close

Bencana

Bencana

Batang Terkepung Banjir: Ribuan Jiwa Terdampak, Saatnya Menagih Kewajiban Infrastruktur Pemerintah

banjir

Warta Desa, BATANG – Sabtu malam (10/1/2026) menjadi malam yang panjang bagi warga pesisir Batang. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti memaksa ribuan warga di Kelurahan Karangasem Utara dan Klidang Lor bertarung dengan luapan air. Di Masjid Al Ikhlas, Karangasem Utara, suasana khidmat berubah menjadi posko darurat saat 30 warga mengungsi demi menyelamatkan diri dari genangan yang kian meninggi.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Batang, dampak banjir kali ini sangat masif:

  • Karangasem Utara: Meliputi RW 03 hingga RW 09, merendam sekitar 2.946 KK (11.784 jiwa) dengan ketinggian air mencapai 120 cm.

  • Klidang Lor: Terdampak di RW 02 dan RW 03, merendam sekitar 600 KK (2.400 jiwa) dengan kedalaman serupa.

Meskipun warga telah kembali ke rumah pada pukul 21.00 WIB untuk mulai membersihkan sisa lumpur, pertanyaan besar tetap menggantung: Mengapa banjir di wilayah ini terus berulang dan semakin parah?

Mengulik Akar Masalah: Mengapa Batang Terendam?

Penelusuran dari berbagai platform diskusi warga dan tinjauan geografis menunjukkan bahwa banjir di Batang pesisir bukan sekadar faktor cuaca, melainkan akumulasi masalah yang kompleks:

  1. Dilema Pesisir (Rob dan Sedimentasi): Kelurahan Karangasem Utara dan Klidang Lor berada di muara sungai. Sedimentasi yang tinggi di muara menyebabkan pendangkalan, sehingga saat hujan deras bertemu dengan pasang air laut (rob), air sungai tidak bisa mengalir ke laut dan justru balik merendam pemukiman.

  2. Drainase Kota yang Tak Lagi Memadai: Banyak warga mengeluhkan sistem drainase yang tersumbat sampah atau ukurannya yang tidak sebanding dengan pesatnya pembangunan pemukiman dan kawasan industri di Batang.

  3. Alih Fungsi Lahan: Masifnya pembangunan di wilayah hulu dan sekitar kawasan industri mengurangi daerah resapan air, sehingga run-off (aliran air permukaan) langsung menuju ke daerah rendah di pesisir.

Landasan Hukum: Infrastruktur Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban Pemda

Banjir yang merugikan ribuan warga ini memicu diskusi mengenai sejauh mana tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyediakan infrastruktur yang layak. Secara hukum, warga dilindungi oleh beberapa aturan:

  • UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana: Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, yang mencakup pencegahan melalui pembangunan infrastruktur fisik untuk mengurangi risiko bencana.

  • UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air: Pemerintah pusat dan daerah wajib melakukan upaya konservasi dan pendayagunaan sumber daya air, termasuk pengendalian daya rusak air (banjir) melalui pembangunan tanggul, waduk, dan normalisasi sungai.

  • PP No. 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah: Pemda berkewajiban memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk di dalamnya adalah urusan pekerjaan umum dan penataan ruang untuk memastikan warga tinggal di lingkungan yang aman.

Kesimpulan: Butuh Solusi Permanen, Bukan Sekadar Posko

Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, menyatakan pihaknya terus bersiaga. Namun, langkah darurat seperti evakuasi dan pendirian posko hanyalah obat jangka pendek.

Masyarakat Batang kini mendesak langkah konkret dari pemerintah kabupaten, seperti:

  1. Normalisasi Sungai dan Muara: Pengerukan sedimen secara berkala agar kapasitas tampung air meningkat.

  2. Pembangunan Tanggul Laut dan Pompa: Mengingat wilayah terdampak adalah area pesisir, sistem pompa (polder) menjadi krusial untuk membuang air saat rob terjadi.

  3. Evaluasi Amdal Kawasan Industri: Memastikan pembangunan ekonomi di Batang tidak mengorbankan keselamatan warga melalui sistem drainase terpadu yang tidak membuang beban air ke pemukiman warga.

Negara, melalui Pemerintah Daerah, memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi segenap bangsa. Infrastruktur yang memadai adalah hak warga, dan banjir yang berulang adalah sinyal bahwa hak tersebut belum terpenuhi sepenuhnya. (Red)

Diperkenankan mengambil sebagian atau keseluruhan berita ini dengan menyertakan link/tautan aktif berita ini

sumber: 

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Longsor Tutup Sebagian Jalan Raya Karanganyar–Lebakbarang, Warga Minta Penanganan Cepat

IMG-20260104-WA0024

Warta Desa, Kabupaten Pekalongan, 4 Januari 2026 – Hujan deras yang mengguyur sejak sore hari mengakibatkan longsor di kawasan Hutan Serewok, Jalur Jalan Raya Karanganyar–Lebakbarang, sekitar pukul 21.00 WIB minggu malam ini. Peristiwa terjadi di wilayah hutan Karanganyar, tepat sebelum tapal batas Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Lebakbarang.

Material longsoran berupa tanah dan lumpur menutup sebagian badan jalan, mengganggu arus lalu lintas. Meskipun kendaraan roda dua dan empat masih dapat melintas dengan menepi, pengendara diminta waspada karena jalan licin dan penyempitan berpotensi berbahaya, terutama di malam hari. Catatan menunjukkan lokasi ini pernah mengalami longsor besar tahun sebelumnya.

Menurut warga sekitar, longsor dipicu oleh hujan tinggi dan berkepanjangan yang membuat tanah tebing labil dan runtuh. Warga serta pengguna jalan berharap BPBD Kabupaten Pekalongan dan instansi teknis terkait segera melakukan pembersihan dan penanganan lanjutan untuk mencegah longsor susulan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan penanganan terlihat di lokasi, dan pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, terutama saat cuaca hujan. (Rohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Hujan Deras Picu Longsor di Lebakbarang, Rumah Keluarga Puji Rusak Parah

IMG-20251225-WA0011

WARTA DESA, PEKALONGAN – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana alam di wilayah dataran tinggi Kabupaten Pekalongan. Rumah milik keluarga Puji, warga Dukuh Mendolo Wetan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, dilaporkan rusak parah setelah dihantam material tanah longsor pada Kamis (25/12/2025) sore.

​Kronologi Kejadian

​Peristiwa nahas ini bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang sejak pukul 14.00 WIB. Tingginya curah hujan menyebabkan kondisi tanah di perbukitan sekitar permukiman menjadi labil.

​Menurut keterangan saksi mata, Atun, longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. “Tanah longsor terjadi dan langsung menghantam rumah keluarga Pak Puji. Tembok rumah jebol, material tanah masuk ke dalam rumah,” tuturnya.

​Dampak Kerusakan

​Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, empat anggota keluarga yang berada di dalam rumah terdampak langsung secara materil dan psikologis. Kerusakan bangunan terpantau cukup parah, di mana material tanah merusak struktur tembok dan menimbun bagian dalam ruangan.

​Saat ini, kondisi bangunan dinilai tidak layak dan tidak aman untuk ditempati sementara waktu karena kekhawatiran akan adanya longsor susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi.

​Gotong Royong dan Harapan Warga

​Segera setelah kejadian, puluhan warga Dukuh Mendolo Wetan langsung bergerak melakukan aksi gotong royong. Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha mengevakuasi material tanah dan menyelamatkan perabot rumah tangga milik korban yang masih bisa digunakan.

​Masyarakat setempat dan pihak keluarga kini sangat mengharapkan uluran tangan dari pihak berwenang. Beberapa poin bantuan yang mendesak dibutuhkan antara lain:

  • ​Penanganan Darurat: Bantuan logistik dan tempat pengungsian sementara.
  • ​Alat Berat/Peralatan: Mempercepat pembersihan material tanah yang menutup area rumah.
  • ​Bantuan Perbaikan: Dukungan dari dinas terkait untuk renovasi rumah agar layak huni kembali.

​Hingga berita ini dilaporkan, warga masih bersiaga dan melakukan pembersihan manual sambil menunggu kedatangan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan atau instansi terkait lainnya. (Eohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Hujan Deras, Sungai Danau Al-Kautsar Meluap Rendam Jalan raya Kayugeritan dan Permukiman Warga

ALKAUSAR

Warta Desa, Pekalongan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak siang hari menyebabkan Sungai Danau Al-Kautsar meluap hingga merendam Jalan Raya Kayugeritan, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Luapan air dengan arus yang cukup deras mengakibatkan sejumlah kendaraan bermotor mogok saat melintas, sehingga menimbulkan kemacetan di ruas jalan tersebut. Pengendara terpaksa berhenti atau memutar balik karena ketinggian air terus meningkat.

Selain merendam jalan raya, banjir juga meluap ke permukiman warga di sekitar aliran sungai. Air masuk ke rumah-rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama menjelang sore hari.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih turun dengan intensitas sedang hingga lebat. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan menghindari melintasi jalur yang tergenang air. (Susandi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Pasca Bencana Longsor Banjarnegara, Lazismu Pekalongan Berkolaborasi dengan Lazismu Wilayah Jawa Tengah Salurkan Bantuan Untuk Pemulihan

IMG-20251222-WA0016

Warta Desa, Banjarnegara – Bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, yang terjadi pada hari Ahad, 16 November 2025, pukul 14.30 WIB, masih meninggalkan berbagai persoalan. Relawan Pos Koordinasi (Poskor) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Banjarnegara, Effendi, pada Ahad, 21 Desember 2025, melaporkan warga terdampak bencana longsor di Dusun Situkung sejumlah 220 Kepala Keluarga (KK) dan yang terdampak hingga rumahnya habis, hancur dan tidak tersisa, sejumlah 58 Kepala Keluarga.

“Dari warga terdampak yang jumlahnya 58 KK tersebut sementara bertempat tinggal di shelter yang tersedia, di antaranya di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) ada 13 KK, sisanya mereka bertempat tinggal di hunian darurat milik penduduk atau saudara mereka”, tutur Effendi di Poskor MDMC Banjarnegara di Dusun Situkung.

Effendi juga menceritakan sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Tanggap Darurat (SKTD) oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang diperpanjang dua kali hingga sekarang, Muhammadiyah Banjarnegara telah membantu memberikan pemenuhan kebutuhan dasar hidup bagi para warga terdampak bencana, meliputi logistik untuk dapur komunal, kebutuhan alat dan perlengkapan rumah tangga bagi warga yang rumah dan isinya tertimbun, program layanan psikososial sebagai bentuk trauma healing.

Effendi juga memaparkan rencana jangka panjang bagi para warga terdampak melalui pendampingan program ekonomi berupa penanaman pohon aren dan pohon pisang emas dengan memanfaatkan tukar guling lahan kosong bekas longsor dengan lahan milik perhutani.

“Adapun untuk jangka pendeknya warga terdampak insyaAllah akan diberikan program berupa peternakan ayam petelur yang secara hasil bisa untuk memasok kebutuhan MBG (Makan Bergizi Gratis) di desa setempat. Pelaksanaan programnya sendiri akan dilakukan dengan konsep memberdayakan warga terdampak”, tutur Effendi.

Terdorong untuk memberikan dukungan terhadap program pasca bencana longsor di Dukuh Situkung dan melaksanakan amanat dari para munfiq atau donatur, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pekalongan berkolaborasi dengan Lazismu Wilayah Jawa Tengah dan MDMC Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan dana senilai 50 juta rupiah. Bantuan diserahkan Divisi Program Lazismu Kabupaten Pekalongan, Miftahuddin, SE, MM, didampingi Ketua MDMC Kabupaten Pekalongan, M. Rofiansa Sulthon.

Miftahuddin menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Lazismu dalam merespons cepat bencana kemanusiaan.

“Bantuan dana senilai Rp50 juta ini merupakan amanah dari para munfiq atau donatur yang kami salurkan untuk mendukung program pasca bencana longsor di Dukuh Situkung. Kami berharap bantuan ini dapat membantu percepatan pemulihan kondisi warga terdampak serta meringankan beban saudara-saudara kita di Dukuh Situkung, Pandanarum, Banjarnegara”, tutur Miftah.

Miftah juga menyampaikan sinergi antara Lazismu Kabupaten Pekalongan bersama MDMC Kabupaten Pekalongan dengan Lazismu Wilayah Jawa Tengah menjadi kekuatan penting dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“sinergi ini adalah wujud gerakan kemanusiaan Muhammadiyah yang terorganisir, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemulihan pasca bencana”, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MDMC Kabupaten Pekalongan, M. Rofiansa Sulthon, menyampaikan kehadiran MDMC dan Lazismu Kabupaten Pekalongan ke Poskor MDMC Banjarnegara di Dukuh Situkung adalah untuk mensupport dan memberikan dukungan kepada relawan MDMC Banjarnegara dalam melakukan pendampingan program pemulihan pasca bencana longsor.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman relawan Muhammadiyah Banjarnegara, yang sebelumnya saat Kabupaten Pekalongan terjadi bencana banjir dan longsor, juga ikut serta dalam asistensi pendampingan”, tutur Sulthon. (Mif/N)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
Bencana

ANGIN PUTING BELIUNG NGAMUK DI PEDAWANG: POHON TUMBANG TIMPA RUMAH, ATAP PADA TERBANG, WARGA JANTUNGAN!

IMG-20251221-WA0000

WARTA DESA, PEKALONGAN – Sabat sore yang mencekam! Warga Dukuh Bandung, Desa Pedawang, Karanganyar, dibuat kocar-kacir gara-gara angin puting beliung yang mendadak “pesta pora” di pemukiman mereka, Sabtu (20/12). Gak pakai permisi, itu angin muter-muter kayak gasing raksasa sampai bikin 16 rumah bonyok!

​Kejadian horor ini bermula pas langit lagi gelap-gelapnya sekitar jam 17.30 WIB. Hujan deres sih biasa, tapi yang ini dibarengi sama angin kencang yang bunyinya bikin merinding.

​“DUARRR!” Suara pohon tumbang bikin warga makin lemes. Gak tanggung-tanggung, ada enam pohon gede yang roboh gak kuat nahan terjangan angin. Sialnya lagi, dua pohon langsung nyungsep di atas atap rumah warga sampai hancur berantakan.

​Atap Beterbangan Kayak Layangan

​Kades Pedawang, Pak Suyono, menceritakan detik-detik mencekam itu. Katanya, angin datangnya cepet banget kayak kilat.

​”Anginnya datang mendadak dan kuat banget. Ada enam pohon tumbang, dua rumah remuk ketimpa pohon, nah 14 rumah lainnya rusak parah gara-gara atapnya kabur diterjang angin,” curhat Pak Kades dengan nada prihatin.

​Bayangin aja, lagi enak-enak nunggu magrib, tiba-tiba atap rumah melayang kayak layangan putus! Dinding-dinding rumah juga ada yang jebol kena hantaman benda-benda yang terbang.

​Alhamdulillah Gak Ada yang Innalillahi

​Meski rumah-rumah pada penyok dan porak-poranda, untungnya nyawa warga masih aman. Gak ada laporan korban jiwa dalam insiden “ngamuknya” alam ini. Pas angin udah reda, warga langsung gerak cepat gotong-royong bersihin puing-puing pohon yang nutupin jalan dan rumah.

​Sekarang, warga cuma bisa gigit jari nunggu bantuan. Pak Kades berharap banget pemerintah daerah atau dinas terkait gak tutup mata sama penderitaan warganya.

“Kami berharap dinas terkait cepet turun tangan. Kasihan warga, butuh bantuan material buat benerin rumah yang hancur,” pungkasnya.

​Sampai berita ini diturunkan, Pak Kades dan jajarannya masih sibuk ngitung kerugian total biar bisa segera lapor ke atasan. Sabar ya, Lur! (Rohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Kades Botosari Turun Langsung Bersihkan Lumpur Jalan Dampak Penebangan Pinus Perhutani

IMG-20251221-WA0002

Warta Deaa, Pekalongan — Kepala Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, H. Karyono, turun langsung ke lapangan membersihkan lumpur yang mengotori badan jalan akibat aktivitas penebangan kayu pinus oleh Perhutani. Lumpur tersebut membuat kondisi jalan menjadi becek dan licin, sehingga dikeluhkan warga serta para pengguna jalan.
Penebangan kayu pinus tersebut dilaksanakan oleh Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah KPH Pekalongan Timur BKPH Paninggaran dalam kegiatan Tebang A Tahun 2025, berdasarkan SPK Nomor 14/Teb A/2025. Lokasi penebangan berada di wilayah Desa Botosari, tepatnya di Petak 480-1, RPH/BKPH Paninggaran/Paninggaran, dengan luas rencana 10,60 hektare dan jumlah pohon pinus sebanyak 473 batang.

Akibat aktivitas tersebut, material tanah dan lumpur terbawa ke jalan utama yang selama ini dikenal sebagai jalur aktif menuju kawasan wisata, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Botosari bersama perangkat desa dan warga bergerak cepat melakukan pembersihan lumpur agar jalan kembali bisa dilalui dengan aman.

“Walaupun ini bukan jalan desa, melainkan jalan kabupaten, tapi kalau bukan kita yang merawat, siapa lagi. Kita rawat bersama-sama supaya jalan ini awet dan bisa terus dinikmati manfaatnya,” ujar H. Karyono di sela kegiatan pembersihan.

Ia menambahkan, kepedulian bersama terhadap fasilitas umum sangat penting, terlebih jalan tersebut memiliki peran vital sebagai akses ekonomi dan jalur wisata. Pemdes Botosari berharap ke depan ada perhatian dan koordinasi lebih lanjut agar aktivitas penebangan tidak kembali berdampak pada infrastruktur jalan dan kenyamanan masyarakat.

Warga setempat pun mengapresiasi langkah cepat kepala desa yang dinilai responsif terhadap keluhan masyarakat serta pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut. (Rohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaLayanan PublikLingkungan

Akses Vital Terputus, Warga Lebakbarang Keluhkan Lambatnya Penanganan Longsor

longsor

Warta Desa, Pekalongan — 20 Desember 2025. Warga Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, menyoroti lambatnya penanganan bencana tanah longsor yang menutup jalan utama penghubung Lebakbarang–Petungkriyono–Paninggaran.

Peristiwa longsor terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB, tepat di ruas jalan utama Lebakbarang yang selama ini menjadi akses vital masyarakat menuju Kecamatan Petungkriyono dan Kecamatan Paninggaran. Material longsoran berupa tanah dan batu menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Warga setempat mengungkapkan, dalam kondisi tertentu mereka biasanya melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsor. Namun pada kejadian kali ini, volume longsoran dinilai cukup besar dan memerlukan alat berat, sehingga warga hanya dapat menunggu penanganan dari dinas terkait.

Kronologi Kejadian

Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi diduga menjadi pemicu ambrolnya tebing di ruas jalan utama Lebakbarang. Material berupa tanah dan batu berukuran besar menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas.

Warga Tak Berdaya Tanpa Alat Berat

Biasanya, warga setempat rutin melakukan gotong royong jika terjadi longsor skala kecil. Namun, untuk kejadian kali ini, volume material yang sangat besar membuat warga tidak mampu berbuat banyak.

“Kalau longsor kecil biasanya kami gotong royong. Tapi ini besar, perlu alat berat. Kami menunggu dinas yang menangani bencana,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Kekecewaan warga memuncak karena hingga Sabtu pukul 10.00 WIB—atau sekitar 17 jam setelah kejadian—belum tampak adanya alat berat maupun petugas dari dinas terkait yang melakukan pembersihan di lokasi.

Aktivitas Ekonomi dan Pendidikan Lumpuh

Tertutupnya jalur ini berdampak serius bagi mobilitas masyarakat. Jalan tersebut merupakan urat nadi bagi warga untuk berangkat bekerja, sekolah, hingga mendistribusikan hasil pertanian ke luar wilayah.

“Jalan ini benar-benar jalan utama masyarakat. Kalau tertutup lama, aktivitas lumpuh,” keluh warga lainnya yang khawatir akan terganggunya akses layanan darurat kesehatan.

Tuntutan Penanganan Permanen

Mengingat wilayah Lebakbarang merupakan zona merah rawan longsor, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk:

  1. Segera mengerahkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup.

  2. Melakukan langkah antisipatif melalui pemetaan titik rawan.

  3. Membangun penanganan permanen (seperti talud atau penguatan tebing) agar bencana serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian dari instansi terkait untuk menormalkan kembali jalur penghubung antar-kecamatan tersebut. (Rohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Bencana

Hujan Deras Picu Longsor Jalan Raya di Desa Sidomulyo Lebakbarang, Akses Tertutup Total

IMG-20251219-WA0010

Warta Desa, Pekalongan — 19-12-2025-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, sejak pukul 15.00 WIB, mengakibatkan longsor di jalan raya Desa Sidomulyo, tepatnya di Dukuh Makirah, pada Jumat sore (19/12/2025).

Kepala Desa Sidomulyo, Suyanto, menjelaskan bahwa peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Material tanah dari tebing longsor menutup badan jalan di dua titik pada jalan alternatif tembusan.

“Untuk dua titik di jalan alternatif sudah berhasil dievakuasi secara swadaya oleh warga dan saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Alhamdulillah, berdasarkan pantauan warga setempat, tidak ada korban jiwa,” ujar Suyanto.

Namun, longsor utama yang menutup jalan raya memiliki volume material cukup besar sehingga tidak memungkinkan ditangani secara manual. Menurut Suyanto, proses pembersihan membutuhkan alat berat dan dump truck.

“Material longsor tidak bisa dibuang ke bawah karena di bawah lokasi terdapat pemukiman warga, sehingga diperlukan penanganan khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lebakbarang bersama anggotanya turut hadir di lokasi. Salah satu anggota Polsek, AIPTU Budi Prayogo, menyampaikan bahwa longsor menutup badan jalan dengan ketinggian sekitar 1,5 meter dan panjang kurang lebih 20 meter, sehingga akses jalan raya tertutup total.

Petugas bersama warga setempat masih melakukan pemantauan di lokasi sambil menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari jalur tersebut, terutama saat hujan deras masih berpotensi terjadi. (Rohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Pohon Randu Raksasa Tumbang di Wonopringgo, Timpa Warung dan Lukai Dua Orang

IMG-20251216-WA0012

Warta Desa, Wonopringgo.  – Insiden pohon tumbang mengejutkan warga di Jalan Raya Wonopringgo, Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/12/2025) siang. Sebuah pohon randu raksasa setinggi 23 meter tiba-tiba ambruk melintang di tengah jalan raya, tepat di depan Asrama Kipan C Yonif 407/Padmakusuma.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.12 wib ini mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan dan fasilitas publik. Pohon dengan diameter mencapai 1,5 meter tersebut menimpa warung es degan, warung mie ayam, hingga kios taman. Tak hanya itu, kabel PLN dan Telkom di sekitar lokasi ikut terputus dan menjuntai ke jalan.

Kepala Desa Rowokembu, M. Mufreni, segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonopringgo tiga menit setelah kejadian. Petugas kepolisian bersama warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Akar Lapuk Jadi Penyebab, Dua Orang Luka-Luka

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum pohon tumbang sempat terdengar suara kayu berderit (“kretek.. kretek..”). Sesaat kemudian, kabel listrik menjuntai dan pohon berukuran besar itu langsung roboh menimpa warung di seberang jalan.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena dampak tumbangnya pohon.

“Hasil olah TKP menunjukkan pohon randu tersebut sudah berusia sekitar 100 tahun. Penyebab tumbangnya diduga karena akar pohon yang sudah lapuk sehingga tidak lagi kuat menopang beban pohon yang sangat besar,” ungkapnya.

Korban luka diidentifikasi sebagai ibu Mukholisoh (43) yang mengalami luka robek pada kaki kanan, serta seorang anak berinisial A (9) yang mengalami luka lecet di jari tangan. Keduanya merupakan warga Kedungwuni Timur yang saat itu berada di sekitar lokasi.

Kerugian Materil Capai Rp. 15 Juta

Selain merusak warung es degan dan mie ayam hingga atapnya ambruk, pohon tersebut juga merusak kios gerabah taman. Atap galvalum kios sobek dan sejumlah gerabah pecah tertimpa dahan.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 15. juta. Petugas gabungan sudah melakukan pembersihan material pohon dan arus lalu lintas di Jalan Raya Wonopringgo kembali normal, serta berkoordinasi dengan PLN dan Telkom untuk perbaikan kabel yang putus,” tambah Ipda Warsito.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk waspada saat melintas di dekat pohon-pohon besar, terutama yang kondisinya sudah terlihat tua atau rapuh. (Rohadi)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya