut perlahan mulai terbuka,” ujar Suyanto.

Di Desa Wonosido, longsor mengakibatkan enam rumah warga hancur tertimpa material tanah, sementara lima ekor sapi ternak turut terbawa longsor pada Minggu sore kemarin. Dengan adanya bantuan logistik dan alat berat, diharapkan kondisi di lokasi bencana segera membaik, dan akses jalan dapat kembali digunakan untuk aktivitas masyarakat.

Suyanto juga berharap ada dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membantu pemulihan pascabencana, termasuk bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan ternak akibat longsor ini. (Rohadi)

QR Code

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkunganSosial Budaya

Eko Afriyanto, SH Bantu Alat Berat Eskavator untuk Buka Akses Tiga Desa Terisolir di Lebakbarang

eskavator

Warta Desa, Lebakbarang, Pekalongan – Tiga desa di Kecamatan Lebakbarang, yakni Desa Wonosido, Timbangsari, dan Depok, telah terisolir selama empat hari akibat longsor yang menutup akses jalan utama. Selain itu, enam rumah warga tertimpa material longsor, dan lima ekor sapi ternak dilaporkan tertimbun.

Melihat kondisi darurat ini, Eko Afriyanto, SH, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil V, bergerak cepat dengan memberikan bantuan alat berat eskavator guna mempercepat proses pembukaan jalan yang tertutup longsor. Bantuan ini sangat dibutuhkan mengingat akses jalan satu-satunya ke desa-desa tersebut tertutup, sehingga aktivitas warga lumpuh total, termasuk distribusi logistik pangan yang bergantung pada jalur tersebut.

“Saya prihatin dengan kondisi warga yang terisolir. Jalan ini harus segera dibuka agar mereka bisa kembali beraktivitas dan mendapatkan pasokan kebutuhan pokok,” ujar Eko Afriyanto, SH.

Bantuan eskavator ini murni dari Eko Afriyanto, termasuk biaya operasionalnya, tanpa membebankan masyarakat Lebakbarang. Langkah cepat yang diambilnya mendapat apresiasi dari warga setempat yang selama beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar akibat akses yang terputus.

Proses evakuasi dan pembukaan jalan dengan eskavator ini diharapkan bisa segera menghubungkan kembali tiga desa tersebut dengan wilayah lain. Warga pun berharap adanya bantuan lebih lanjut dari pemerintah dan pihak terkait (Rohadi)

QR Code

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
BencanaCerita WargaLayanan PublikLingkungan

Warga Bojong dan Lebakbarang Rela Jalan Kaki Demi Menjenguk Korban Longsor di Petungkriyono

Screenshot from 2025-01-23 09-06-52

Warta Desa, Pekalongan, 23 Januari 2025. – Beberapa warga dari Bojong dan Lebakbarang nekat menembus jalur pintas dengan berjalan kaki dari Desa Timbangsari, Lebakbarang, menuju Dukuh Wanadadi, Petungkriyono, demi menjenguk keluarga mereka yang menjadi korban longsor. Perjalanan yang mereka tempuh penuh tantangan, melewati medan terjal akibat dampak bencana yang masih terasa.

 

Di sela perjalanan, salah satu warga, Nur Cahyo, melaporkan kondisi jalan yang mereka lalui. Ia mendapati bahwa jembatan penghubung antara Desa Karanggondang dan Mudal telah putus total, menyebabkan kedua desa tersebut benar-benar terisolasi. Selain terputusnya akses, material longsor yang menutupi jalur juga semakin memperparah situasi.

Warga berharap pemerintah segera merespons kondisi ini dengan menyalurkan bantuan logistik, terutama bahan pangan, untuk masyarakat yang terdampak. Dengan rusaknya jembatan dan sulitnya akses ke desa-desa yang terisolasi, diperlukan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (Rohadi)

QR Code

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkunganSosial Budaya

Jalan Berlubang di Akses Menuju Pemkab Pekalongan, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Protes

jalan berlubang1

Warta Desa, Pekalongan, 22 Januari 2024 – Kondisi jalan menuju Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan semakin memprihatinkan. Banyaknya lubang di sepanjang jalan membuat para pengguna jalan resah dan khawatir terhadap keselamatan mereka. Hingga kini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pekalongan belum terlihat melakukan perbaikan meskipun kerusakan telah berlangsung cukup lama.

Sebagai bentuk protes dan peringatan bagi pengendara lain, warga sekitar menanam pohon pisang dan pohon klesem di beberapa lubang yang dianggap paling berbahaya. Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah di depan KF Kopi, dekat Pom Bensin Karanganyar.

Ahmad, seorang pengguna jalan yang sedang melintas, mengungkapkan keresahannya. “Lubang-lubang ini sudah lama dibiarkan, apalagi sekarang musim hujan, makin membahayakan. Kami berharap pemerintah Kabupaten Pekalongan segera turun tangan, meskipun informasinya jalan ini berstatus jalan provinsi,” ujarnya.

Kondisi jalan yang berlubang ini tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Warga berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang agar jalan tersebut segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan bersama. (Tim Liputan)

QR Code

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Banjir Bandang Terjang Desa Kasimpar, 9 Orang Meninggal Dunia

Screenshot from 2025-01-21 12-19-29

Warta Desa, Pekalongan, 21 Januari 2024 – Banjir bandang melanda Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (20/1) malam, mengakibatkan 9 orang meninggal dunia. Kejadian ini bermula setelah hujan lebat mengguyur kawasan Petungkriyono sejak sore hari, menyebabkan sungai meluap dan menerjang permukiman warga.

 

Banjir bandang ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menutup jalan-jalan utama di Desa Kasimpar. Situasi semakin parah karena Jembatan Tembelan, yang menjadi akses utama Kecamatan Doro-Petungkriyono, hanyut tersapu arus deras, sehingga transportasi menuju Petungkriyono terputus.

 

Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, serta relawan dari berbagai komunitas SAR telah diterjunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Namun, medan yang sulit dan kondisi cuaca yang masih buruk menjadi kendala dalam proses penyelamatan. Hingga berita ini diturunkan, tim masih berupaya mencari korban lainnya yang kemungkinan masih tertimbun atau terbawa arus.

Pemerintah dan petugas darurat telah meminta warga untuk tetap waspada serta mengikuti instruksi evakuasi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Bantuan logistik dan medis juga mulai didistribusikan untuk membantu para korban yang terdampak bencana ini. (Rohadi)

QR Code

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Desa Timbangsari, Wonosido, dan Depok Terisolir Akibat Longsor, Akses Jalan Tertutup

timbangsari

Warta Desa, Pekalongan – 21/01/2024 –  Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Lebakbarang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di banyak titik, mengakibatkan Desa Timbangsari, Wonosido, dan Depok terisolir. Material longsor menutup jalur utama Sidomulyo-Timbangsari-Wonosido, membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Di Desa Wanasida, tiga rumah warga tertimpa longsor. Hal serupa terjadi di Dukuh Pulosari, di mana tiga rumah juga terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sodikin, warga Wanasido, menyampaikan bahwa selain rumah, lima ekor sapi milik warga terseret longsor dan hilang. Bencana ini juga menyebabkan padamnya aliran listrik di beberapa wilayah terdampak.

Selain itu, akses komunikasi terganggu karena jaringan internet terputus di beberapa desa, menyulitkan koordinasi tim relawan dan pemerintah. Kondisi ini juga berdampak pada kegiatan belajar-mengajar di Desa Wanasida, karena para guru kesulitan mencapai sekolah akibat akses jalan yang tertutup.

Situasi semakin parah karena Dukuh Sipetung, Desa Sidomulyo, yang sebelumnya telah dievakuasi dari material longsor, kini kembali tertutup longsor dengan tambahan titik baru yang menghalangi jalan. Desa Depok juga mengalami hal serupa, dengan banyaknya material longsor yang mengisolasi desa tersebut dari wilayah lain.

Saat ini, warga dan tim relawan masih berupaya membersihkan material longsor secara mandiri, meskipun tanpa alat berat. Mereka berharap adanya bantuan segera dari pemerintah untuk mempercepat pemulihan akses serta menyalurkan bantuan bagi korban terdampak. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkungan

Tanah Liat Berserakan di Jalan Raya Wirodeso Kajen, Pengguna Jalan Keluhkan Bahaya Licin

truk

Warta Desa, Pekalongan – Para pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Wirodeso, Kajen, tepatnya di depan SMA Negeri Bojong, yang dipenuhi tanah liat akibat aktivitas kendaraan keluar masuk proyek pembangunan pabrik sepatu Nike. Tanah yang berceceran di jalan membuat permukaan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor.

Salah satu pengguna jalan, Ahmad (35), mengatakan bahwa kondisi ini sangat mengganggu, terutama bagi siswa dan warga yang melintas setiap hari. “Kalau hujan, jalan makin licin. Saya pernah hampir tergelincir karena tanah yang basah,” ujarnya, Senin (20/01/2025)

Kondisi ini juga dikeluhkan oleh pihak sekolah karena mengganggu aktivitas lalu lintas di sekitar area pendidikan. Para orang tua yang mengantar dan menjemput anaknya pun merasa was-was dengan kondisi jalan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Masyarakat berharap pihak perusahaan yang sedang membangun pabrik segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini, seperti membersihkan jalan secara rutin atau menyediakan jalur khusus bagi kendaraan proyek agar tidak mencemari jalan utama. “Kami berharap ada tindakan cepat sebelum ada korban kecelakaan,” kata Siti, seorang warga sekitar.

Dengan masuknya musim hujan, kekhawatiran masyarakat semakin meningkat karena jalanan yang licin bisa menjadi penyebab kecelakaan. Warga pun meminta pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, untuk segera turun tangan agar masalah ini bisa segera terselesaikan. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Berita DesaLingkunganSosial Budaya

Warga Dororejo Keluhkan Serbuan Lalat Akibat Peternakan Ayam Dekat Permukiman

lalat

Warta Desa, Pekalongan – Warga Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan banyaknya lalat yang beterbangan dan masuk ke permukiman mereka. Kondisi ini dianggap mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan warga.

Menurut keterangan beberapa warga, keberadaan lalat yang melimpah ini diduga kuat berasal dari peternakan ayam yang terletak tidak jauh dari kawasan permukiman. Warga mengungkapkan bahwa masalah ini telah berlangsung cukup lama, namun belum ada solusi konkret untuk mengatasinya.

“Setiap hari, lalat-lalat ini masuk ke rumah kami. Sangat mengganggu, apalagi saat sedang makan atau melakukan aktivitas lain. Kami menduga ini karena peternakan ayam yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah-rumah warga,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masalah ini semakin parah ketika cuaca panas, karena bau tak sedap dari peternakan ayam juga turut tercium hingga ke permukiman. Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk menangani masalah ini agar lingkungan mereka kembali nyaman.

“Kami hanya ingin solusi yang adil, baik untuk warga maupun pemilik peternakan. Jika bisa, peternakan dikelola dengan lebih baik sehingga dampaknya tidak sampai ke lingkungan sekitar,” tambah warga lainnya. (Rohadi)

 

Bagikan tautan ini dengan scan QR Code berikut

QR Code

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya