close

Bencana

BencanaBerita Desa

Akses Utama Nyaris Putus, Warga Surawangsa Pemalang Bahu-Membahu Bangun Jembatan Darurat

template berita foto warta desa_20260126_100255_0000

WATUKUMPUL, WARTA DESA  – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh warga Dukuh Surawangsa, Desa Bodas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Pada Senin (26/01/2026), puluhan warga turun ke lokasi untuk membangun jembatan darurat secara swadaya demi menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan pendidikan.

​Material Seadanya Demi Akses Vital

​Dengan keterbatasan alat dan biaya, warga memanfaatkan material alam seperti kayu dan bambu untuk merangkai jembatan penghubung. Meski konstruksinya sangat sederhana, jembatan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat.

​Jembatan ini menjadi satu-satunya jalur yang menghubungkan warga menuju:

  • ​Lahan Pertanian: Memudahkan distribusi hasil panen.
  • ​Akses Pendidikan: Jalur utama bagi anak-anak menuju sekolah.
  • ​Pusat Desa: Akses penting untuk urusan administrasi dan kesehatan.

​Kondisi Lama Membahayakan

​Keputusan untuk membangun jembatan darurat ini diambil karena kondisi jembatan sebelumnya sudah sangat tidak layak. Jika terus dipaksakan, jembatan lama tersebut dianggap mengancam keselamatan warga yang melintas.

​“Ini akses satu-satunya warga. Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah agar segera dibangun jembatan yang layak,” ungkap salah satu warga di sela-sela kegiatan gotong royong.

​Menanti Janji Pemerintah

​Meskipun jembatan darurat kini sudah bisa dilalui, warga menyadari bahwa ketahanannya sangat terbatas, terutama saat cuaca ekstrem. Masyarakat Desa Bodas sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang segera turun tangan untuk membangun jembatan permanen yang lebih kokoh.

​Keberadaan jembatan yang aman sangat krusial dalam menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Dukuh Surawangsa. Hingga berita ini diturunkan, warga masih bergantung pada jembatan kayu tersebut sambil menunggu kepastian pembangunan dari instansi terkait. (Andi Purwandi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaBerita Desa

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Sawangan Paninggaran, Material Tanah Tutupi Akses Jalan

template berita foto warta desa_20260126_094201_0000

PANINGGARAN, WARTA DESA– Cuaca ekstrem kembali memicu bencana alam di wilayah pegunungan Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, pada Minggu (25/1/2026).

​Kronologi Kejadian

​Bencana longsor ini terjadi setelah wilayah Paninggaran diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hingga sore hari kemarin. Berdasarkan dokumentasi yang diunggah oleh warga di grup Paninggaran Berita, terlihat tebing di sisi jalan mengalami guguran tanah yang cukup besar.

​Dampak Longsor

​Material tanah terlihat menutupi sebagian badan jalan dan area pemukiman di bawahnya. Dari foto yang beredar, terlihat pula kerusakan pada struktur talud atau tembok penahan tanah yang ambrol terseret material longsoran.

​”Longsor di Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, kejadian kemarin,” tulis salah satu saksi mata dalam unggahannya.

​Kondisi Terkini dan Imbauan

​Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun, warga setempat diimbau untuk tetap waspada, mengingat wilayah Paninggaran merupakan salah satu titik rawan longsor di Kabupaten Pekalongan, terutama saat memasuki puncak musim penghujan.

​Pihak terkait dan relawan diharapkan segera melakukan langkah-langkah darurat untuk membersihkan material longsor agar aktivitas transportasi warga kembali normal dan mencegah terjadinya longsor susulan yang dapat mengancam rumah warga di sekitar lokasi. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Guna Redam Bencana Hidrometeorologi di Lereng Gunung Slamet

template berita foto warta desa(4)
  • Empat Kabupaten Terdampak Kerusakan Parah

JAWA TENGAH, WARTA DESA. – Sebagai langkah cepat dalam menangani rangkaian bencana hidrometeorologi yang meluas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk wilayah Jawa Tengah melalui Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Langkah strategis ini mencakup penaburan bahan semai NaCl (natrium klorida) dan CaO (kalsium oksida) untuk mereduksi curah hujan berlebih di wilayah hulu, sekaligus meminimalkan risiko banjir bandang susulan serta mempercepat proses penanganan darurat di wilayah terdampak lereng Gunung Slamet.

Rangkaian bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem ini telah melanda empat kabupaten, yakni Purbalingga, Pemalang, Brebes, dan Tegal, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang signifikan. Di Kabupaten Purbalingga, banjir bandang menerjang Kecamatan Rembang dan Karangreja yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan terputusnya akses jembatan Kali Bambangan, sementara di Kabupaten Pemalang, banjir bandang serupa juga merenggut satu nyawa dan memaksa ratusan warga di Kecamatan Pulosari untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Dampak serius juga dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Brebes, di mana hujan lebat memicu tanah longsor yang menghanyutkan sembilan unit rumah serta menutup jaringan listrik dan akses jalan provinsi. Sementara itu, di kawasan wisata Guci Kabupaten Tegal, banjir bandang kembali melanda aliran Sungai Gung yang menyebabkan kerusakan pada sarana wisata seperti Jembatan Jedor dan area Pancuran 13, sehingga memaksa pihak berwenang menutup sementara seluruh aktivitas wisata di lokasi tersebut guna menjamin keselamatan pengunjung.

Melalui hasil kaji cepat dan analisis forensik, BNPB mengidentifikasi bahwa karakteristik lereng Gunung Slamet yang curam menjadi faktor utama cepatnya respons hidrologi yang memicu aliran muatan sedimen tinggi saat hujan ekstrem melanda. Oleh karena itu, selain menjalankan operasi modifikasi cuaca, BNPB bersama pemerintah daerah tengah mengupayakan penguatan pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu, termasuk rencana pemasangan jembatan Bailey untuk memulihkan aksesibilitas wilayah yang terisolasi.

Pemerintah melalui BNPB terus mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang alur sungai lereng Gunung Slamet untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Kepatuhan terhadap sistem peringatan dini dan arahan petugas di lapangan menjadi faktor krusial dalam mengurangi risiko dampak bencana, mengingat kondisi cuaca di sebagian besar wilayah terdampak saat ini terpantau masih sering mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
BencanaBerita Desa

Pasca Banjir Bandang Desa Sima: Relawan Berjibaku, Pemulihan Fokus di Pemukiman Warga

Selection_010

MOGA, Warta Desa.  – Kondisi Desa Sima, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pasca diterjang banjir bandang mulai menampakkan dampak kerusakan yang cukup serius. Berdasarkan pantauan langsung tim Kabar Pemalang pada Ahad (25/01/2026), sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah akibat terjangan air dan material lumpur.

Dampak Kerusakan di RT 01/RW 01

Kerusakan tidak hanya terjadi di sepanjang jalan raya utama, namun juga merambah hingga ke area dalam pemukiman, tepatnya di wilayah RT 01 RW 01, Dusun Doko. Di lokasi tersebut, air dilaporkan masuk cukup dalam hingga merusak perabotan dan mengganggu akses sanitasi warga.

“Ini masuknya dalam banget, luar biasa dampaknya. Kalau yang terlihat di depan jalan mungkin banyak transportasi, tapi di dalam lingkungan pemukiman kondisinya sama parahnya,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Gotong Royong Relawan dan Kondisi Lapangan

Meski cuaca di lokasi terpantau mendung dan sempat turun hujan, semangat para relawan yang didominasi oleh anak muda tidak surut. Mereka terus bahu-membahu membersihkan sisa-sisa banjir dan memulihkan akses lingkungan yang sempat lumpuh.

Beberapa kendala yang dihadapi warga saat ini antara lain:

  • Akses Air Bersih: Aliran air dilaporkan mati total di beberapa titik terdampak.

  • Kondisi Lingkungan: Area pemukiman masih dipenuhi lumpur dan sisa material banjir.

  • Logistik: Warga mulai membutuhkan bantuan untuk kebutuhan dasar harian.

Peninjauan Sektor Pendidikan

Dalam pantauan tersebut, terlihat pula pengurus sekolah (SD) setempat yang turun langsung meninjau kondisi rumah para anak didik mereka. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan siswa serta mendata kerusakan yang mungkin menghambat proses belajar mengajar pasca bencana.

Panggilan Donasi

Bagi masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya yang ingin menyalurkan bantuan, pihak Desa Sima telah menyediakan Posko Terpadu. Relawan dari berbagai unsur sudah bersiaga di lokasi untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

“Bagi kawan-kawan yang ingin menyalurkan donasi, bisa langsung datang ke posko di Desa Sima. Banyak relawan yang sudah siap membantu distribusi,” tutup laporan tersebut. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaBerita Desa

Longsor Terjang Dukuh Siranti Watukumpul, Dua Warga Dilaporkan Hilang

Selection_001

PEMALANG, WARTA DESA. – Kabar duka menyelimuti wilayah selatan Kabupaten Pemalang. Bencana tanah longsor berskala besar menerjang pemukiman warga di Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul pada Minggu (25/01/2026). Berdasarkan pantauan dari berbagai sumber media sosial lokal seperti Kabar Pemalang TV, material longsoran berupa tanah lumpur dan pepohonan menutup akses jalan serta menimbun sejumlah area di lokasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih sangat mencekam. Dua orang warga setempat dinyatakan hilang dan diduga kuat tertimbun material longsor. Relawan bersama warga sekitar terus berupaya melakukan pencarian secara manual sembari menunggu bantuan alat berat dan tim evakuasi tiba di lokasi kejadian.

Penyebab dan Dampak Kejadian

Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras dengan durasi yang cukup lama di wilayah perbukitan Watukumpul, yang menyebabkan kondisi tanah menjadi jenuh air dan labil. Beberapa poin penting terkait kondisi terkini antara lain:

  • Proses Evakuasi: Warga dan relawan bergotong royong membersihkan lumpur, namun medan yang terjal dan kondisi tanah yang masih bergerak menjadi kendala utama.

  • Akses Terputus: Beberapa titik jalan desa tertutup total, menyulitkan kendaraan roda empat untuk masuk memberikan bantuan logistik.

  • Himbauan Keamanan: Mengingat cuaca masih belum stabil, warga yang berada di zona rawan diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari potensi longsor susulan.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang serta TNI/Polri dilaporkan tengah menuju lokasi untuk mengoordinasikan pencarian korban yang hilang. Seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta mendoakan agar kedua warga yang hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaBerita Desa

Bencana Longsor Terjang Depok Lebakbarang, Lima Ekor Sapi Dilaporkan Mati Tertimbun

Selection_116

Lebakbarang, Warta Desa, 25 Januari 2026. – Warga Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, dikejutkan dengan peristiwa tanah longsor yang terjadi baru-baru ini. Bencana alam tersebut dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan tersebut dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tanah yang labil di area perbukitan membuat lereng tidak mampu menahan beban air, sehingga material tanah dan bebatuan luruh ke arah pemukiman dan lahan warga.

Beruntung, dalam kejadian nahas ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa dari pihak warga. Namun, kerugian materiil tidak dapat dihindari. Berdasarkan laporan di lapangan, sebuah kandang ternak yang berada di jalur longsoran hancur seketika. Akibatnya, lima ekor sapi milik warga setempat dilaporkan mati karena tertimbun material longsoran yang cukup tebal. Kejadian ini menjadi duka tersendiri bagi pemilik ternak yang mengandalkan hewan-hewan tersebut sebagai sumber ekonomi.

Pihak terkait dan aparat desa segera terjun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta pemantauan titik-titik rawan di sekitar area kejadian. Hingga saat ini, proses evakuasi dan pembersihan material terus dikoordinasikan. Mengingat cuaca yang masih ekstrem dan kondisi tanah yang masih berisiko, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi warga yang memiliki rumah atau aktivitas di wilayah perbukitan serta dekat dengan aliran air, diharapkan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika hujan deras kembali turun dalam durasi yang lama guna menghindari adanya longsor susulan. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Banjir Bandang Terjang Desa Penakir, 10 Rumah Hanyut dan Satu Warga Meninggal Dunia

penakir

Pulosari, Warta Desa, 24.Januari 2026. — Permukiman dan akses jalan di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang porak-poranda usai diterjang banjir bandang pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Hingga Sabtu pagi, dampak kerusakan masih terlihat jelas dengan hamparan material lumpur, bebatuan besar, kayu gelondongan, serta sampah yang menutupi badan jalan dan area perumahan warga.

Titik terparah dilaporkan berada di Perkampungan Sawangan akibat luapan Kali Penakir. Menurut keterangan relawan Komunitas Pemalang Bersatu, Hengky Kurniawan, sedikitnya sepuluh unit rumah hanyut tersapu air dan empat unit mobil dilaporkan hilang terbawa arus. Dahsyatnya terjangan air ini memaksa puluhan keluarga meninggalkan rumah mereka. Tercatat sebanyak 92 warga kini tengah mengungsi di Kantor Kecamatan Pulosari guna menjamin keselamatan mereka dari ancaman banjir susulan.

Banjir besar ini bermula dari meningkatnya debit air Sungai Gintung secara drastis setelah hujan deras mengguyur wilayah Pemalang sejak pagi hari. Sungai tersebut merupakan aliran yang berhulu langsung dari kawasan hutan Gunung Slamet, sehingga banjir membawa material alam berupa batu dan kayu dari kawasan puncak. Kabar mengenai meluapnya sungai ini sebelumnya sempat ramai beredar di media sosial sejak Jumat sore sebagai peringatan bagi warga di sepanjang aliran sungai.

Peristiwa ini turut memakan korban jiwa. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengonfirmasi bahwa seorang warga laki-laki ditemukan meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di antara sisa material banjir di wilayah Dusun Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga. Korban diduga kuat terbawa arus banjir yang sangat deras dari arah hulu sungai. Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, petugas gabungan dan relawan masih berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material banjir. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan aliran sungai yang sewaktu-waktu dapat kembali meningkat. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Darurat Longsor di Desa Krompeng: Jembatan Utama Ditutup dan Rumah Warga Rusak

template berita foto warta desa(8)

Talun, Warta Desa, 24 Januari 2026.  — Situasi di Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan kian mengkhawatirkan. Setelah sebelumnya longsor merusak permukiman warga, kini akses utama Jembatan Krompeng terpaksa ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih. Hal ini menyusul terjadinya longsor pada sisi timur sebelah utara jembatan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 15.50 WIB.

Kondisi jembatan saat ini sangat mengkhawatirkan dengan adanya potensi longsor susulan yang lebih parah. Curah hujan yang terus-menerus turun dengan intensitas tinggi di wilayah Desa Krompeng menjadi penyebab utama labilnya struktur tanah di sekitar jembatan. Demi keselamatan pengguna jalan, pihak berwenang mengimbau agar kendaraan roda empat atau lebih tidak melintasi jembatan ini dan mencari jalur alternatif.

Kejadian pada jembatan ini menambah deretan musibah yang melanda desa tersebut dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, pada Jumat siang, tebing Sungai Kupang di Dukuh Krajan juga mengalami longsor setinggi 10 meter. Peristiwa yang sempat terekam kamera warga tersebut merusak enam rumah dan memaksa 17 jiwa dari enam kepala keluarga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Salah satu warga yang terdampak, Yasin, menuturkan bahwa kerusakan bangunan terjadi sangat cepat dengan suara gemeretak pada dinding rumah yang diikuti gemuruh dari arah sungai. Kini, dinding rumah para korban mengalami retakan lebar antara 6 hingga 10 sentimeter dan lantai ambles sedalam 10 sentimeter. Jarak rumah yang hanya 20 meter dari bibir tebing membuat risiko keselamatan sangat tinggi jika hujan kembali mengguyur.

Kepala Desa Krompeng, Nasrudin, menyatakan bahwa sterilisasi lokasi terus dilakukan, baik di permukiman warga maupun di titik longsor jembatan. Garis polisi telah dipasang untuk mencegah warga mendekati area yang membahayakan. Saat ini, perangkat desa bersama petugas terkait terus berjaga untuk memantau pergerakan tanah susulan.

Masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai serta para pengguna jalan dihimbau untuk selalu waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Curah hujan yang masih sangat tinggi di wilayah Pekalongan menuntut kewaspadaan ekstra guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat bencana alam ini. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaBerita Desa

Tanah Bergerak di Desa Bubak, Dua Rumah Warga Rusak Parah Akibat Hujan Deras

template berita foto warta desa(7)

Kandangserang, Warta Desa, 24 Januari 2024. — Fenomena tanah bergerak melanda wilayah perbukitan di Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Dukuh Bubak, Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang. Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, dua unit rumah milik warga mengalami kerusakan serius setelah pondasi tanah di bawahnya ambles dan bergeser pada Jumat sore, 23 Januari 2026.

Peristiwa ini mulai dirasakan oleh warga sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan laporan dari Kepala Desa setempat, pergerakan tanah terjadi secara perlahan namun pasti hingga merusak bangunan permanen. Menanggapi situasi tersebut, Kapolres Pekalongan Rachmad C. Yusuf melalui Kapolsek Kandangserang Slamet Riyadi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan lokasi guna memastikan keselamatan para penghuni.

Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ditemukan dua rumah warga di lingkungan RT 008 RW 004 yang terdampak cukup parah. Rumah tersebut diketahui milik Sani yang berusia 59 tahun dan Kowiyah yang berusia 63 tahun. Kondisi rumah Sani mengalami kerusakan fatal di bagian belakang, di mana tembok bangunan roboh total akibat tanah penyangganya ambles ke bawah. Sementara itu, rumah milik Kowiyah mengalami keretakan yang sangat mengkhawatirkan pada bagian depan dan samping.

Slamet Riyadi menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan di tempat kejadian, rumah Kowiyah mengalami keretakan dengan lebar lubang mencapai kurang lebih 10 sentimeter. Total panjang keretakan tersebut mencapai sekitar 15 meter yang memanjang dari bagian depan hingga ke samping rumah. Struktur bangunan yang sudah tidak stabil ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir cukup besar bagi kedua korban.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihak Polsek Kandangserang bersama perangkat desa setempat telah memberikan imbauan kepada para pemilik rumah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan susulan. Para penghuni rumah diminta untuk sementara waktu mengungsi ke tempat saudara yang lebih aman jika hujan turun lebat kembali, mengingat kondisi tanah di lokasi masih sangat labil dan berisiko terjadi pergerakan susulan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk langkah mitigasi lebih lanjut. Personel Bhabinkamtibmas juga disiagakan untuk terus memantau perkembangan struktur tanah di wilayah tersebut guna mengantisipasi agar area terdampak tidak meluas ke pemukiman warga lainnya. (Redaksi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Sinergi Muhammadiyah-Aisyiyah Wiradesa Gelar Bakti Sosial di Posko Pengungsian Banjir

wiradesa

WIRADESA, Warta Desa — Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kantor Layanan (KL) Wiradesa bersama jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), dan Klinik Pratama Aisyiyah (KPA) Wiradesa menggelar aksi kemanusiaan bagi korban banjir, Kamis (22/1/2026). Kegiatan bakti sosial kesehatan dan penyaluran logistik ini dipusatkan di dua titik pengungsian, yakni Posko Masjid Eks Pabrik Dupantex dan Kopindo.

Layanan Kesehatan Gratis bagi Ratusan Pengungsi

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan fokus utama pada pemeriksaan kesehatan bagi para penyintas. Tim medis dari Klinik Pratama Aisyiyah terjun langsung memberikan pengobatan gratis untuk mengatasi keluhan kesehatan yang lazim muncul saat bencana.

Badan Pengelola Harian Klinik Pratama Aisyiyah, Hj. Mari Sumarni, menjelaskan bahwa mayoritas pengungsi mengeluhkan gejala demam, flu, serta gangguan kulit akibat lingkungan yang lembap pascabanjir. Layanan ini diberikan kepada sekitar 100 pengungsi di masing-masing lokasi guna memastikan kondisi fisik warga segera pulih.

Penyaluran Logistik dan Dukungan Psikososial

Selain bantuan medis, tim relawan juga menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban harian pengungsi. Bantuan yang diberikan meliputi:

  • Biskuit Cahaya sebanyak dua karton.

  • Minyak kayu putih untuk 90 kepala keluarga (dukungan dari PCM dan LazisMu).

  • Air mineral untuk kebutuhan hidrasi pengungsi.

Tidak hanya kebutuhan fisik, aspek psikologis anak-anak di pengungsian juga menjadi perhatian. Di Posko Masjid Eks Pabrik Dupantex, relawan mengadakan permainan dan kuis sederhana bagi anak-anak usia TK dan SD. Sebagai penyemangat, diberikan hadiah berupa uang bagi anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan agar mereka tetap ceria di tengah situasi sulit.

Komitmen Dakwah Sosial Kemanusiaan

Ketua LazisMu KL Wiradesa, H. Slamet Fahrudin, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian persyarikatan dalam memberikan layanan yang cepat dan mudah bagi warga terdampak. Senada dengan hal tersebut, Ketua PCA Wiradesa, Hj. Umu Hanik, menegaskan bahwa kolaborasi singkat namun terarah ini adalah respon cepat tanggap terhadap musibah yang menimpa warga Tirto dan sekitarnya.

Kepala Kantor Kesekretariatan PCM & Lazismu Wiradesa, Mustaqim, SE, menambahkan bahwa sinergi antara LazisMu, PCM, PCA, dan Klinik Pratama Aisyiyah merupakan pilar dakwah sosial Muhammadiyah. Kegiatan yang berakhir pada pukul 12.00 WIB ini diharapkan tidak hanya meringankan beban materiil, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan pascabanjir. (Rossi Ikhuddin)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya