close

Lingkungan

BencanaLayanan PublikLingkungan

Kota Santri diprediksi kembali dilanda rob besar pada 20 Juni mendatang

rob pekalongan

Kajen, Wartadesa. – Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP), memprediksi akan terjadi peningkatan air pasang yang cukup tinggi di wilayah Laut Jawa Pekalongan. Sesuai prediksi air laut periode tanggal 14 Juni sampai dengan 20 Juni 2018.

Elevasi air laut atau air pasang tertinggi 40,37 akan terjadi pada hari Ŕabu Legi, tanggal 20 Juni 2018 Jam 16.00 WIB. Dan akan mengalami surut terendah pada hari yang sama jam 23.00 WIB, mencapai – 39,55. Hal ini menjadi ancaman rob besar bagi warga pesisir Kota Santri dan sekitarnya, di saat Hari Lebaran berlangsung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mengungkapkan, kajian riset dari BRSDM KP, menyebutkan, bahwa pada tanggal 20 Juni akan terjadi puncak kenaikan air pasang di wilayah PPN Pekalongan.

Dijelaskan, prediksi elevasi air laut di lokasi PPN Pekalongan untuk periode 14-20 Juni 2018, akan terjadi air pasang tertinggi, tepatnya pada 20 Juni 2018, pukul 16.00 WIB. Kemudian, akan terjadi pula surut terendah pada 20 Juni 2018, tepatnya pukul 23.00 WIB.

“Dari BMKG belum mengeluarkan edaran resmi. Namun, BMKG sudah memprediksi juga bahwa akan terjadi gelombang tinggi di Laut Jawa,” terang Bambang, kemarin.

Atas dasar inilah, pihak BPBD akan melakukan antisipasi kesiapsiagaan bencana. Sehingga jangan sampai terjadi sesuaitu namun BPBD belum memberikan warning system kepada masyarakat. “Karena ini libur, maka perlu adanya koordinasi. Kami sudah beri surat kepada Bupati Pekalongan, Wabup, Sekda dengan dasar riset tadi, untuk mengambil langkah-langkah antisipasi,” ujar dia.

Pihak BPBD akan mempersiapkan Posko Pengungsian di Gedung IBC Wiradesa, Gedung KPRI Gemi Bebel Wonokerto, Gedung Eks Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Wiradesa, Gedung Pertemuan Kantor Camat Tirto dan Kantor Camat Siwalan.

Langkah antisipasi ini di antaranya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, persiapan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, permohonan dukungan peralatan, sarana dan prasarana, serta personel kesiapsiagaan bencana.

“Adanya prediksi ini kita harus antisipasi. Jangan sampai kecolongan. Sebab, pada saat terjadinya rob tinggi 23 Mei lalu, kajian riset juga telah memprediksi hal tersebut sebelumnya,” ungkap Bambang.

Sementara untuk kondisi rob saat ini, genangan masih menyelimuti permukiman di 11 desa pesisir Kota Santri. “Hari ini sempat agak naik. Namun agak kecil. Genangan tidak terlalu tinggi dibanding sebelumnya. Hanya jalan-jalan yang rendah saja yang tergenang,” tandasnya. (Eva Abdullah) 

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkungan

Asip: Waskita tidak profesional

asip

Kedungwuni, Wartadesa. – PT Waskita, kontraktor pembangunan jalan tol trans Jawa dianggap tidak profesional oleh orang nomor satu di Kota Santri. Asip kecewa lantaran PT Waskita Karya tidak menjalankan komitmennya untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat pembangunan jalan tol.

“Saya minta Waskita untuk profesional, terus terang ini saya kecewa. Perbaikannya tidak usah bagus-bagus, dikembalikan seperti semula saja tidak masalah. Masyarakat sekarang ini kritis, terhadap maslah ini mereka mengetahui dan mengharapkan pertanggungjawaban,” tutur Asip, Kamis sore (07/06) saat meninjau ruas jalan Bugangan-Rengas Kecamatan Kedungwuni.

Asip menambahkan bahwa seharusnya PT Waskita menjalankan komitmennya untuk memperbaiki ruas jalan Rengas, karena ada pemasangan underpas. Namun hingga H-8 belum ada tanda-tanda perbaikan jalan dari perusahaan plat merah tersebut.

Orang nomor satu di Pekalongan tersebut berharap agar kegiatan perbaikan pada ruas tersebut dapat segera diselesaikan sebelum lebaran, agar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman. Lanjut Asip.

Menurut Asip, perbaikan jalan yang dilakukan oleh PT SMJ sudah dilakukan dengan baik, tidak seperti PT Waskita. ” Untuk ruas jalan yang ditangani SMJ sudah dilakukan komitmen pemulihan jalan secara baik.” Tuturnya.

Selain perbaikan jalan rusak akibat proyek pekerjaan jalan tol,  Asip juga melakukan pengecekan pelaksanaan perbaikan jalan dengan dana APBD tahun 2018, seperti di ruas Karangdowo-Bugangan yang sudah dimulai.

“Jadi ini kita cek kondisi kegiatan APBD tahun 2018, di ruas jalan Karangdowo-Bugangan yang sedang dimulai. Sekaligus melakukan kontrol terhadap kesesuaian spek pekerjaan, agar tidak terjadi penyimpangan di tingkat pekerjaan,” pungkas Asip.  (Eva Abdullah)

 

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
BencanaLingkunganSosial Budaya

Terdampak rob, AMM Pencongan bantu jamaah dan Mushola an Nidhom

amm pencongan

Wiradesa, Wartadesa. – Banjir rob yang merendam wilayah Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan mendorong empati Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Cabang Pencongan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan untuk memberikan bantuan kepada mushola dan jama’ah yang menjadi korban rob di wilayah tersebut.

Bantuan berupa perangkat alat sholat untuk jama’ah Mushola an Nidhom Desa Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto, disampaikan oleh Pemuda muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Pelajar muhammadiyah yang tergabung dalam AMM Cabang Pencongan  dalam silaturahmi dan tarawih keliling (tarling), Jum’at (01/06).

“Saya mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada Angkatan Muda Muhammadiyah Pencongan yang telah banyak membantu jama’ah Mushola an Nidhom, diantaranya makan sahur, dan lain-lain, mudah-mudahan bantuan ini berguna untuk jamaah,” tutur Ustadz Ahmad Lazim, Ketua Takmir Mushola.

Fauzan Amin, Ketua Pemuda Muhammadiyah Cabang Pencungan mengungkapkan bahwa bantuan tersebut bertujuan untuk  membantu memulihkan kembali semangat para korban bencana rob.

“Kami AMM Pencongan bertanggung jawab secara moral atupun materiil ketika salah satu Ranting di Cabang Pencongan ini terkena bencana rob, kami berharap membangkitkan lagi semangat secara psikologi.” Ujar Fauzan Amin. (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkungan

Separuh jalan di Kabupaten Pekalongan rusak

jalan rusak

Kajen, Wartadesa. – Kondisi jalan di wilayah Kota Santri sungguh memprihatinkan. Bagai mana tidak, separuh jalan yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan rusak. Hal demikian diungkap oleh Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rapat kerja dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (31/05) malam.

“Saat ini kondisi jalan di Kabupaten Pekalongan 50 persen mengalami kerusakan. Saya ingin tahun penjelasannya seperti apa? perencanaan perbaikkannya bagaimana?” Ungkap Munir. Sekretaris Komisi C.

Terkait rusaknya jalan yang mencapai separuh tersebut, dewan minta pencejalasn perwakilan Bappeda, terkait perencanaan perbaikan dari sejumlah ruas jalan yang rusak di Kabupaten Pekalongan.

Munir merasa kecewa karena dalam rapat kerja tersebut, dihadiri oleh orang kedua dalam OPD, bukan kepala masing-masing OPD. “Mestinya hari ini para kepala OPD hadir, karena pada rapat kali ini yang diundang adalah kepala OPD. Tapi yang hadir adalah orang nomor dua dan nomor tiga di OPD,” lanjutnya.

Ismail, perwakilan Bappeda membenarkan bahwa saat ini kerusakan jalan di wilayah Kota Santri, sedikitnya mencapai 50 persen, karena imbas proyek pembangunan jalan tol.

“Memang kondisi jalan di wilayah Kota Santri mengalami kerusakan paling tidak 50 persen ruas jalan di Kabupaten Pekalongan rusak. Hal itu dimungkinkan karena imbas dari proyek pembangunan jalan tol, sedangkan sisanya karena sebab lain.” Ujar Ismail.

Ismail mengungkap bahwa saat ini sudah ada perjanjian (MoU) antara Pemkab dengan pelaksana proyek pebangunan jalan tol, tapi, menurutnya pengalaman di daerah lain, setelah pembangunan jalan tol selesai, mereka (pelaksana) pergi.

“Meski antara Pemkab Pekalongan dengan pelaksana proyek pembangunan jalan tol sudah MoU. Tapi sebagaimana pengalaman di daerah lain, ada kekhawitiran usai pelaksanaan pembangunan jalan tol selesai, mereka (pelaksana pembangunan jalan tol) pergi.” Lanjut Ismail.

Untuk mengantisipasi pelaksana pembangunan jalan tol yang nakal (pergi setelah pembangunan jalan tol selesai), pemkab telah mengalokasikan anggaran perbaikan jalan yang rusak. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkunganSosial Budaya

Mudik 2018, Wiradesa rawan macet, Bojong rawan kecelakaan

pengmanan mudik

Wiradesa, Wartadesa. – Jalur Pantai Utara Jawa di ruas Wiradesa, diperkirakan bakal menjadi wilayah rawan macet karena terdapat pasar tumpah. Sementara wilayah Wiradesa hingga Bojong, merupakan wilayah rawan kecelakaan dalam kegiatan mudik 2018 ini.

Demikian merupakan hasil pemetaan yang dilakukan oleh jajaran Polres Pekalongan. “Polres Pekalongan juga sudah mulai memetakan titik rawan macet dan kecelakaan pada saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini. Salah satunya adalah di Pasar Wiradesa yang di prediksi akan menjadi titik rawan kemacetan dengan adanya pasar tumpah.” Tutur Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Kamis (30/05).

Di ruas Wiradesa, akan ditempatkan petugas dibantu dengan instansi terkait,  “nantinya dilokasi tersebut akan ditempatkan sejumlah petugas dari kepolisian dengan dibantu instansi terkait baik dari TNI, Dinas Perhubungan, Senkom dan Anggota Saka Bhayangkara untuk membantu warga menyebrang jalan di titik itu.” Lanjut Wawan.

Sedangkan untuk jalur Bojong diperkirakan menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas, karena kondisi jalan yang rusak. Polres Pekalongan, mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan untuk penanganannya, ucap Kapolres.

Wawan juga berharap agar warga yang melintas ruas dua jalan tersebut untuk berhati-hati. “Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati ketika melintas di dua titik tersebut,” lanjutnya.

Diketahui bahwa dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, pihak Polres Pekalongan akan menempatkan  sejumlah personil di beberapa titik di Exit tol menuju wilayah Kabupaten Pekalongan.

Setidaknya ada 30 personil yang akan disiagakan di pintu keluar Bojong. Personil tersebut termasuk petugas dari TNI, Damkar, dinas Kesehatan, dinas Perhubungan, Bina Marga dan sejumlah dinas lainnya.

“Jalur tol fungsional ini menjadi titik pantau petugas, hal ini karena fasilitas pendukungnya dinilai masih minim,” pungkas AKBP Wawan. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkungan

Warga diminta segera urus tanah yang terkana proyek tanggul penahan rob

tanggul melintang

Rowoyoso, Wartadesa. – Bulan Agustus 2018 mendatang, pemerintah pusat akan mengucurkan dana senilai Rp. 30 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan proyek tanggul melintang penahan rob. Sedangkan anggaran dari Pemkab Pekalongan sebesar Rp. 5 miliar sudah cair. Total anggaran untuk membebaskan lahan sebesar Rp. 35 miliar. Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dalam tarawih keliling di Desa Rowoyoso, Selasa (29/05).

“Tidak lama lagi atau tepatnya pada bulan Agustus mendatang Pemerintah Pusat akan mengucurkan dana untuk pembebasan lahan sebesar Rp 30 milyar. Kemudian,  dari Pemerintah Kabupaten sebesar Rp 5 milyar juga sudah turun.“ Ungkap Asip.

Asip meminta warga yang tanahnya terdampak proyek pembautan tanggul penahan rob untuk segera mengurus surat-surat tanahnya.  “Untuk itu saya minta kepada warga yang memiliki lahan di sebelah utara yang akan terkena pembuatan tanggul melintang untuk bisa diurus,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan dana sebesar Rp 35 milyar untuk pembebasan lahan, sedangkan pembuatan tanggul melintang dengan panjang 8,3 kilometer yang membentang dari Sungai Sragi Baru hingga Panjang Kota Pekalongan, biayanya sebesar Rp 517 milyar.

Asip meminta dukungan dari seluruh warga Kota Santri untuk suksesnya pembangunan tanggul tersebut. “Untuk itu, dukungan dari seluruh warga Kabupaten Pekalongan sangat kami harapkan demi suksesnya program nasional ini,” imbuh Bupati. (Eva Abdullah)

 

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Layanan PublikLingkunganSosial Budaya

Catat, PT SMJ akan aspal jalan Bojong-Wiradesa H-5 lebaran

demo wiradesa

Wiradesa, Wartadesa. – Bagi warga Bojong hingga Wiradesa yang bertahun-tahun terkena dampak buruk pembangunan jalan tol hingga membuat ruas jalan provinsi tersebut rusak parah, berdebu hingga sangat licin saat diguyur hujan, bisa mencatat janji yang disepakati oleh kontraktor pembangunan tol PT SMJ bersama warga Wiradesa pada Senin (28/05) lalu di Balaidesa Wiradesa.

Dari mediasi yang berlangsung antara warga dengan PT SMJ, disepakati bahwa, jika sebelum truk dam ukuran besar beroperasi kembali,  jalan yang rusak akan diperbaiki dahulu. Pada H-5 Lebaran tahun 2018 ini ruas jalan Bojong-Wiradesa akan dilakukan pengaspalan. Truk dam besar berukuran besar hanya diperbolehkan lewat ruas jalan tersebut dengan frekwensi 2 x 15 menit.

Mediasi pada Senin (28/05), tersebut diikuti oleh ratusan warga Wiradesa yang kecewa dengan dampak kerusakan jalan di ruas Bojong hingga Wiradesa yang sangat parah.

Selain itu warga juga kecewa karena berulang kali terjadi kecelakaan yang menimbulkan banyak korban.

Mediasi di dampingi oleh AKP Yorisa Prabowo dari Polres Pekalongan dengan diharidi 100 warga, direktur PBTR Arman Panjaitan, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam berikut anggota, Kapolsek dan Danramil Wiradesa berikut anggota, Humas PT. SMJ, kepala desa Wiradesa dan perwakilan warga masyarakat.  (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaKesehatanLayanan PublikLingkungan

810 pengungsi masih tetap bertahan meski banjir rob mulai surut

rob jeruk sari

Tirto, Wartadesa. – Sebanyak 810 warga yang mengungsi akibat banjir rob di wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Pekalongan masih bertahan di posko pengungsian, meski banjir rob berangsur-angsur surut. Ketinggian air berkisar antara 40 hingga 50 centimeter dari sebelumnya antara 100 hingga 150 centimeter.

Bertahannya warga di posko pengungsian tersebut dikarenakan rumah warga masih terendam rob.

Bambang Sujatmiko, Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan mengungkapkan 810 pengungsi tersebut tersebar di Desa Jeruksari, Tegaldowo, Karangjompo Kecamatan Tirto dan Kelurahan Bener Wiradesa.

“Karena air dirumah-rumah warga lokasinya rendah sehingga air tidak bisa keluar,total pengungsi hari ini masih 810 jiwa yang tersebar di Jeruksari,Tegal Dowo,Karangjompo dan kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa,” ujar Bambang, Senin (28/05).

Titik pengungsi tersebar di delapan lokasi meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tirto, Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Wiradesa.

Alumni MUHI angkatan 1988 menyerahkan bantuan korban rob di Posko banjir rob Pencongan, Senin (27/05).

Informasi yang didapatkan Wartadesa, dapur umum di Kopindo mampu menyiapkan 800 porsi, sedang dapur umum MDMC di SMK Muhammadiyah Pencongan menangani konsumsi 800 porsi untuk warga Desa Pesanggrahan.

Diketahui, Posko Peduli Banjir Rob Muhammadiyah Pencongan  sehari sebelumnya, Senin (27/05) menerima bantuan dari alumni SMA Muhammadiyah 01 Pekalongan angkatan 1988 berupa 98 kg Beras, 6 dus mi instan,  3 dus air mineral.

“Warga yang berkenan membantu saudara-saudara kita terdampak rob bisa menyalurkan donasi melalui rekening  Bank BRI 006801036862507 atas nama Shofi Dhiya’ul Arif ,” tutur Fauzan Amin, salah seorang relawan Pemuda Muhammadiyah Pencongan. Senin (28/05).

Diperkirakan, banjir rob masih akan merendam wilayah tersebut hingga 2 Juni 2018 mendatang, berdasar data BMKG bahwa air pasang masih akan terjadi hingga tanggal 2 Juni mendatang.

Sementara itu penanganan  kesehatan para pengungsi ditangani oleh Dinas Kesehatan maupun Puskesmas selama 24 jam, petugas kesehatan juga melakukan kegiatan layanan keliling untuk membantu warga terhindar dari berbagai penyakit, dampak rob tersebut. (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkungan

Bupati desak percepatan pembangunan tanggul melintang atasi rob

rob pekalongan

Tirto, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mendesak percepatan pembangunan tanggul melintang sepanjang 8,3 kilometer yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Pekalongan untuk menangani banjir rob.

“Kita mendesak  agar pembangunan tanggul melintang sepanjang 8,3 km yang membentang dari Kota hingga kabupaten Pekalongan dapat dipercepat untuk diselesaikan, karena jika cepat jadi akan lebih baik.” tuturnya disela-sela rakor penanganan rob di Semarang, Jum’at (25/05) lalu.

Asip menyebut, untuk penanganan rob jangka pendek, pihaknya telah meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Propinsi Jawa Tengah  untuk meninggikan parapet. “Adapun dalam jangka pendek menengah, kami telah meminta pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Propinsi Jawa Tengah
untuk meninggikan parapet, karena indikasi ada beberapa Parapet yang sudah tidak dapat berfungsi dengan baik,” lanjutnya.

Percepatan pembangunan tanggul melintang penahan rob tersebut, sebelumnya pernah diungkapkan dalam surat terbuka untuk Presiden Jokowi dalam laman Wartadesa.

“Bapak presiden, kota kami sekarang hampir tenggelam, kampung kami sudah 3tahun terendam rob, jalan tol mungkin penting bagi kepentingan nasional, tp penanganan rob yg lebih komperhensif n cepat adalah yg paling / sangat kami butuhkan. Proyek tanggul memang sudah di mulai, tp tidak secepat proyek tol yg anda laksanakan. lebih dari 3 th kampung kami terendam, sabar sabar n sabar itulah yg sering kami dengar di minimnya penanganan musibah ini.” Tulis Andi Triyan.

Hingga saat ini, kondisi banjir rob di wilayah pesisir pantai utara Pekalongan masih merendam ribuan rumah warga. Bupati Pekalongan menetapkan masa tanggap darurat banjir rob dengan menyiapkan penanganan logistik bagi para pengungsi yang saat ini masih mengungsi di beberapa tempat penampungan, seperti TPQ Al Hidayah Karangjompo Kecamatan Tirto, Balaidesa desa terdampak rob  dan gedung Kopindo Wiradesa. (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Longsor di Petungkriyono dan Lebakbarang, akses jalan terputus

longsor kasimpar

Petungkriyono, Wartadesa. – Hujan lebat yang mengguyur wilayah atas Kabupaten Pekalongan menyebabkan longsor di ruas jalan Kasimpar-Yosorejo Petungkriyono dan jalan Timbangsari Lebakbarang. Akibatnya akses transportasi warga terputus.

“Terjadi longsor di  ruas Jalan Kasimpar-Yosorejo, tepatnya di Blok Jembatan Kali Bisu Kasimpar Petungkriyono,. Longsor terjadi pada hari ini sekitar pukul 14.30 WIB,”  tutur Hadi, warga setempat.

Kondisi longsor di Petungkriyono, Jum’at (25/05)

Lokasi longsor merupakan longsor lama, lanjut Hadi.

Hadi menyebut bahwa material longsor dan batu menutup jalan sehingga akses jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Inforamasi dari petugas Polsek Petungkriyono, tanah yang longsor merupakan tebing dengan tinggi kurang lebih 20 meter panjang kurang lebih 15 meter dan lebar kurang lebih 4 meter yang menutupi akses jalan dari Desa Kasimpar (dari arah Kec. Doro) menuju ke Desa Yosorejo dan Kecamatan Petungkriyono.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor di Petungkriyono. Pihak BPBD juga telah berkoordinasi dengan Muspika agar material longsor segera disingkirkan dan dilakukan pengalihan arus lalu lintas.

“Tidak terdapat kerugian dan korban dalam kejadian tersebut. Untuk saat ini jalan belum bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda dua. Dan lalu lintas kendaraan dialihkan melewati jalan desa (Jalan tembus SMP 1 Perungkriyono). Tambah sumber dari Polsek Petungkriyono.

Saat ini sedang dilakukan pembersihan material tanah longsor sambil menunggu datangnya alat berat.

Longsor di Lebakbarang akibat hujan deras pada Jum’at (25/05). Foto: Budi Rahayu Setiawan

Sementara itu, tanah longsor di Lebakbarang juga terjadi kemarin karena hujan lebat. “Longsor terjadi karena hujan lebat higga menyebabkan ruas jalan Timbangsari tertutup longsor, dan jalan tidak dapat dilalui mobil,” tutur Budi Rahayu.

Pihak Muspika Lebakbarang, Kepaladesa serta DPU Taru Kabupaten Pekalongan langsung melakukan koordinasi untuk penanganan darurat wilayah terdampak longsor. (Eva Abdullah, Budi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya